• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
23 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Kementerian PU Percepat Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Irigasi Pasca Gempa di NTT

by Riski Yanti
21 Agustus 2026
Kementerian PU Percepat Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Irigasi Pasca Gempa di NTT
15
SHARES
92
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan dampak bencana gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya dengan mempercepat identifikasi kerusakan infrastruktur sumber daya air serta dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan pascabencana dilakukan secara cepat dengan memprioritaskan keselamatan masyarakat serta memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera ditangani.

BACA JUGA

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

22 Agustus 2026
Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat

Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat

22 Agustus 2026
Kementerian PU Distribusikan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Banjar

Kementerian PU Distribusikan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Banjar

11 Agustus 2026

“Kami terus melakukan identifikasi dan penanganan terhadap infrastruktur yang terdampak gempa. Yang utama adalah memastikan keselamatan masyarakat, memenuhi kebutuhan dasar di lokasi terdampak, serta segera menyiapkan langkah penanganan agar fungsi infrastruktur dapat kembali berjalan,” kata Menteri Dody.

Hingga 20 Agustus 2026, kerusakan pada sejumlah jaringan irigasi di wilayah NTT telah teridentifikasi di antaranya pada Daerah Irigasi (DI) Mbay Kanan Lanjutan yang mengalami kerusakan pada struktur beton bertulang bangunan bagi, saluran, talang, badan jalan inspeksi, serta rumah jaga.

Pada DI Mbay Kiri Lanjutan, teridentifikasi juga kerusakan saluran tersier sepanjang 250 meter serta patahan di tiga titik dengan luas lahan terdampak sekitar 175 hektare.

Sementara pada Sub DI Wae Cecu di DI Wae Mantar ditemukan kerusakan saluran primer sepanjang 100 meter akibat longsor.

Kerusakan akibat longsoran tebing juga ditemukan pada saluran primer sepanjang 650 meter di Sub DI Wae Mau/Satarmese di DI Wae Mantar.

Penyaluran Air Bersih Terus Berlanjut

Selain identifikasi kerusakan infrastruktur, Kementerian PU juga terus memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai telah dilakukan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter ke posko pengungsian.

Dukungan air bersih juga dilakukan di Desa Berangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai sebanyak total 20.000 liter yang disalurkan masing-masing 5.000 liter untuk pengungsian mandiri, 5.000 liter ke Kodim Reok, dan 10.000 liter ke Polsek Reok.

Selain air bersih, Kementerian PU juga turut melakukan distribusi air mineral sebanyak 150 dus di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan dan identifikasi terhadap infrastruktur yang terdampak bencana sebagai dasar penanganan lebih lanjut, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi terdampak sesuai dengan kondisi lapangan.

Share6SendTweet4
Previous Post

The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga Hingga Akhir 2026

Next Post

Investasi Baru Perkuat Ekosistem Nusantara

Next Post
Investasi Baru Perkuat Ekosistem Nusantara

Investasi Baru Perkuat Ekosistem Nusantara

Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat

Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Petani Teritip Panen 8,5 Ton Tomat

Petani Teritip Panen 8,5 Ton Tomat

22 Agustus 2026
Bromo Kembali Dibuka Setelah Karhutla

Bromo Kembali Dibuka Setelah Karhutla

22 Agustus 2026
Minapadi Subak Gianyar Buka Peluang Ekonomi Baru

Minapadi Subak Gianyar Buka Peluang Ekonomi Baru

22 Agustus 2026
Koster Dukung Gerakan Penanaman Bawang Putih

Koster Dukung Gerakan Penanaman Bawang Putih

22 Agustus 2026
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

22 Agustus 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2234 shares
    Share 894 Tweet 559
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1917 shares
    Share 767 Tweet 479
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1979 shares
    Share 792 Tweet 495
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1923 shares
    Share 769 Tweet 481
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1940 shares
    Share 776 Tweet 485

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.