Bogor, Kabar SDGs – Pemulihan pascabanjir bandang di Aceh tidak hanya difokuskan pada kebutuhan darurat, tetapi juga menyentuh keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak. Atas dasar kepedulian tersebut, PMI Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Gerakan Anak Negeri (GAN) menyalurkan bantuan pendidikan berupa seragam sekolah bagi siswa korban bencana.
Sebanyak 1.000 paket seragam sekolah untuk jenjang SD dan SMP disiapkan guna membantu anak-anak penyintas banjir bandang agar dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal. Bantuan ini menjadi wujud solidaritas lintas daerah dalam menjaga masa depan pendidikan anak-anak Aceh.
Penyerahan amanat bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua PMI Kabupaten Bogor, Indra Fermanto, kepada Ketua Gerakan Anak Negeri, Andi Ahmadi, di Markas PMI Kabupaten Bogor, Jumat (30/1/2026). Kolaborasi tersebut menandai penguatan sinergi antarorganisasi kemanusiaan dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.
Indra Fermanto menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak boleh terabaikan dalam situasi bencana karena dampaknya bersifat jangka panjang, terutama bagi anak-anak. Menurutnya, dukungan pendidikan merupakan bagian penting dari upaya memulihkan harapan dan semangat belajar generasi muda.
“Bencana berdampak panjang bagi anak-anak, termasuk pada proses belajar mereka. Karena itu, PMI Kabupaten Bogor berupaya hadir melalui dukungan pendidikan agar anak-anak Aceh tetap memiliki semangat dan kesempatan untuk belajar,” ujar Indra.
Sementara itu, Andi Ahmadi menjelaskan bahwa penyaluran seragam sekolah ini merupakan tahap keempat distribusi kemanusiaan yang dilakukan Gerakan Anak Negeri di Aceh sejak Desember 2025. Tahap ini secara khusus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah yang terdampak paling parah.
Distribusi bantuan pendidikan tersebut akan menjangkau sejumlah daerah, yakni Aceh Tamiang di Aceh Timur, Sawang di Aceh Utara, Bener Meriah, serta Takengon di Aceh Tengah. Penyaluran paket seragam sekolah dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 14 Januari 2026 dengan melibatkan relawan lokal agar bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran.
Melalui kerja sama ini, PMI Kabupaten Bogor dan Gerakan Anak Negeri berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak Aceh sekaligus memperkuat semangat gotong royong kemanusiaan di tengah proses pemulihan pascabencana.












Discussion about this post