Balikpapan, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Balikpapan resmi meluncurkan Calendar of Event 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif serta usaha mikro, kecil, dan menengah secara berkelanjutan di daerah tersebut.
Peluncuran kalender kegiatan ini dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kegiatan olahraga dan rekreasi masyarakat yang digelar di ruang terbuka publik Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, komunitas olahraga, pelaku pariwisata, pelaku UMKM, serta masyarakat yang memanfaatkan momentum tersebut sebagai ajang kebersamaan sekaligus promosi potensi kota.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Balikpapan Ratih Kusuma menjelaskan bahwa penyusunan Calendar of Event 2026 dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut mencakup perangkat daerah, komunitas seni dan budaya, pelaku ekonomi kreatif, hingga industri pariwisata agar agenda yang dirancang benar-benar mencerminkan kebutuhan dan potensi daerah. “Calendar of Event ini kami susun sebagai panduan bersama agar pengembangan pariwisata Balikpapan berjalan konsisten dan terarah. Dengan agenda yang jelas, wisatawan memiliki kepastian, sementara pelaku UMKM dapat mempersiapkan diri lebih baik,” ungkap Ratih, Minggu, 21 Desember 2025.
Dalam Calendar of Event 2026, setiap bulan diisi dengan agenda tematik yang beragam, mulai dari festival seni dan budaya, event kuliner khas daerah, lomba dan kejuaraan olahraga, hingga kegiatan pariwisata berbasis masyarakat. Sejumlah agenda unggulan yang direncanakan antara lain Balikpapan Fest, festival kuliner khas Balikpapan, berbagai kegiatan sport tourism, serta peringatan hari-hari besar nasional dan daerah yang dikemas atraktif.
Ratih menambahkan, kalender kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi promosi Balikpapan sebagai kota penyangga sekaligus gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara. Dengan penyelenggaraan event yang terjadwal sepanjang tahun, pemerintah berharap dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan di Balikpapan. “Pariwisata yang kuat adalah pariwisata yang melibatkan masyarakat. Karena itu, kami mendorong komunitas dan generasi muda untuk aktif mengambil peran dalam setiap kegiatan,” katanya.
Melalui Calendar of Event 2026, Pemerintah Kota Balikpapan berharap tercipta sinergi antara promosi pariwisata, penguatan identitas kota, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perputaran ekonomi lokal yang lebih merata dan berkelanjutan.












Discussion about this post