Pali, Kabar SDGs – Lebih dari 100 warga Desa Sungai Baung, Kabupaten PALI, antusias mengikuti kegiatan Sedekah Bumi atau sedekah dusun yang digelar di Balai Desa setempat pada Jumat, 27 Juni 2025. Acara ini dimulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari.
Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas hasil panen yang melimpah. Acara diisi dengan tausiah oleh penceramah KH. Ustadz Imam Ma’Rif dari Belitang serta pertunjukan kesenian tradisional Ketoprak (Barongan) yang semakin memeriahkan suasana.
Ketua panitia Sedekah Bumi, Sapar, menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak. “Kegiatan ini merupakan cara kita bersyukur atas berkah hasil bumi yang Allah berikan. Terima kasih atas bantuan dan dukungan dari pemerintah, tokoh masyarakat, dan para dermawan,” ujarnya.
Dukungan finansial juga datang dari berbagai pihak, di antaranya Bupati PALI, Asgianto, S.T., yang memberikan bantuan sebesar Rp2 juta, serta Wakil Ketua I DPRD PALI, H. Kristian, yang turut menyumbang sebesar Rp500 ribu.
Kepala Desa Sungai Baung, Sulhandi—yang akrab disapa Andi—menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya sekaligus menjaga silaturahmi antarwarga.
“Sedekah Bumi ini digelar setiap tahun seusai panen raya. Selain wujud syukur, ini juga menjadi ajang melestarikan budaya, mendoakan para leluhur, dan mempererat tali silaturahmi, salah satunya dengan tradisi tukar-menukar makanan,” jelas Andi.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme warga yang semakin meningkat. “Alhamdulillah tahun ini acara lebih ramai dibanding tahun sebelumnya. Terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang terus semangat menjaga tradisi ini,” pungkasnya.
Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan Sedekah Bumi di Sungai Baung kembali menjadi ajang pemersatu masyarakat desa dan warisan budaya yang tetap hidup dari generasi ke generasi.












Discussion about this post