• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Mitme Day Dorong UMKM Beralih dari Bertahan ke Bertumbuh di 2026

by SDGS Admin
11 Januari 2026
Mitme Day Dorong UMKM Beralih dari Bertahan ke Bertumbuh di 2026
22
SHARES
135
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Memasuki awal tahun 2026, tantangan yang dihadapi dunia usaha mikro, kecil, dan menengah diperkirakan semakin dinamis seiring perubahan perilaku konsumen dan percepatan digitalisasi. Untuk membekali pelaku usaha menghadapi situasi tersebut, Mitme.id sukses menggelar Mitme Day, sebuah webinar bertajuk “Prediksi Pasar UMKM 2026: Masihkah Produk Anda Relevan?” pada Rabu, 7 Januari 2026.

Webinar yang dipandu Angel Revalina ini diikuti lebih dari 28 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Dalam forum tersebut, Founder Mitme.id, Adhitya Noviardi, memaparkan strategi agar produk dan model bisnis UMKM tetap relevan di tengah perubahan pasar yang semakin cepat.

BACA JUGA

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Pelatihan Anyaman Rotan Dorong Ekonomi Kreatif IKN

Pelatihan Anyaman Rotan Dorong Ekonomi Kreatif IKN

15 April 2026
Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali

Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali

12 April 2026

Adhitya menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai “jebakan pedagang”, kondisi ketika pelaku UMKM merasa telah lama berusaha, namun bisnisnya tidak benar-benar berkembang. Berdasarkan data lapangan yang ia temukan, sekitar 86 persen UMKM telah beroperasi lebih dari tiga tahun, tetapi banyak di antaranya mengalami stagnasi omzet.

“Banyak pemilik usaha yang sebenarnya hanya mengulang pengalaman tahun pertama sebanyak tiga kali. Jika toko harus tutup saat pemiliknya sakit, itu artinya kita belum membangun bisnis, melainkan hanya menciptakan pekerjaan mandiri yang berisiko tinggi,” ujar Adhitya. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dari sekadar berdagang menjadi membangun sistem bisnis yang berkelanjutan, dengan menempatkan diri sebagai “arsitek bisnis” yang bekerja secara terstruktur dan proaktif.

Dalam pemaparannya, Adhitya juga menggambarkan karakter konsumen tahun 2026 yang dinilai semakin tidak memiliki toleransi terhadap pelayanan yang lambat. Kecepatan informasi dan kepastian ketersediaan stok secara real-time disebut akan menjadi tuntutan utama pelanggan di masa depan.

“Konsumen baru tidak punya waktu untuk menunggu jawaban ‘nanti dicek dulu’. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan fondasi agar data bisnis kita akurat dan bisa diakses instan oleh pelanggan,” katanya.

Selain membahas strategi pasar, webinar ini turut menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar bisnis tetap konsisten, terutama saat menghadapi lonjakan permintaan atau ketika produk tengah viral. Adhitya juga mengingatkan kesalahan mendasar yang masih sering dilakukan UMKM, yakni mencampuradukkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha.

Menurutnya, penggunaan aplikasi pencatatan keuangan dan stok bukan sekadar mengikuti tren, melainkan alat navigasi penting untuk menjaga kesehatan arus kas dan menghindari penumpukan barang yang tidak laku. Dengan data yang tertata rapi, pelaku usaha dapat mengambil keputusan berbasis angka nyata, bukan sekadar intuisi.

Melalui Mitme Day, Mitme.id berharap para pelaku UMKM dapat lebih siap menghadapi persaingan di tahun 2026 dengan meninggalkan pengelolaan manual dan beralih menuju tata kelola usaha berbasis data yang lebih modern, mandiri, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.

Share9SendTweet6
Previous Post

Jembrana Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Program Bedah Warung

Next Post

Banjir Rusak Ratusan Hektare Kebun Kopi di Bener Meriah

Next Post
Banjir Rusak Ratusan Hektare Kebun Kopi di Bener Meriah

Banjir Rusak Ratusan Hektare Kebun Kopi di Bener Meriah

Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026
Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

20 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.