• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Simardangiang Bangun Benteng Budaya dan Ekonomi Hijau

by SDGS Admin
15 Februari 2026
Simardangiang Bangun Benteng Budaya dan Ekonomi Hijau
19
SHARES
120
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tapanuli Utara, Kabar SDGs – Di tengah rimbunnya hutan Tapanuli Utara, sebuah bangunan berdiri kokoh dan menyatu dengan alam sebagai simbol kebangkitan masyarakat adat. Bangunan tersebut adalah Pusat Adat dan Sentra Kerajinan Masyarakat Hukum Adat Simardangiang yang baru saja diresmikan oleh Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat pada Kamis (12/2). Kehadirannya tidak hanya menjadi ruang pelestarian adat, tetapi juga penopang ekonomi baru bagi warga Simardangiang.

Dirancang dengan sentuhan artistik yang kuat, bangunan ini merefleksikan filosofi Batak yang menekankan harmoni antara manusia dan alam. Penggunaan material alami memberi pesan tegas bahwa kehidupan masyarakat adat Simardangiang bertumpu pada keseimbangan dengan lingkungan sekitar, bukan eksploitasi semata.

BACA JUGA

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

25 April 2026
Pelestarian Budaya Banua Didorong Generasi Muda

Pelestarian Budaya Banua Didorong Generasi Muda

28 Maret 2026
Wamenpar Apresiasi Tradisi Blangikhan sebagai Penggerak Pariwisata Berbasis Budaya di Lampung

Wamenpar Apresiasi Tradisi Blangikhan sebagai Penggerak Pariwisata Berbasis Budaya di Lampung

24 Februari 2026

Selama ini, kemenyan dikenal sebatas komoditas mentah yang dijual keluar daerah dengan nilai terbatas. Melalui Sentra Kerajinan ini, komoditas yang kerap disebut sebagai “emas hitam” dari hutan Tapanuli mulai diarahkan pada proses hilirisasi. Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat secara khusus meninjau alat penyulingan kemenyan yang telah disiapkan di lokasi, sebagai langkah awal pengolahan menjadi bahan baku parfum bernilai tinggi. “Melalui Masyarakat Hukum Adat (MHA), kemenyan harus berdampak nyata bagi kesejahteraan. Kita tidak ingin kemenyan hilang ditelan zaman. Kita ingin kemenyan naik kelas dan bersanding dengan Ulos sebagai ikon kebanggaan kita,” tegas Bupati JTP Hutabarat.

Langkah tersebut dipandang sebagai strategi ekonomi yang terukur. Dengan dukungan pemasaran dari Dekranasda, produk turunan kemenyan diharapkan mampu menembus industri kosmetik dan wewangian global, sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal secara berlipat. Pusat Adat ini pun tidak hanya berfungsi sebagai etalase budaya, tetapi juga sebagai laboratorium ekonomi berbasis kearifan lokal.

Di sisi lain, bangunan ini juga memiliki fungsi sosial yang krusial pascabencana. Pelaksana tugas Ketua MHA Simardangiang yang juga Kepala Desa Simardangiang, Tampan Sitompul, mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen lahan persawahan warga mengalami kerusakan akibat bencana alam pada akhir 2025. Dalam kondisi tersebut, masyarakat kembali menggantungkan harapan pada hutan adat sebagai sumber penghidupan. “Kami berharap pusat adat yang telah dibangun dapat menjadi ruang pelestarian nilai-nilai adat bagi generasi penerus,” ucapnya.

Ketika tekanan ekonomi semakin berat, Pusat Adat ini menjadi ruang bersama untuk merumuskan strategi bertahan hidup. Kemenyan yang sebelumnya hanya dianggap penghasilan tambahan kini menjelma menjadi penopang utama ekonomi warga. Bangunan ini menjadi saksi bagaimana nilai adat berperan langsung menjaga keberlanjutan hidup masyarakat di tengah situasi alam yang tidak bersahabat.

Direktur Green Justice Indonesia, Panut Hadisiswoyo, menegaskan bahwa Pusat Adat Simardangiang merupakan wujud nyata perjalanan panjang leluhur dalam menjaga ruang hidup. “Adat dan hutan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Bangunan ini menjadi pengingat bahwa jika kita menjaga hutan, maka adat akan tetap tegak, dan kesejahteraan akan mengikuti,” ujar Panut.

Komitmen tersebut diperkuat dengan gerakan “Satu Orang Satu Pohon Kemenyan” yang dicanangkan oleh Bupati sebagai upaya penghijauan sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Kini, Simardangiang tidak lagi sekadar sebuah desa di Kecamatan Pahae Julu, melainkan telah bertransformasi menjadi contoh nasional penguatan masyarakat adat berbasis ekonomi hijau, dengan pesan kuat bahwa kemajuan tidak harus mengorbankan akar budaya dan kelestarian alam.

Share8SendTweet5
Previous Post

Kementerian PU Percepat Penanganan Darurat dan Permanen Pengendalian Banjir di Karawang dan Bekasi

Next Post

BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

Next Post
BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Lentera Sahira Sambut Ramadan 1447 Hijriah

Grand Zuri Hotel Pekanbaru Hadirkan Iftar Nusantara Ramadan 2026

Grand Zuri Hotel Pekanbaru Hadirkan Iftar Nusantara Ramadan 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

25 Mei 2026
Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

25 Mei 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

25 Mei 2026
Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

25 Mei 2026
Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

25 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    33 shares
    Share 13 Tweet 8

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.