• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

The 48th Jazz Goes to Campus Ruang Kreasi Tumbuhkan Ekosistem Ekonomi Kreatif

by Riski Yanti
17 September 2025
The 48th Jazz Goes to Campus Ruang Kreasi Tumbuhkan Ekosistem Ekonomi Kreatif
20
SHARES
123
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan The 48th Jazz Goes to Campus (JGTC), festival jazz tertua di Indonesia yang akan digelar pada 9 November 2025 di Kampus Universitas Indonesia, Depok.

Festival ini diinisiasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI sejak 1976 dan menjadi salah satu barometer perkembangan musik jazz nasional.

BACA JUGA

Menteri Ekraf Siapkan KUR Berbasis KI hingga Rp10 Triliun untuk Pelaku Ekraf

Menteri Ekraf Siapkan KUR Berbasis KI hingga Rp10 Triliun untuk Pelaku Ekraf

9 Maret 2026
Perkuat Kualitas MBG, Ekraf Dorong Peningkatan Kompetensi Juru Masak

Perkuat Kualitas MBG, Ekraf Dorong Peningkatan Kompetensi Juru Masak

16 Februari 2026
Bincang Ekraf Lampung Dorong Inovasi Kreatif dengan Pendekatan Hexahelix

Bincang Ekraf Lampung Dorong Inovasi Kreatif dengan Pendekatan Hexahelix

16 Februari 2026

Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi penyelenggaraan event musik jazz tertua di Indonesia yang menjadi bukti bahwa JGTC adalah contoh nyata kolaborasi generasi muda dalam menggerakkan ekosistem musik dan industri kreatif.

Menurut Menteri Ekraf Teuku Riefky, JGTC bukan hanya sekadar sebuah acara, melainkan mampu menciptakan dampak sosial ekonomi.

“JGTC bukan hanya festival musik, tetapi ruang kreasi yang menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis musik, membuka peluang usaha bagi UMKM, dan memperluas jejaring musisi muda. Benar sekali tadi bahwa acara ini bukan dibuat hanya untuk, tanda petik ‘happy-happy’ saja, tetapi ada impact sosial yang dipikirkan. Kemudian ada impact untuk ekosistem musiknya dan juga Kontribusinya terhadap masyarakat sekitar jika dihitung dengan benar,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam audiensi bersama panitia pelaksana di Jakarta pada Selasa, 16 September 2025.

Tahun ini, JGTC mengusung tema Serenading Jazz for the Youth dengan rangkaian kegiatan sejak Mei 2025.

Agenda pembuka berupa Roadshow UI di FISIP UI berhasil menarik 5.000 pengunjung, dilanjutkan Margo Jazz Night di Depok yang dihadiri sekitar 8.000 pengunjung, dan Sarinah Jazz Night di Jakarta yang menjadi ajang pemanasan menuju puncak festival.

“Jadi acara tersebut merupakan bentuk kick off dari JGTC tahun 48 yang akan kita jalani. Tujuannya kita mau menghadirkan awareness dengan mengajak mulai dari mahasiswa, komunitas hingga masyarakat. Nanti nya Sarinah Jazz Night menjadi pertanda kick off JGTC,” ujar Project Officer Ravandika.

Setiap acara menampilkan musisi muda dan senior, menciptakan kolaborasi lintas generasi yang memperkuat posisi jazz di hati publik.

Panitia menargetkan kehadiran lebih dari 15.000 pengunjung pada puncak acara, dengan empat panggung utama dan belasan musisi nasional dan internasional

Lebih dari 65 UMKM kuliner dan 13 brand fesyen akan berpartisipasi, menciptakan nilai ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar melalui perputaran usaha, keterlibatan vendor lokal, dan peluang kerja bagi masyarakat sekitar Depok dan Jabodetabek.

Data penyelenggara menunjukkan dominasi pengunjung berusia 17–22 tahun (46,8 persen), menjadikan JGTC wadah strategis untuk menumbuhkan minat musik di kalangan generasi muda.

Pengunjung datang dari berbagai kota, dengan kontribusi terbesar dari Jakarta (43,5 persen) dan Depok (30,6 persen), memperlihatkan magnet JGTC sebagai festival lintas daerah.

Dengan rangkaian acara yang memadukan seni, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi, The 48th Jazz Goes to Campus diharapkan terus menjadi panggung inspiratif bagi musisi muda dan penggerak ekonomi kreatif.

Kementerian Ekraf mengajak masyarakat untuk hadir dan merasakan energi musik jazz yang mempersatukan lintas generasi sekaligus memperkuat ekosistem kreatif Indonesia.

Dalam audiensi tersebut Menteri Ekraf turut didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu dan Direktur Musik Mohammad Amin.

Share8SendTweet5
Previous Post

Jasa Marga Kerja Bakti dan Edukasi Keselamatan Berkendara di Pasuruan

Next Post

Kolaborasi dengan IMO, Indonesia Selenggarakan Seminar Daur Ulang Kapal

Next Post
Kolaborasi dengan IMO, Indonesia Selenggarakan Seminar Daur Ulang Kapal

Kolaborasi dengan IMO, Indonesia Selenggarakan Seminar Daur Ulang Kapal

Unila Gelar Riset Festival 2025

Unila Gelar Riset Festival 2025

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Layanan Kesehatan Door To Door Jangkau Warga IKN

Layanan Kesehatan Door To Door Jangkau Warga IKN

15 April 2026
Pelatihan Anyaman Rotan Dorong Ekonomi Kreatif IKN

Pelatihan Anyaman Rotan Dorong Ekonomi Kreatif IKN

15 April 2026
Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

15 April 2026
Pemkab Asahan Luncurkan Podcast Asahan Cerdas

Pemkab Asahan Luncurkan Podcast Asahan Cerdas

15 April 2026
Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    25 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.