• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pariwisata Tumbuh Kuat, Kunjungan Wisman Lampaui 1,39 Juta pada September 2025

by Riski Yanti
15 November 2025
Pariwisata Tumbuh Kuat, Kunjungan Wisman Lampaui 1,39 Juta pada September 2025
22
SHARES
139
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pariwisata menyampaikan laporan kinerja bulanan terkini yang menunjukkan momentum pertumbuhan sektor pariwisata kian menguat sepanjang September 2025.

“Kementerian Pariwisata optimistis bahwa dengan tren pertumbuhan saat ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara akan melampaui 14 hingga 15 juta kunjungan, sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2025 yang telah dimutakhirkan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menyampaikan Laporan Kinerja Bulanan bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Jakarta, Sabtu (15/11/2025).

BACA JUGA

Camino de Flores Etape Tengah Resmi Dimulai

Camino de Flores Etape Tengah Resmi Dimulai

26 Oktober 2026
Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

26 Oktober 2026
Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

1 Oktober 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan terbarunya mencatat, pada September 2025 kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Indonesia mencapai 1,39 juta, tumbuh positif 9,04% dibandingkan September 2024 yang tercatat sebanyak 1,28 juta kunjungan.

Secara kumulatif (Januari–September 2025), total kunjungan Wisman mencapai 11,43 juta, meningkat 10,22% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Wisatawan mancanegara didominasi oleh wisatawan dari negara-negara ASEAN sebesar 35,22%, disusul kawasan Asia lainnya sebesar 27,57%.

Jumlah perjalanan Wisatawan Nusantara (Wisnus) juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada September 2025, perjalanan Wisnus tumbuh 13,19%, dari 83,36 juta menjadi 94,36 juta perjalanan.

Secara kumulatif (Januari–September 2025), total perjalanan Wisnus mencapai 901,90 juta, naik 18,99% dari 757,96 juta perjalanan pada periode yang sama tahun 2024.

Kementerian Pariwisata optimistis jumlah perjalanan Wisnus akan melampaui target 1,08 miliar perjalanan sesuai Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025.

Selain itu, secara kumulatif pada Januari–September 2025, selisih antara kunjungan Wisman dan perjalanan Wisatawan Nasional (Wisnas) mencapai 4,61 juta, naik dari 3,72 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pergerakan ini berkontribusi pada pencapaian net devisa positif bagi Indonesia.

“Kami berkomitmen menjaga capaian positif ini agar berkelanjutan sepanjang tahun. Upaya kami tidak hanya difokuskan pada peningkatan wisatawan mancanegara, tetapi juga penguatan minat wisatawan nusantara untuk terus menjelajahi keindahan destinasi di tanah air,” ujar Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.

Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pariwisata

Sektor pariwisata menunjukkan peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Pada Triwulan III tahun 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,04%, dengan sektor pariwisata menyumbang 3,96% terhadap PDB nasional.

Beberapa lapangan usaha yang terkait erat dengan pariwisata termasuk di antara sektor dengan pertumbuhan tertinggi, antara lain Jasa Perusahaan (termasuk aktivitas agen dan biro perjalanan), Jasa Lainnya (hiburan dan rekreasi), Transportasi dan Pergudangan (termasuk transportasi wisatawan), serta Akomodasi dan Makan Minum seperti hotel, penginapan, restoran, dan kafe.

Memasuki Triwulan IV tahun 2025, Kementerian Pariwisata optimistis kinerja pariwisata nasional akan semakin menguat, ditopang oleh momentum libur Natal dan Tahun Baru.

“Untuk memperkokoh momentum ini, kami mendorong kampanye ‘Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja’, berpartisipasi dalam pameran wisata strategis seperti World Travel Market di London, serta menyelenggarakan rangkaian Karisma Event Nusantara atau KEN,” ucap Menteri Pariwisata Widiyanti.

Program Pemerintah

Menteri Pariwisata Widiyanti menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai program dan stimulus untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, di antaranya Paket Ekonomi 8+4+5.

Dua program di antaranya berkaitan langsung dengan pariwisata, yaitu insentif PPh 21 ditanggung Pemerintah bagi pekerja di sektor pariwisata berpendapatan hingga Rp10 juta per bulan, serta program magang satu tahun dengan uang saku pemerintah bagi lulusan baru pendidikan pariwisata yang melibatkan 39 perusahaan dan telah membuka 457 lowongan.

Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, pemerintah juga menyiapkan stimulus berupa insentif perjalanan wisata melalui diskon transportasi darat, laut, dan udara untuk mendorong peningkatan perjalanan wisata dalam negeri.

Insentif tersebut berlaku 22 Desember 2025–10 Januari 2026 dengan potongan harga 13–14% untuk pesawat udara, 30% untuk kereta api, serta penghapusan biaya jasa pelabuhan untuk angkutan penyeberangan.

Diskon 20% untuk angkutan laut berlaku 17 Desember 2025–10 Januari 2026.

“Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, kami akan terus mendorong promosi, serta melakukan sosialisasi dan pemantauan kepatuhan bersama OTA dan para pemangku kepentingan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Program Kementerian Pariwisata

Capaian internasional sektor pariwisata Indonesia semakin membanggakan. Pada 8 Oktober 2025, MICHELIN mengumumkan daftar penerima MICHELIN Keys 2025.

Dari sekitar 7.000 hotel di seluruh dunia dalam The MICHELIN Guide, sebanyak 2.457 hotel menerima penghargaan, termasuk 33 hotel Indonesia.

Prestasi ini semakin diperkuat dengan keberhasilan dua hotel Indonesia yang masuk dalam daftar The World’s 50 Best Hotels, menegaskan kualitas dan reputasi industri perhotelan nasional di tingkat global.

“Pencapaian ini menandai babak baru peningkatan kualitas industri perhotelan Indonesia, sejalan dengan program Pariwisata Naik Kelas, serta mempertegas posisi Indonesia sebagai destinasi berkelas dunia,” kata Wakil Menteri Ni Luh Puspa.

Kementerian Pariwisata juga menggelar program Wonderful Indonesia Gourmet, sebuah program dengan rangkaian kegiatan untuk mempromosikan gastronomi Indonesia ke dunia.

Salah satunya adalah media gastro-tour di Jakarta dan Bali (25 September–1 Oktober 2025) yang melibatkan 15 jurnalis dan KOL (Key Opinion Leader) internasional.

Hingga 4 November 2025, sebanyak 89 event Karisma Event Nusantara (KEN) telah dilaksanakan.

Dari jumlah tersebut, 81 event telah selesai dikaji dampaknya, dengan hasil yang mencatatkan 10,66 juta pengunjung, transaksi ekonomi senilai Rp815,39 miliar, melibatkan 14,42 ribu UMKM dan 96,77 ribu pekerja seni, serta membuka lapangan kerja bagi lebih dari 99,48 ribu tenaga kerja.

“Masih tersisa 12 event hingga akhir tahun. Kami berharap seluruh rangkaian KEN 2025 menjadi motor aktivasi pariwisata yang memberi dampak ekonomi signifikan,” kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.

Program penting lainnya adalah Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) bertema “Strengthening Southeast Asia Event Industry Through Sustainability Practice, Strategic Investment, and Collaborative Event”.

Forum ini mempertemukan pakar dan pelaku industri untuk berbagi wawasan, memperluas jejaring, serta memperkuat ekosistem industri event dan MICE di kawasan.

Bersamaan dengan SEABEF, Kementerian Pariwisata juga berpartisipasi dalam Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) yang diselenggarakan oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI).

Dua desa wisata Indonesia juga menorehkan prestasi global pada ajang Best Tourism Villages (BTV) 2025 oleh UN Tourism.

Desa Wisata Pemuteran (Bali) meraih predikat Best Tourism Village, sedangkan Desa Wisata Osing Kemiren (Banyuwangi) masuk dalam Upgrade Programme.

Empat desa wisata Indonesia yang telah mendapat predikat serupa mencatat peningkatan kunjungan 13,10% dan kenaikan pendapatan masyarakat 22,46%.

Dengan prestasi Desa Wisata Pemuteran sebagai Best Tourism Village 2025, diharapkan dampak positif serupa dapat terwujud.

Guna mendorong kemajuan desa wisata sebagai destinasi ramah muslim, Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam proyek sertifikasi halal yang telah berjalan sejak Juli 2025.

Hingga saat ini, sebanyak 438 produk UMKM telah memperoleh sertifikasi halal. Kolaborasi ini akan diperluas ke 1.500 desa wisata di 15 provinsi untuk memperkuat daya saing dan inklusivitas destinasi wisata Indonesia.

“Pemberian sertifikasi halal secara gratis ini merupakan upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan pariwisata ramah muslim,” tutur Menteri Pariwisata Widiyanti.

Pada 9 Oktober 2025, Kementerian Pariwisata juga meluncurkan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025, bersamaan dengan penyelenggaraan 7th International Halal Tourism Summit.

Indeks ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia, Enhaii Halal Tourism Centre (EHTC), dan CrescentRating, yang mengukur tingkat kesiapan provinsi dalam mengembangkan pariwisata ramah muslim dengan acuan standar Global Muslim Travel Index (GMTI).

“Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat strategi pembangunan, promosi, dan kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Share9SendTweet6
Previous Post

SDN di Rejang Lebong Terima Bantuan Rehabilitasi Pendidikan

Next Post

Polda Riau Galakkan Penanaman Pohon untuk Hari Pohon Nasional

Next Post
Polda Riau Galakkan Penanaman Pohon untuk Hari Pohon Nasional

Polda Riau Galakkan Penanaman Pohon untuk Hari Pohon Nasional

PT Nusa Wana Raya Salurkan Bantuan Meja Kursi untuk SMPN 3 Langgam

PT Nusa Wana Raya Salurkan Bantuan Meja Kursi untuk SMPN 3 Langgam

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Fadli Zon Dorong Konservasi Geopark Maros-Pangkep

Fadli Zon Dorong Konservasi Geopark Maros-Pangkep

1 November 2026
Pendapatan Bisnis AI Indosat Tembus USD50 Juta pada 2026

Pendapatan Bisnis AI Indosat Tembus USD50 Juta pada 2026

1 November 2026
BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

1 November 2026
Pullman Bali Legian Beach Hadirkan Pameran Seni Symphony of Elements

Pullman Bali Legian Beach Hadirkan Pameran Seni Symphony of Elements

1 November 2026
Fadli Zon Dorong Leang Bulu Sipong 4 Jadi Cagar Budaya Nasional

Fadli Zon Dorong Leang Bulu Sipong 4 Jadi Cagar Budaya Nasional

1 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4462 shares
    Share 1785 Tweet 1116
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4136 shares
    Share 1654 Tweet 1034
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4173 shares
    Share 1669 Tweet 1043
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4164 shares
    Share 1666 Tweet 1041
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4110 shares
    Share 1644 Tweet 1028

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.