Balikpapan, Kabar SDGs – Dalam rangka memperingati International Fire Fighter Day (IFFD), PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan kembali melaksanakan program IFFD Goes to School melalui kegiatan sosialisasi mitigasi kebakaran di SMA Negeri 8 Balikpapan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesehatan dan keselamatan sejak usia sekolah.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan dan kesehatan.
“Momentum International Fire Fighter Day tidak hanya menjadi penghormatan bagi para petugas pemadam kebakaran, tetapi juga pengingat pentingnya membangun budaya keselamatan sejak usia sekolah. Kami berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya dalam kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran,” ungkap Dodi pada Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan edukasi tersebut diikuti ratusan siswa dan tenaga pendidik. Materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar penanganan kebakaran ringan serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Selain materi keselamatan kebakaran, peserta juga mendapatkan pembahasan mengenai bahaya Human Immunodeficiency Virus (HIV), langkah pencegahannya di kalangan remaja, pentingnya menerapkan pola hidup sehat, hingga membangun lingkungan pergaulan yang positif.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 8 Balikpapan, Eko Sarwanto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi para pelajar.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kontribusi Pertamina RU V Balikpapan dalam memberikan edukasi kepada siswa kami. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan remaja saat ini, khususnya terkait kesehatan dan keselamatan. Harapannya, siswa dapat lebih peduli terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” sebut Eko.
Program IFFD Goes to School dirancang tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktik secara langsung. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mengikuti simulasi penanganan kebakaran ringan agar memiliki kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Simulasi dipandu tim Health, Safety, Security, Environment (HSSE) PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan. Para peserta terlihat aktif mengikuti arahan saat praktik penggunaan APAR berlangsung.
Salah seorang peserta, Aiman Abdullah Azam, mengaku memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru selama kegiatan berlangsung.
“Materinya menarik dan mudah dipahami. Kami jadi tahu bagaimana cara mencegah HIV, pentingnya menjaga pergaulan, dan juga belajar langsung cara memadamkan api menggunakan APAR. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk kami,” kata Azam.
Melalui pelaksanaan IFFD Goes to School, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan berharap sinergi dengan dunia pendidikan dapat terus diperkuat dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, serta memiliki kesiapan menghadapi berbagai risiko bencana maupun persoalan sosial di kalangan remaja.











Discussion about this post