Surabaya, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Surabaya menghadirkan rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 dengan beragam agenda wisata, budaya, olahraga, hingga ekonomi kreatif yang berlangsung sepanjang April sampai Juni 2026. Perayaan tersebut dirancang untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai kota tujuan wisata berbasis event di Indonesia.
Penguatan citra pariwisata Surabaya tahun ini ditandai dengan masuknya dua agenda unggulan HJKS ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, yakni Festival Rujak Uleg atau Rujak-Phoria serta Surabaya Vaganza Festival of Lights. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut capaian tersebut menjadi peluang besar untuk memperkenalkan identitas Kota Pahlawan kepada wisatawan dari berbagai daerah maupun luar negeri.
“Alhamdulillah, dua event HJKS masuk KEN. Ini menjadi kekuatan baru bagi Surabaya untuk menarik wisatawan dan memperkuat identitas Kota Surabaya,” katanya, Jumat (8/5/2026).
Festival Rujak Uleg dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center. Sementara Surabaya Vaganza akan digelar pada 16 Mei 2026 dengan rute dari Jalan Pahlawan menuju Balai Kota dan diperkirakan berlanjut hingga kawasan Bambu Runcing.
Konsep wisata malam menjadi salah satu fokus utama pada HJKS tahun ini. Seluruh rangkaian acara sengaja dipusatkan pada malam hari agar masyarakat dan wisatawan dapat menikmati suasana kota dengan lebih nyaman sekaligus merasakan nuansa perayaan yang berbeda.
“Kita sengaja gelar malam hari, supaya masyarakat lebih nyaman dan bisa menikmati suasana yang berbeda,” ungkap Eri.
Surabaya Vaganza tahun ini juga tampil dengan konsep baru melalui perpaduan instalasi bunga dan permainan cahaya yang diharapkan menghadirkan pengalaman visual lebih menarik bagi pengunjung.
“Vaganza tahun ini tampil berbeda. Selain dimeriahkan dengan berbagai instalasi bunga, juga dipadukan dengan permainan lampu, sehingga menghadirkan daya tarik yang lebih kuat dan pengalaman baru bagi pengunjung,” jelasnya.
Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, Pemkot Surabaya menggandeng hotel dan agen perjalanan melalui paket bundling yang mencakup tiket event unggulan HJKS 2026 bagi para tamu hotel mitra.
“Saya optimistis, seperti tahun sebelumnya, antusiasme pengunjung akan tinggi. Apalagi saat ini kami telah menjalin kerja sama dengan berbagai agen perjalanan dan hotel,” papar Eri.
Selain agenda wisata dan hiburan, HJKS 2026 juga diisi berbagai program pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah. Perayaan dimulai dengan program pembebasan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga akhir Mei 2026 sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat.
Pemkot Surabaya juga menghadirkan Surabaya Industrial & Labour Festival, Piala Wali Kota yang melibatkan 40 cabang olahraga, hingga Surabaya Shopping Festival di 19 pusat perbelanjaan. Berbagai agenda lain seperti pertandingan liga profesional di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya Tourism Award, peresmian rumah pompa di kawasan Margorejo, hingga festival UMKM turut memeriahkan HJKS tahun ini.
Memasuki akhir Mei, masyarakat akan disuguhkan Festival Tepi Pantai di THP Kenjeran yang memadukan olahraga dan seni. Puncak agenda bulan Mei ditutup melalui Resepsi HJKS di Taman Surya yang dimeriahkan festival remo dan pemberian penghargaan kepada warga berprestasi.
Pada Juni 2026, rangkaian kegiatan berlanjut dengan pameran museum, event otomotif Off-Road RC, hingga peresmian sejumlah fasilitas publik. Puncak HJKS dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 bersamaan dengan peluncuran kembali Hi-Tech Mall serta penampilan grup musik Wali Band.
Pelaksana Tugas Kepala Disbudporapar Surabaya Herry Purwadi menegaskan bahwa perayaan HJKS tahun ini diarahkan sebagai strategi penguatan city branding Kota Surabaya.
“Pemkot Surabaya tidak sekadar menggelar perayaan, tetapi mendorong transformasi menjadi ajang penguatan city branding melalui kolaborasi lintas sektor,” kata Herry.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diperkuat bersama Bank Jatim melalui program Surabaya Sightseeing and City Tour Traktiran setiap Jumat serta promo tiket wisata Rp733 selama akhir pekan dan hari libur sepanjang Mei 2026. Program tersebut berlaku di sejumlah destinasi seperti THP Kenjeran, Museum 10 November, Wisata Perahu Kalimas, hingga Kebun Raya Mangrove.
Khusus Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, tiket promo Rp733 diberikan kepada 25 pengunjung pertama setiap akhir pekan dan hari libur sebagai bagian dari pengenalan wisata edukasi lingkungan kepada masyarakat.
Herry menambahkan, Pemkot Surabaya juga melibatkan UMKM dalam berbagai event besar agar dampak ekonomi dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Untuk memperluas jangkauan promosi dan aksesibilitas, kolaborasi strategis dijalin bersama Grab, Bluebird Group, serta Kereta Api Indonesia. Seluruh agenda dapat diakses melalui kanal resmi Pemkot Surabaya, memperkuat integrasi informasi bagi wisatawan,” terang Herry.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Surabaya Farah Andita Ramdhani optimistis kunjungan wisatawan selama Mei 2026 akan mengalami peningkatan seiring padatnya agenda HJKS dan momentum libur panjang.
“Sebagai perbandingan, pada Mei 2025 lalu tercatat kenaikan kunjungan ke destinasi wisata sebesar 12,5 persen serta peningkatan okupansi hotel sebesar 4 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Farah.
Ia berharap pendekatan penyelenggaraan yang semakin terintegrasi mampu menjadikan HJKS berkembang menjadi event berskala nasional hingga internasional.
“Dengan pendekatan yang semakin terintegrasi, kami berharap perayaan HJKS tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang sebagai event berskala nasional hingga internasional,” jelasnya.












Discussion about this post