• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
2 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

SIG dan BRIN Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat untuk Bangun Infrastruktur Pesisir

by SDGS Admin
11 Mei 2025
SIG dan BRIN Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat untuk Bangun Infrastruktur Pesisir
35
SHARES
217
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Gresik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menciptakan beton ramah lingkungan yang ditujukan bagi infrastruktur pesisir dan laut. Beton yang dikembangkan ini diklaim sangat tahan terhadap sulfat, klorida, serta kondisi ekstrim seperti pasang surut dan erosi.

Penandatanganan kerjasama berlangsung antara Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, dan Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, Teguh Muttaqie, di Gedung The East, Jakarta, pada Rabu (30/4/2025). Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mengatasi tantangan perubahan iklim di kawasan pesisir.

BACA JUGA

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik Lebaran 2026

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik Lebaran 2026

12 Maret 2026
Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas

Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas

10 Februari 2026
Rokan Hilir Jajaki Kerja Sama Kapal Fiberglass Karya Polbeng untuk Layanan Publik Pesisir

Rokan Hilir Jajaki Kerja Sama Kapal Fiberglass Karya Polbeng untuk Layanan Publik Pesisir

19 Juli 2025

Direktur Utama SIG, Donny Arsal, menyatakan bahwa pengembangan beton ramah lingkungan ini melanjutkan komitmen SIG dalam menciptakan material bangunan yang menjaga kelestarian lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan baku alternatif, efisiensi penggunaan energi, dan sumber energi terbarukan, SIG mampu mengurangi emisi karbon hingga 38 persen dibandingkan semen biasa.

“Kerjasama dengan BRIN merupakan langkah berikutnya setelah kami berhasil memproduksi semen ramah lingkungan untuk kawasan pesisir. Kami ingin memperluas dampaknya ke sektor infrastruktur dengan menghadirkan beton yang lebih tahan terhadap kondisi ekstrem,” jelas Donny.

Ia menekankan bahwa kebutuhan akan material bangunan rendah karbon semakin mendesak seiring dengan meningkatnya risiko akibat perubahan iklim. Produk ini juga mendukung visi pembangunan nasional, termasuk pengembangan wilayah pesisir yang menjadi salah satu fokus pemerintah.

Sementara itu, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, menjelaskan bahwa beton ramah lingkungan yang sedang dalam pengembangan akan dirancang sesuai dengan spesifikasi lingkungan laut. Beton ini dirancang agar memiliki kepadatan tinggi, ketahanan terhadap korosi, dan umur pemakaian lebih lama sehingga dapat mengurangi biaya pemeliharaan di masa mendatang.

“Produk ini tidak hanya lebih tahan terhadap sulfat dan klorida, tetapi juga mengandung material rendah karbon. Kami percaya bahwa hasil riset ini dapat menjadi solusi yang berkelanjutan bagi konstruksi di daerah pesisir yang terpengaruh oleh kenaikan permukaan air laut,” kata Reni.

Reni menambahkan bahwa kerjasama dengan BRIN bertujuan untuk mempercepat tahap riset dan pengembangan produk menggunakan pendekatan ilmiah dan teknologi terkini. Diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang tepat dan aplikatif bagi kebutuhan infrastruktur nasional.

Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Cuk Supriyadi Ali Nandar, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif SIG. Ia berpendapat bahwa sinergi ini menjadi contoh nyata kontribusi industri dan lembaga riset dalam meningkatkan ketahanan wilayah pesisir Indonesia.

“Sebagai negara dengan banyak pulau, Indonesia membutuhkan solusi konkret untuk menjaga pantai dari erosi. Beton ramah lingkungan ini merupakan upaya bersama dalam melindungi dan memperkuat kawasan pesisir, tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan lingkungan,” ungkap Cuk Supriyadi.

Lebih lanjut, Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, Teguh Muttaqie, menjelaskan bahwa mereka akan bekerja sama dengan SIG untuk mendesain komposisi beton dengan memanfaatkan limbah industri seperti fly ash dan serpihan nikel. Diantisipasi bahwa formulasi ini akan menciptakan desain beton yang lebih kuat dan lebih efisien.

“Beton biasa memerlukan energi yang sangat besar dan menghasilkan emisi karbon yang tinggi. Dengan teknologi beton ramah lingkungan, kita bisa menciptakan material bangunan yang kuat, efisien, dan berkelanjutan. Ini merupakan langkah nyata menuju pembangunan yang rendah karbon,” kata Teguh.

Ia menambahkan bahwa hasil akhir dari riset ini diharapkan dapat diterapkan pada proyek tanggul, pelabuhan, dan infrastruktur penting lainnya di kawasan pesisir yang sangat rentan terhadap kerusakan akibat kondisi laut.

Share14SendTweet9
Previous Post

Manzone dan Merry Riana Keluarkan Koleksi Fashion Unisex

Next Post

Agak Laen Direncanakan di-Remake Jadi Film Korea

Next Post
Agak Laen Direncanakan di-Remake Jadi Film Korea

Agak Laen Direncanakan di-Remake Jadi Film Korea

Pertamina Salurkan Hibah Alat Teknologi Ratusan Juta Bagi Pemenang UMK Academy

Pertamina Salurkan Hibah Alat Teknologi Ratusan Juta Bagi Pemenang UMK Academy

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Quest Vibe Dewi Sri Bali Hadirkan Cita Rasa Tokyo Lewat Program Kuliner Baru

Quest Vibe Dewi Sri Bali Hadirkan Cita Rasa Tokyo Lewat Program Kuliner Baru

1 Agustus 2026
LIRA Sidoarjo Salurkan Bantuan BBM untuk Pengemudi Ojol

LIRA Sidoarjo Salurkan Bantuan BBM untuk Pengemudi Ojol

1 Agustus 2026
Bali Siap Tuan Rumah ICANN87 Perkuat Identitas Digital dan Budaya

Bali Siap Tuan Rumah ICANN87 Perkuat Identitas Digital dan Budaya

1 Agustus 2026
Svarnabumi Resto Hadirkan Kuliner dan Venue Estetik di Bekasi

Svarnabumi Resto Hadirkan Kuliner dan Venue Estetik di Bekasi

1 Agustus 2026
Kementerian PU Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Sumbawa

Kementerian PU Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Sumbawa

31 Juli 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1288 shares
    Share 515 Tweet 322
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1276 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1575 shares
    Share 630 Tweet 394
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.