• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

ACT Bekasi Bangun Puluhan Sumur Wakaf Keluarga

Atasi Krisis Air Saat Kemarau

by Editor
7 Juli 2020
ACT Bekasi Bangun Puluhan Sumur Wakaf Keluarga

Warga Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi menikmati sumur wakaf yang dibantun Global Wakaf-ACT Bekasi, belum lama ini. Foto: Global Wakaf-ACT Bekasi

30
SHARES
187
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BEKASI, KabarSDGs – Global Wakaf – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bekasi Bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menginisiasi pembuatan 28 unit sumur wakaf keluarga di Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 100 meter lebih.

Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah yang masih menjadi langganan kekeringan akibat musim kemarau panjang di pertengahan tahun. Akibatnya, masyarakat pun mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA

Distribusi Air Bersih di Bintan Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Distribusi Air Bersih di Bintan Bantu Warga Terdampak Kekeringan

28 Maret 2026
BMH Kaltim Bangun Sumur Bor, 150 Warga Km 39 Samboja Kini Nikmati Air Bersih

BMH Kaltim Bangun Sumur Bor, 150 Warga Km 39 Samboja Kini Nikmati Air Bersih

11 Maret 2026
Kementerian PU Kerahkan Alat Berat dan Sarana Air Bersih Bagi Pengungsi Longsor

Kementerian PU Kerahkan Alat Berat dan Sarana Air Bersih Bagi Pengungsi Longsor

25 Januari 2026

“Alhamdulillah kita sudah bangun sumur lewat program ‘Wakaf Rame-Rame’ Sumur Wakaf ACT Bekasi dari para pewakif. Pembangunan sumur wakaf ini sangat penting mengingat daerah ini rawan kekeringan kalau sudah masuk musim kemarau kaya sekarang ini,” ujar Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana dalam keterangan pers digital yang diterima KabarSDGs, Selasa (7/7/2020).

Ishaq mengatakan, krisis air bersih jadi masalah laten di daerah tersebut. Kekeringan yang terjadi bisa mencapai kurun waktu tujuh bulan bahkan lebih.

“Tahun lalu, sampai tujuh bulan kekeringan, sehingga kalau sumurnya dangkal sekitar 10 sampai 12 meter itu enggak bisa harus sampai 100 meter minimal baru dapat air tawar yang bagus, yang insya Allah manfaatnya panjang. Meskipun yang dibangun sumur keluarga tapi yang bisa memanfaatkan bisa lebih dari satu keluarga,” kata Ishaq.

Salah satu penerima manfaat, Ety (30) mengatakan, dirinya harus menempuh jarak sekira 100 hingga 200 meter untuk mengambil air bersih di masjid kampungnya ketika musim kemarau. Ia juga tidak jarang meminta keluarga atau bahkan membeli dengan harga Rp 3 ribu per jerigen.

“Biasanya kalau air udah mulai susah, ngambil di rumah tetangga atau ngambil di masjid dan beli juga airnya, emang sering banget kekeringan,” jelas ibu yang sehari-harinya beternak.

Kini setelah dapat sumur wakaf ini, Ety dan warga Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi senang karena mereka dapat menikmati air tidak jauh-jauh dari tempat tinggalnya untuk keperluan cuci piring atau baju, dan minum.

Program Wakaf Produktif bertajuk Wakaf Rame-Rame jadi salah satu program yang terus digencarkan oleh ACT Bekasi. Sebab, dengan instrumen tersebut, persoalan-persoalan sosial masyarakat di Bekasi dapat diatasi, salah satunya adalah persoalan air bersih.

Masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam program Wakaf tersebut dapat menunaikannya melalui laman bekasi.indonesiadermawan.id/sumurwakafkeluarga atau melalui transfer ke rekening BNI Syariah 8660291020020124 atas nama Aksi Cepat Tanggap, lalu konfirmasi ke 08111486865.my

Share12SendTweet8
Previous Post

Menikmati Novel Dalam Podcast Sandiwara Sastra

Next Post

Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan

Next Post
Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan

Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan

Tiap Jam 13 Orang Meninggal Akibat TBC

Tiap Jam 13 Orang Meninggal Akibat TBC

Discussion about this post

NEWS UPDATE

JFC 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

JFC 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

29 Juli 2026
Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas

Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas

29 Juli 2026
Kementerian PU Terus Perkuat Infrastruktur KSPEAN Wanam Merauke

Kementerian PU Terus Perkuat Infrastruktur KSPEAN Wanam Merauke

29 Juli 2026
GMTD Edukasi Siswa Cegah Bullying pada Hari Anak Nasional

GMTD Edukasi Siswa Cegah Bullying pada Hari Anak Nasional

29 Juli 2026
KAI Services Resmikan Pop Up Store Loko Cafe di RS. Pertamina Jaya Jakarta

KAI Services Resmikan Pop Up Store Loko Cafe di RS. Pertamina Jaya Jakarta

29 Juli 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1227 shares
    Share 491 Tweet 307
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1234 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1514 shares
    Share 606 Tweet 379

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.