Pelalawan, Kabar SDGs – Beragam produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari sambal salai Motu, abon ikan patin dan ikan gabus, teh daun kelor, hingga keripik ubi jalar, meramaikan pameran UMKM dalam Helat Pelalawan ke-27 Tahun 2026. Produk-produk tersebut merupakan hasil pembinaan EMP Bentu Limited dan PT EMP Energi Riau, unit usaha PT Energi Mega Persada Tbk (EMP), yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Pelalawan, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pada 8–12 Oktober 2026.
Salah satu produk yang menarik perhatian adalah sambal salai Motu, kependekan dari Sambal Salai Motan Tumbuk. Produk ini memanfaatkan ikan motan yang telah melalui proses pengasapan atau disalai sebagai bahan utama. Mengingat ikan motan memiliki banyak duri, pengolahannya menjadi sambal siap saji menjadi salah satu cara untuk memudahkan konsumen menikmati ikan tersebut. Bahan lainnya meliputi cabai merah, cabai rawit, bawang merah, garam, dan minyak goreng.
Dalam pameran tersebut, EMP Bentu Limited menampilkan sambal salai Motu serta abon berbahan ikan patin dan ikan gabus yang diproduksi UMKM binaan di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Adapun PT EMP Energi Riau membawa produk teh daun kelor dan keripik ubi jalar dari UMKM binaan yang berada di Kecamatan Kerumutan.
Keikutsertaan perusahaan dalam pameran ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk lokal sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Pemanfaatan bahan baku yang tersedia di daerah juga memperlihatkan potensi pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal untuk menghasilkan produk bernilai tambah.
Selain menghadirkan produk UMKM, kolaborasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), PT Pertamina EP Lirik, EMP Bentu Limited, dan PT EMP Energi Riau berhasil meraih juara II stan pameran terbaik kategori perusahaan swasta dalam Helat Pelalawan 2026.
Partisipasi dalam perhelatan tersebut juga dilengkapi dengan kegiatan edukasi industri hulu minyak dan gas bumi (migas) yang diselenggarakan SKK Migas Sumbagut bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini melibatkan siswa dari SMA Bernas Binsus, SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci, dan SMA Negeri 1 Ukui.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar memperoleh pengenalan mengenai industri hulu migas, kontribusinya terhadap pembangunan nasional, serta kebutuhan sumber daya manusia untuk menjaga keberlanjutan sektor energi. Mereka juga mendapatkan informasi tentang beragam bidang pekerjaan dan peluang karier yang dapat dipertimbangkan di industri migas.
EMP CSR & Communication Division Manager Iman Soerjasantosa menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam Helat Pelalawan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi usaha masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai industri energi.
“Melalui pameran ini, kami berharap produk UMKM binaan semakin dikenal masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan peluang untuk memperluas pemasaran. Di sisi lain, edukasi migas memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memahami peran industri energi dan mengenal peluang pengembangan kompetensi di sektor ini,” ujar Iman.
Menurutnya, pameran produk UMKM dan edukasi migas memiliki sasaran yang berbeda, tetapi sama-sama memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal potensi ekonomi daerah dan memahami peran sektor energi. Kedua kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempertemukan upaya pengembangan usaha lokal dengan pengenalan industri yang berkontribusi terhadap pembangunan.
Bupati Pelalawan H Zukri SM MM turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Helat Pelalawan ke-27 Tahun 2026. Ia mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, dalam mendukung kelancaran kegiatan tahunan tersebut.
“Tahniah setinggi-tingginya serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam menyukseskan penyelenggaraan Helat Pelalawan ke-27 Tahun 2026. Semoga melalui partisipasi dan koordinasi semua pihak, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, lancar, aman, sukses, dan sesuai dengan yang diharapkan,” ujar Zukri.
Keterlibatan UMKM binaan EMP dalam Helat Pelalawan 2026 diharapkan dapat memperluas pengenalan produk lokal kepada masyarakat serta mendorong pertumbuhan usaha berbasis potensi daerah. Sementara itu, edukasi industri hulu migas menjadi upaya memperkenalkan sektor energi kepada generasi muda agar mereka memiliki wawasan lebih luas mengenai kontribusi industri tersebut dan peluang pengembangan kompetensi di masa depan.












Discussion about this post