• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
18 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Dua Lintasan Utama ASDP Layani Sekitar 33 Juta Penumpang, Perkuat Konektivitas Nasional

Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk Jadi Jalur Strategis Mobilitas Masyarakat dan Distribusi Logistik

by Riski Yanti
18 Oktober 2026
Dua Lintasan Utama ASDP Layani Sekitar 33 Juta Penumpang, Perkuat Konektivitas Nasional
14
SHARES
90
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sekitar 33 juta penumpang melintasi dua koridor penyeberangan utama, Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk, sepanjang 2025.

Berdasarkan data operasional perusahaan, sekitar 20 juta penumpang tercatat pada lintasan Merak–Bakauheni dan 13 juta penumpang pada Ketapang–Gilimanuk.

BACA JUGA

Sambut MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintasan Padangbai–Lembar

Sambut MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintasan Padangbai–Lembar

12 Oktober 2026
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean

1 Oktober 2026
KMP Hafamati HF Segera Hadir

KMP Hafamati HF Segera Hadir

28 September 2026

Tingginya mobilitas tersebut mencerminkan peran strategis kedua jalur dalam mendukung pergerakan masyarakat dan distribusi logistik antara Jawa, Sumatra, dan Bali.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, besarnya pergerakan masyarakat pada kedua lintasan menjadi perhatian perusahaan dalam menjaga keandalan operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk bukan sekadar jalur penghubung antarpulau, tetapi juga bagian penting dari pergerakan ekonomi nasional. Setiap hari, masyarakat dan kendaraan logistik mengandalkan kedua lintasan ini, sehingga keandalan pelayanan menjadi prioritas kami,” ujar Heru.

Secara nasional, jaringan penyeberangan yang dikelola ASDP mencatat lebih dari 46 juta penumpang sepanjang 2025, dengan cakupan operasional 27 cabang, 320 lintasan, 37 pelabuhan, dan 225 kapal.

Dari keseluruhan lintasan tersebut, sebanyak 229 merupakan lintasan perintis dan 91 lintasan komersial yang mendukung konektivitas antardaerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan.

Heru menjelaskan, pengelolaan penyeberangan tidak hanya bergantung pada jumlah kapal, tetapi juga kesesuaian kapasitas kapal dan dermaga, kecepatan bongkar muat, pola kedatangan kendaraan, serta kondisi perairan.

Berbagai faktor tersebut menjadi perhatian dalam pengaturan operasional, terutama saat terjadi peningkatan trafik pada periode libur panjang dan hari besar keagamaan.

“Kelancaran penyeberangan membutuhkan pengelolaan yang terintegrasi, mulai dari pengaturan kendaraan di pelabuhan hingga proses bongkar muat kapal. Karena itu, kami melakukan evaluasi dan penyesuaian pola operasional agar pelayanan semakin efektif, dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jasa,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pelayanan penyeberangan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dengan kewenangan masing-masing.

ASDP berperan sebagai operator kapal dan pengelola fasilitas pelabuhan, sedangkan pengaturan jadwal operasional kapal serta pengawasan keselamatan pelayaran berada dalam kewenangan otoritas terkait, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) pada lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Koordinasi juga dilakukan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), kepolisian, dan pemerintah daerah untuk mendukung pengaturan arus kendaraan menuju pelabuhan.

Selain pengelolaan trafik, kondisi cuaca dan perairan menjadi pertimbangan penting dalam menjaga keselamatan pelayaran.

Informasi dan peringatan dini cuaca maritim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), termasuk kecepatan angin dan tinggi gelombang, menjadi acuan bagi otoritas terkait dalam menentukan langkah operasional apabila kondisi perairan berpotensi memengaruhi keselamatan penyeberangan.

Di sisi pelayanan, ASDP telah mengembangkan fasilitas kapal dan pelabuhan, termasuk layanan kapal ekspres dan pelabuhan eksekutif di Merak–Bakauheni.

Sementara itu, pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, perusahaan melakukan evaluasi pola operasional, optimalisasi pemanfaatan dermaga, serta peningkatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran penyeberangan.

Upaya tersebut turut diperkuat melalui pengembangan infrastruktur dermaga secara bertahap, dengan fokus awal pada Ponton Ketapang di Banyuwangi dan Dermaga II Gilimanuk di Bali.

Pengembangan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pelayanan kapal dan fleksibilitas pengaturan operasional, sekaligus mendukung kesiapan layanan menghadapi periode peningkatan trafik penyeberangan.

“Bagi ASDP, konektivitas bukan hanya tentang menghubungkan pulau, tetapi juga memastikan masyarakat dan distribusi barang dapat terus bergerak. Komitmen inilah yang kami jaga bersama seluruh pemangku kepentingan melalui peningkatan kualitas pelayanan yang aman, tertib, dan andal,” tutup Heru.

Share6SendTweet4
Previous Post

137 Prasarana Peribadatan di Aceh Diperbaiki

Next Post

PM2.5 Surabaya Masuk Kategori Tidak Sehat Pada Pagi Hari

Next Post
PM2.5 Surabaya Masuk Kategori Tidak Sehat Pada Pagi Hari

PM2.5 Surabaya Masuk Kategori Tidak Sehat Pada Pagi Hari

Luna Maya Bantu Renovasi Empat Ruang Kelas Di Aceh Besar

Luna Maya Bantu Renovasi Empat Ruang Kelas Di Aceh Besar

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Angkutan Perkotaan KAI Group Terus Meningkat Sepanjang 2025

Tujuh Perjalanan Commuter Line Kembali Dibatalkan Esok

18 Oktober 2026
Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh Dipulihkan

Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh Dipulihkan

18 Oktober 2026
Luna Maya Bantu Renovasi Empat Ruang Kelas Di Aceh Besar

Luna Maya Bantu Renovasi Empat Ruang Kelas Di Aceh Besar

18 Oktober 2026
PM2.5 Surabaya Masuk Kategori Tidak Sehat Pada Pagi Hari

PM2.5 Surabaya Masuk Kategori Tidak Sehat Pada Pagi Hari

18 Oktober 2026
Dua Lintasan Utama ASDP Layani Sekitar 33 Juta Penumpang, Perkuat Konektivitas Nasional

Dua Lintasan Utama ASDP Layani Sekitar 33 Juta Penumpang, Perkuat Konektivitas Nasional

18 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4144 shares
    Share 1658 Tweet 1036
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3206 shares
    Share 1282 Tweet 802
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3854 shares
    Share 1542 Tweet 964
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3755 shares
    Share 1502 Tweet 939
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3791 shares
    Share 1516 Tweet 948

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.