BACA JUGA
Badung, Kabar SDGs – Kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan pariwisata ITDC Nusa Dua tetap menunjukkan tren positif meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas. Kondisi ini disampaikan langsung oleh General Manager ITDC The Nusa Dua, Made Agus Dwiatmika, saat ditemui di kawasan tersebut pada Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa konflik yang terjadi justru memicu pergeseran destinasi wisata sejumlah turis asing ke Bali. “Mostly masih asing.Ya, karena terus terang kita meskipun ada konflik geopolitik di negara lain, itu juga beberapa wisatawan mancanegara mengalihkan tujuannya atau dari dia(Wisman) di tempat konflik itu dia menuju ke Bali”, terangnya.
Menurutnya, fenomena pengalihan tujuan wisata ini turut berkontribusi pada peningkatan jumlah kunjungan ke kawasan ITDC. Salah satu contohnya adalah wisatawan asal Australia yang sebelumnya merencanakan perjalanan ke Eropa, namun kemudian memilih Bali sebagai alternatif destinasi. “Itu juga membantu kita, juga wisatawan yang tadinya kurang lebih 300.000 dari Australia yang tujuannya ke Eropa, sebagian juga mengalihkan ke wilayah Bali kira-kira begitu”, jelasnya.
Selama periode libur Lebaran tahun ini, tingkat hunian di kawasan ITDC tercatat cukup tinggi, mencapai sekitar 88 hingga 89 persen. Angka tersebut dinilai sebagai capaian yang baik mengingat periode ini masih tergolong musim sepi kunjungan wisata. “Jadi untuk libur Lebaran kemarin kurang lebih 88 sampai 89 persen. Itu angka yang cukup bagus untuk selama low season sebetulnya, kita kan masih memasuki masa low season.Sehingga di bulan ini, atau bulan Maret, kita harapkan sudah mulai naik menjelang high season lagi di Mei di tahun ini kira-kira seperti itu”, bebernya.
Ia juga menyebutkan bahwa kunjungan wisata ke kawasan tersebut masih didominasi oleh wisatawan mancanegara. Sementara itu, wisatawan domestik turut memberikan kontribusi, terutama selama masa libur Lebaran. “Sebetulnya tetap kita adalah internasional kunjungan mendominasi, kemudian untuk Domestik dibantu saat libur Lebaran. Jadi, saat libur Lebaran, cukup banyak wisatawan domestik masuk ke Bali, salah satu tujuannya adalah ke Nusa Dua.Tapi, tetap yang terbesar tetap didominasi wisatawan internasional”, sebutnya.
Ke depan, pihak pengelola berharap adanya peningkatan kunjungan pada momen libur keagamaan berikutnya. “Kita harapkan sebetulnya di minggu ini, khususnya libur Jumat Agung kurang lebih 70 persen, mestinya meningkat, karena sudah mulai memasuki bulan April dan menjelang bulan Mei”, harapnya.












Discussion about this post