• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Menparekraf Ingin Kembangkan ‘Travel Pattern’ di Sulsel

by Editor
15 April 2021
Menparekraf Ingin Kembangkan ‘Travel Pattern’ di Sulsel

Keindahan habitat bawah laut di Indonesia. Foto: Kemenparekraf

29
SHARES
179
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akan mengembangkan travel pattern (peta perjalanan) bagi wisatawan guna meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Saya akan menjadwalkan kunjungan ke Sulawesi untuk mencari travel pattern, kalau mendarat di Maros pergerakan wisatanya akan ke mana, pasti tentunya ke Makassar dulu, karena menginapnya di sana, tapi bergeraknya seperti apa kita ingin tahu. Sehingga, nanti bisa kita dokumentasikan dan kita promosikan,” ujar Menparekraf, seperti dilansir dalam laman resmi kemenparekraf.go.id, di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

BACA JUGA

Gubernur Gorontalo Temui Sandiaga Uno untuk Gagas Bank Milik Gorontalo

Gubernur Gorontalo Temui Sandiaga Uno untuk Gagas Bank Milik Gorontalo

10 Mei 2025
Menparekraf Apresiasi Program The Power of Emak-Emak dari Supermom

Menparekraf Apresiasi Program The Power of Emak-Emak dari Supermom

23 April 2024
Grebeg Sudiro dari Tradisi Kelurahan Naik Kelas Jadi Event Nasional

Grebeg Sudiro dari Tradisi Kelurahan Naik Kelas Jadi Event Nasional

12 Februari 2024

Menurut Sandi, travel pattern tidak hanya dapat memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan, tapi mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, sesuai dengan tren wisata ke depan yang cenderung bersifat personalize, customize, localize, dan smaller in size.

“Customize yang dimaksud wisata minat khusus, mereka datang ke destinasi karena keinginan yang khusus. Personalize dimana wisatawan akan datang dengan keluarga. Localize jarak kunjungan antara tempat tinggal ke destinasi tujuan maksimal 200 hingga 300 km, jadi travel pattern ini perlu kita kembangkan. Terakhir smaller in size, memang dari segi kuantitas lebih sedikit dibandingkan sebelum pandemi, tapi kualitas dan dampaknya terhadap lingkungan akan lebih baik. Jadi lebih quality and sustainability,” kata Sandiaga.

Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia, memiliki kekayaan alam serta warisan budaya yang luar biasa. Banyak destinasi yang menjadi wisata unggulan bahkan mendunia, seperti Pantai Losari, Benteng Rotterdam, Taman Laut Takabonerate, Pantai Tanjung Bira, Wisata Pallawa, dan lainnya.

Dengan adanya pengembangan travel pattern diharapkan potensi wisata yang ada di Sulawesi Selatan bisa saling terintegrasi, sehingga mampu menghasilkan multiplier effect bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut para Bupati dan Walikota berkesempatan memaparkan berbagai potensi wisata dan program unggulan dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing. Mulai dari segi atraksi wisata yang dihadirkan, amenitas, serta aksesibilitasnya.

Secara umum para kepala daerah tersebut berharap Menparekraf dapat memberikan dukungan scaling up SDM bagi para pelaku usaha, pengembangan homestay di desa-desa wisata, serta dukungan pelaksanaan event, promosi, dan pemasarannya.

Share12SendTweet7
Previous Post

Doni: Tanam Pohon di Pantai Kata Pariaman Jadi Benteng Tsunami

Next Post

Pemda Harus Tegas Tegakkan Aturan Mudik Lebaran

Next Post
Libur Panjang, 655 Ribu Kendaraan Tinggalkan Ibu Kota Jakarta

Pemda Harus Tegas Tegakkan Aturan Mudik Lebaran

Doni Ingatkan Masyarakat Jangan Mudik Agar Tak Menyesal

Doni Ingatkan Masyarakat Jangan Mudik Agar Tak Menyesal

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Membumikan Kepemimpinan melalui Transportasi Publik

Membumikan Kepemimpinan melalui Transportasi Publik

26 Oktober 2026
Kementerian PU Perkuat Tanggul Sungai Pasca Banjir di Tapanuli Tengah

Kementerian PU Perkuat Tanggul Sungai Pasca Banjir di Tapanuli Tengah

26 Oktober 2026
KemenEkraf & UN DESA Petakan Tantangan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang Inklusif

KemenEkraf & UN DESA Petakan Tantangan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang Inklusif

26 Oktober 2026
Camino de Flores Etape Tengah Resmi Dimulai

Camino de Flores Etape Tengah Resmi Dimulai

26 Oktober 2026
Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

26 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3927 shares
    Share 1571 Tweet 982
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3963 shares
    Share 1585 Tweet 991
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3988 shares
    Share 1595 Tweet 997
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4016 shares
    Share 1606 Tweet 1004
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3377 shares
    Share 1351 Tweet 844

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.