JAKARTA, KabarSDGs – Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas memunculkan diskusi mengenai praktik keberlanjutan di kalangan generasi muda melalui Platform Futureskills. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia di mana praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab semakin penting.
Tim dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas bekerja sama dengan Futureskills, platform pembelajaran online yang dimiliki oleh Pijar Foundation. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkenalkan “sustainable thinking” dan memberdayakan generasi muda sebelum mereka memasuki dunia kerja.
Program ini mencakup berbagai topik, mulai dari pengadaan barang secara berkelanjutan hingga tips karier, dan hampir 300 mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti kursus selama tiga bulan.
Salah satu topik yang dibahas dalam program ini adalah “Social Inclusiveness” atau Keterlibatan Sosial. Sebagai pemandu topik ini, Sera Noviany selaku Kepala Kepatuhan Keberlanjutan di APP Sinarmas, menjelaskan pentingnya melibatkan masyarakat secara berkelanjutan.
“Saya sangat senang melihat antusiasme para mahasiswa yang bergabung dalam program ini. Saya melihat semakin banyak generasi muda yang menyadari pentingnya keberlanjutan, baik dalam konteks bisnis maupun alam,” ujar Sera dalam keterangan tertulisnya.
Ia berharap, program seperti ini dapat diadakan kembali, karena juga membantu APP Sinarmas membangun hubungan yang baik dengan generasi muda. Topik penting lain yang dibahas dalam program ini adalah manajemen kebakaran terpadu.
“Dengan perubahan cuaca yang drastis yang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan, seperti El Niño, segmen ini menjelaskan kepada peserta mengenai pentingnya berinvestasi dalam strategi pengelolaan lahan bebas api dan mitigasi risiko yang terkait dengan kebakaran hutan,” ucapnya.
Kursus ini disampaikan oleh tim Manajemen Operasi Kebakaran APP Sinarmas yang menyoroti pentingnya mengadopsi langkah-langkah pencegahan, seperti sistem deteksi dini dan melibatkan masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan di sekitar mereka. Inovasi juga merupakan bagian penting dari topik keberlanjutan, dan program Futureskills mendorong peserta untuk mengeksplorasi pengembangan produk berkelanjutan.
Selain itu, tim SDM dari APP Sinarmas juga menjawab pertanyaan peserta mengenai tantangan dalam dunia kerja dan berbagi tips dalam rekrutmen.
Salah satu peserta dari Universitas Kristen Indonesia, Paulus di Makassar, mengatakan bahwa ia senang dan bangga bisa mengikuti kelas tentang Keberlanjutan.
“Saya berkesempatan belajar dari orang-orang luar biasa di sebuah perusahaan internasional, yaitu APP Sinar Mas. Saya belajar tentang program kerja luar biasa yang membantu APP Sinar Mas mewujudkan visi dan misi perusahaan dalam mendukung keberlanjutan, dan saya juga bisa berinteraksi dan mendapatkan teman baru dari berbagai universitas. Saya berharap APP terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak agar Roadmap Keberlanjutan: Visi 2030 dapat tercapai,” kata Grenatha Lengke.
Setiap sesi disertai dengan kuis interaktif singkat untuk memastikan partisipasi aktif dan mendapatkan masukan yang berarti dari para peserta. Pada akhir kursus tiga bulan, APP Sinarmas menyelenggarakan program bimbingan untuk mengasah keterampilan peserta, dan para mahasiswa menyusun presentasi akhir untuk menunjukkan sejauh mana pengetahuan yang telah mereka peroleh selama kursus.
Farida Novaisa, salah satu peserta dari Departemen Kesehatan Lingkungan Universitas Indonesia, mengatakan acara tersebut super insightful.
“Saya sangat senang bisa bergabung dalam kelas Sustainable in Business APP Sinarmas karena bisa mendapatkan pengetahuan baru dari pembicara yang sudah berpengalaman dan ahli di bidangnya,” ungkapnya.
Hal yang menantang tetapi seru adalah perlunya membuat proyek akhir dengan bimbingan langsung dari mentor, sehingga kita bisa lebih memahami secara langsung dan berbagi pengalaman dengan tim APP Sinarmas.
“Semoga apa yang kami pelajari selama kelas ini dapat bermanfaat di masa depan,” pungkas Farida.












Discussion about this post