• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
2 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

by SDGS Admin
14 April 2026
Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi
35
SHARES
220
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Danantara Investment Management resmi membentuk anak usaha baru bernama PT Daya Energi Bersih Nusantara yang akan fokus mengelola proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau waste to energy (WtE). Pembentukan perusahaan ini disampaikan dalam diskusi media di Wisma Danantara, Kamis (9/4/2026).

Director of Investment Danantara Investment Management, Fadli Rahman, menjelaskan bahwa perusahaan tersebut akan menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan proyek PSEL yang berada di bawah naungan Danantara. “PT Daya Energi Bersih Nusantara ini adalah perusahaan yang baru dibentuk oleh Danantara Investment Management di 1 April 2026 kemarin yang memiliki fokus untuk menjalankan program PSEL,” kata Fadli.

BACA JUGA

Badung Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Badung Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

23 Agustus 2026
Bali Disiapkan Jadi Pusat Finansial Internasional

Bali Disiapkan Jadi Pusat Finansial Internasional

16 Juli 2026
Danantara Percepat Proyek Hilirisasi Nasional

Danantara Percepat Proyek Hilirisasi Nasional

16 Juli 2026

Ia menambahkan bahwa Denera tidak hanya berperan sebagai pemegang saham, tetapi juga akan bertindak sebagai operator dalam proyek-proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik. Menurutnya, pengembangan PSEL harus terintegrasi dengan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh. “Satu hal yang harus difokuskan betul adalah PSEL, tetapi seperti yang saya sampaikan sebelumnya di awal bahwa PSEL atau WtE ini merupakan katalis dari pengelolaan sampah yang terintegrasi,” ujarnya.

Pengelolaan tersebut mencakup seluruh rantai proses, mulai dari sampah yang dihasilkan di tingkat rumah tangga, pengangkutan, hingga pengolahan di fasilitas terpadu. Ke depan, sistem ini juga direncanakan mencakup sampah industri serta limbah berbahaya.

Sementara itu, Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, menyoroti bahwa persoalan sampah di Indonesia masih menjadi tantangan besar. Ia mengutip data World Bank yang menunjukkan sekitar 50 persen sampah di Indonesia belum tertangani dengan baik dan berakhir di lingkungan terbuka seperti jalanan dan sungai. “Sampah di Indonesia itu 50%, ini World Bank ya, tidak ada Indonesia-nya sama sekali, 50% sampah di Indonesia lari di jalanan dan di kali (sungai), based on surveinya World Bank,” kata Rohan.

Menurutnya, konsep waste to energy dapat menjadi solusi strategis untuk mengurangi permasalahan tersebut, karena sampah tidak hanya ditumpuk tetapi langsung diolah menjadi energi listrik. Ia juga menilai sistem ini dapat mendorong mekanisme pengangkutan sampah yang lebih tertata dari tingkat rumah tangga. “Konsep waste-to-energy supaya orang buang sampah di tempatnya, artinya dia akan pasti diangkut, berarti yang angkut gratis dari rumah. Mulainya dari situ, itu dilakukan oleh Pemda,” jelasnya.

Selain itu, model ini dinilai mampu mengurangi beban anggaran pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan lahan tempat pembuangan akhir yang selama ini membutuhkan biaya besar.

Share14SendTweet9
Previous Post

Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

Next Post

BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

Next Post
BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

BKKP Gandeng Kejari Jakarta Utara, Perkuat Kepastian Hukum Layanan Kesehatan Maritim

BKKP Gandeng Kejari Jakarta Utara, Perkuat Kepastian Hukum Layanan Kesehatan Maritim

Discussion about this post

NEWS UPDATE

DPR RI Setujui Perubahan Pagu Anggaran Kemenhub 2026 dan 2027

DPR RI Setujui Perubahan Pagu Anggaran Kemenhub 2026 dan 2027

2 September 2026
Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

1 September 2026
Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

1 September 2026
Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

1 September 2026
Kelok 23 Rampung, Jalan Baru yang Tawarkan Panorama di Kawasan Pesisir Selatan

Kelok 23 Rampung, Jalan Baru yang Tawarkan Panorama di Kawasan Pesisir Selatan

1 September 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2257 shares
    Share 903 Tweet 564
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2514 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.