Bali, Kabar SDGs – Atlet panjat tebing putri asal Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses meraih medali emas pada nomor speed putri dalam ajang World Climbing Asian Championship 2026 yang berlangsung di Meishan, China, Kamis (9/4/2026).
Pada partai final, Desak tampil impresif dengan mencatatkan waktu 6,07 detik, mengungguli atlet tuan rumah, Zhou Yafei, yang membukukan waktu 6,47 detik. Hasil ini tidak hanya mengantarkannya ke podium tertinggi, tetapi juga memastikan satu tiket tampil di Asian Games 2026 di Jepang.
Kontribusi medali untuk Indonesia juga datang dari sektor putra melalui Veddriq Leonardo yang meraih perunggu di nomor speed. Ia menang dalam perebutan tempat ketiga setelah lawannya dari China, Ling Yongzhi, mengalami fall. Dalam laga tersebut, Veddriq mencatatkan waktu 5,15 detik.
Meski berada di posisi ketiga, capaian Veddriq tetap mengamankan tiket menuju Asian Games 2026. Selain kedua peraih medali tersebut, Indonesia juga menambah sejumlah wakil dari nomor speed dan boulder berkat performa kompetitif para atletnya.
Aditya Tri Syahria memastikan tiket usai menempati posisi keenam pada nomor speed putra. Ia sempat mencatatkan waktu 5,37 detik pada babak perempat final saat berhadapan dengan Veddriq yang mencatatkan 5,01 detik.
Dari sektor putri, Berthdigna Devi Surya Kusuma juga mengamankan tempat setelah finis di peringkat kelima nomor speed putri. Ia mencatatkan waktu 6,73 detik di perempat final ketika menghadapi Desak yang mencatatkan 6,48 detik.
Tambahan tiket lainnya datang dari nomor boulder putra melalui Raviandi Ramadhan. Ia berhasil melaju hingga semifinal setelah sebelumnya menempati peringkat ke-22 di babak kualifikasi dengan nilai 69,4 poin, lalu berada di posisi ke-11 pada semifinal dengan 49,9 poin.
Capaian tersebut membuat Raviandi menyusul rekan-rekannya yang lebih dulu lolos ke Asian Games dari ajang sebelumnya, yakni Putra Tri Ramadani, Sukma Lintang Cahyani, dan Ravianto Ramadhan.
Dengan tambahan hasil dari Meishan, Indonesia kini telah mengamankan delapan tiket untuk Asian Games 2026, terdiri dari dua atlet speed putra, dua speed putri, dua boulder putra, serta masing-masing satu atlet dari nomor lead putra dan putri.
Kejuaraan ini masih menyisakan pertandingan nomor lead putra dan putri dalam beberapa hari ke depan, sehingga peluang Indonesia untuk menambah jumlah wakil di Asian Games 2026 masih terbuka lebar.












Discussion about this post