• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
3 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Presiden Yakin Industri Pertahanan Indonesia Miliki Potensi Cerah Di Masa Depan

by SDGS Admin
25 Juli 2023
Presiden Yakin Industri Pertahanan Indonesia Miliki Potensi Cerah Di Masa Depan
21
SHARES
131
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

MALANG, KabarSDGs – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas menyatakan bahwa industri pertahanan Indonesia memiliki potensi yang cerah di masa depan dan harus terus dikembangkan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Negara setelah melakukan kunjungan ke Kompleks PT Pindad (Persero) di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada Senin (24/07/2023).

“Saya ingin menekankan bahwa industri pertahanan di negara kita memiliki prospek yang sangat baik dan harus terus diperluas, baik dalam produksi peluru, kendaraan militer, maupun senjata, karena permintaannya sangat tinggi,” ujar Presiden dalam pernyataannya tertulis resminya.

BACA JUGA

Potensi Besar Desa Pesisir Malang Selatan Hadapi Tantangan Lingkungan

Potensi Besar Desa Pesisir Malang Selatan Hadapi Tantangan Lingkungan

24 Mei 2026
Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur, Menteri Dody: Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran

Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur, Menteri Dody: Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran

2 Maret 2026
Selama Nataru 2025/2026, Arus Pelanggan Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh

Selama Nataru 2025/2026, Arus Pelanggan Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh

10 Januari 2026

Presiden Jokowi juga menjelaskan, saat ini dunia sedang menghadapi kekurangan pasokan peluru. Bahkan, dalam setiap kunjungannya ke negara lain, ketersediaan peluru selalu menjadi topik pembicaraan antara pemimpin negara.

“Setiap kali saya mengunjungi negara lain, pertanyaan tentang persediaan peluru selalu muncul. Saat ini, dunia mengalami kelangkaan pasokan peluru,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi meminta timnya untuk mencari mitra kerja dan menjalin kerja sama dengan pihak lain guna mempercepat pengembangan PT Pindad (Persero). Menurut Presiden, produksi PT Pindad telah meningkat setelah menerima suntikan modal sebesar Rp700 miliar dari pemerintah melalui skema penyertaan modal negara (PMN).

“Sebelum mendapatkan PMN, PT Pindad hanya memproduksi 275 juta peluru. Setelah menerima PMN sebesar Rp700 miliar, produksinya meningkat menjadi 415 juta peluru, hampir dua kali lipat karena mendapatkan tambahan jalur produksi dari PMN yang diberikan,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah juga berencana untuk secara bertahap memindahkan pabrik PT Pindad yang berlokasi di Bandung ke kawasan industri di Subang. Langkah ini dilakukan dalam upaya pengembangan PT Pindad.

“Dengan relokasi ini, PT Pindad akan memiliki lahan yang lebih luas untuk pengembangan karena memiliki prospek yang sangat cerah,” tambahnya.

Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi oleh Ibu Iriana, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Share8SendTweet5
Previous Post

Gempa Bumi 6 Magnitudo Dirasakan 2 Kabupaten di NTT

Next Post

BRIN akan Melakukan Survei Siswa Berbasis Sekolah Global

Next Post
BRIN akan Melakukan Survei Siswa Berbasis Sekolah Global

BRIN akan Melakukan Survei Siswa Berbasis Sekolah Global

Promosikan Labuan Bajo, Kemenparekraf Dukung Flores Sea Kayak Expedition

Promosikan Labuan Bajo, Kemenparekraf Dukung Flores Sea Kayak Expedition

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Badung Gelar Uji Coba Car Free Day Perdana

Badung Gelar Uji Coba Car Free Day Perdana

3 September 2026
Kekeringan Ancam Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Kalimantan Timur

Kekeringan Ancam Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Kalimantan Timur

3 September 2026
RSUD RAPB PPU Kini Miliki Layanan CT Scan

RSUD RAPB PPU Kini Miliki Layanan CT Scan

3 September 2026
BEC Mulai Bangun Pabrik Methanol Rp41 Triliun

BEC Mulai Bangun Pabrik Methanol Rp41 Triliun

2 September 2026
Edukasi Dini Jadi Kunci Cegah HIV dan Narkoba

Edukasi Dini Jadi Kunci Cegah HIV dan Narkoba

2 September 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2267 shares
    Share 907 Tweet 567
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2303 shares
    Share 921 Tweet 576
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2247 shares
    Share 899 Tweet 562
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2559 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2258 shares
    Share 903 Tweet 565

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.