Tanjungpinang, Kabar SDGs – Sebanyak 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengikuti bazar yang digelar di Melayu Square, Tanjungpinang, pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pemasaran produk lokal, tetapi juga menghadirkan dukungan pengelolaan keuangan digital serta akses permodalan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau, Koarmada I, Bank Jatim, serta penyelenggara lomba. Selain menghadirkan stan penjualan produk UMKM, acara ini diramaikan dengan perlombaan musik akustik yang terbuka bagi peserta dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memadukan promosi usaha dengan aktivitas hiburan yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat.
“Kegiatan ini menggabungkan antara lomba akustik dengan kategori pelajar dan juga umum,” kata Riki kepada wartawan, Sabtu (24/10/2026).
Selain memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat, kolaborasi ini juga mencakup dukungan terhadap tata kelola keuangan UMKM. Menurut Riki, Koarmada I membantu menyediakan aplikasi pencatatan keuangan berbasis kecerdasan buatan secara gratis bagi 1.000 pelaku UMKM.
Aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendokumentasikan transaksi penjualan harian hingga menyusun laporan keuangan usaha. Pencatatan yang lebih terstruktur diharapkan membantu pelaku UMKM memantau kondisi bisnis, mengevaluasi hasil usaha, serta mempersiapkan dokumen yang diperlukan ketika mengajukan pembiayaan.
“Hal ini sangat memudahkan bagi pelaku UMKM dalam pencatatan laporan rugi laba, laporan keuangan, penjualan setiap harinya,” ujarnya.
Dukungan pengembangan usaha juga diberikan oleh Bank Jatim melalui penyediaan layanan permodalan. Selain itu, bank tersebut memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang mencatatkan frekuensi transaksi terbanyak menggunakan QRIS Bank Jatim. Dukungan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.
Bazar dan perlombaan akustik berlangsung setiap hari mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB. Dalam kompetisi tersebut, para peserta berkesempatan memperebutkan gelar juara pertama, kedua, dan ketiga, serta penghargaan sebagai juara favorit.
Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir pada Minggu (25/10/2026) pukul 19.30 WIB, yang ditandai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba dan pemberian apresiasi bagi pelaku UMKM yang berpartisipasi.
Riki berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan berbagai mitra tersebut dapat terus dikembangkan serta diperluas ke wilayah lain di Kepulauan Riau. Dengan jangkauan program yang semakin luas, lebih banyak pelaku UMKM diharapkan memperoleh kesempatan untuk memasarkan produk, memperbaiki pengelolaan keuangan, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.












Discussion about this post