• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
2 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Film Rangga & Cinta Didukung Tembus Pasar Global

by Riski Yanti
17 Juli 2025
Film Rangga & Cinta Didukung Tembus Pasar Global
27
SHARES
167
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menerima audiensi dari Miles Film membahas pengembangan aktivasi kolaborasi dan pendistribusian film Indonesia seperti Rangga & Cinta supaya bisa menembus tayang ke layar global.

Kementerian Ekonomi Kreatif akan mengkaji indikator pendistribusian film ke negara lain dengan memahami preferensi dan potensi dari konten produksi film serta aktivasi promosi film tersebut.

BACA JUGA

Creativillage di Kawasan SCBD, Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global

Creativillage di Kawasan SCBD, Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global

27 Oktober 2026
WCCE Weekland 2026 Ditutup dengan Doa Bersama dan Aksi Peduli Karhutla Kalimantan

WCCE Weekland 2026 Ditutup dengan Doa Bersama dan Aksi Peduli Karhutla Kalimantan

27 Oktober 2026
Camino de Flores Etape Tengah Resmi Dimulai

Camino de Flores Etape Tengah Resmi Dimulai

26 Oktober 2026

“Kementerian Ekraf akan mendukung Film Rangga & Cinta dengan bentuk kolaborasi bersama berbagai pihak untuk merancang promosi atau pemasaran film yang kreatif. Kami juga ingin memperluas jaringan distribusi film Indonesia, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ucap Wamen Ekraf Irene dalam audiensi yang berlangsung di Gedung Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta pada Rabu, 16 Juli 2025.

Wamen Ekraf Irene menilai perlu ada upaya strategi menjangkau layar lokal terlebih dahulu dalam jalur menghidupkan koridor ekonomi kreatif Jakarta dari Blok M sampai Kota Tua.

Wamen Ekraf Irene juga menambahkan salah satu pendekatan atau aktivasi kolaborasi bisa dilakukan dengan InJourney supaya bisa buat aktivasi di Bandara International Soekarno Hatta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Garuda Indonesia, dan tempat atau kanal lain untuk mewujudkan kolaborasi lintas sektor yang mendukung industri film Indonesia.

“Kementerian Ekraf akan mendukung Film Rangga & Cinta dengan bentuk kolaborasi bersama berbagai pihak untuk merancang promosi atau pemasaran film yang kreatif. Kami juga ingin memperluas jaringan distribusi film Indonesia, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Wamen Ekraf Irene.

“Salah satu subsektor ekonomi kreatif seperti film harus terus berjalan dan terjaga ekosistemnya. Maka, suatu karya film harus bisa menjadi Intellectual Property (IP) yang harus diperhatikan aspek keuangan, strategi distribusi, dan aktivasi kolaborasi dengan berbagai lembaga maupun jenama lokal sehingga peningkatan kerjasama bisa membawa nilai tambah ekonomi,” imbuh Wamen Ekraf Irene.

Miles Film merupakan rumah produksi yang berdiri sejak 1995 dan dikenal sebagai pelopor kebangkitan perfilman Indonesia dengan merilis Petualangan Sherina (2000) dan Ada Apa Dengan Cinta (2002) yang menandai kembalinya drama remaja di industri film Indonesia.

Selama lebih dari dua dekade, Miles Film telah menghasilkan berbagai macam format film seperti art house, dokumenter, film pendek, film panjang, yang biasanya menjadi box office untuk layar film nasional.

Salah satu IP film unggulan Miles Film yaitu Ada Apa Dengan Cinta (2002) yang meraih lebih dari 2,7 juta penonton dan Ada Apa Dengan Cinta 2 (2016) yang meraih lebih dari 3,7 juta penonton.

Jumlah penonton tertinggi diraih untuk film Laskar Pelangi (2008) yang mencapai lebih dari 4,7 juta penonton.

Produser Miles Films, Mira Lesmana, menilai keberadaan Kementerian Ekraf menjadi harapan bagi industri kreatif khususnya subsektor film untuk mendorong para sineas perfilman nasional terus berkarya dan karya filmnya memiliki jalur distribusi yang lebih luas.

“Film yang dibuat di Indonesia, terutama yang bisa menggambarkan kehidupan manusia Indonesia biasanya memperlihatkan seperti apa Indonesia secara kultur dan harusnya bisa diperlihatkan ke dunia internasional. Tentu untuk distribusi film bisa melalui beberapa channel, salah satunya dengan memutar film-film Indonesia di festival-festival luar negeri sehingga market kita bisa terbuka lebih jauh lagi,” ungkap Mira Lesmana.

Sebagai pembina Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI), Mira Lesmana juga meyakini bahwa peran Kementerian Ekraf sangat penting untuk mendukung dari sisi kreator supaya terus bisa kreatif, produktif, dan menjadikan karya-karya film sebagai IP yang kuat sehingga membantu dari sisi ekonomi.

Diskusi ini juga membahas strategi produksi dan pemasaran film Rangga & Cinta yang akan rilis pada tanggal 2 Oktober 2025.

“IP Ada Apa Dengan Cinta sangat besar dan sudah melakukan beberapa eksplorasi melalui film terbaru yang bakal dirilis, Rangga & Cinta. Tak hanya ceritanya, ikonik dari para pemeran, kumpulan puisi, dan lagu-lagu dalam film akan lebih kental untuk merayakan kisah AADC. Semua orang bisa merayakan masa SMA, merayakan keindahan puisi, dan merayakan keindahan lagu melalui berbagai kegiatan promosi, merchandise, buku, fesyen, kosmetik, dan produk-produk lokal lainnya,” ujar Mira Lesmana.

Dalam pertemuan ini, turut mendampingi Wamen Ekraf Irene yaitu Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu, Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan, serta Direktur Penerbitan dan Fotografi, Iman Santosa.

Share11SendTweet7
Previous Post

Penerbangan Komersil di Bandara Halim Perdanakusuma Harus Segera Dipindah ke Cengkareng

Next Post

ATRAKSI Didorong Jadi Penguat Ekosistem Tari dan Koreografi Nasional

Next Post
ATRAKSI Didorong Jadi Penguat Ekosistem Tari dan Koreografi Nasional

ATRAKSI Didorong Jadi Penguat Ekosistem Tari dan Koreografi Nasional

Kerahkan Petugas Keamanan, KAI Commuter Kecam Keras Aksi Pelemparan

Kerahkan Petugas Keamanan, KAI Commuter Kecam Keras Aksi Pelemparan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

CDI Perkuat Bisnis Maritim dengan Kapal Elara Dalimbar 1

CDI Perkuat Bisnis Maritim dengan Kapal Elara Dalimbar 1

2 November 2026
FMTI Makassar 2026 Hidupkan Musik Tradisi Lewat Re’rasa’

FMTI Makassar 2026 Hidupkan Musik Tradisi Lewat Re’rasa’

2 November 2026
Pelanggaran Bus AntarKota Didominasi Penyimpangan Trayek

Pelanggaran Bus AntarKota Didominasi Penyimpangan Trayek

2 November 2026
PGN Bidik Kontrak LNG North Hub Senilai Rp25 Triliun

PGN Bidik Kontrak LNG North Hub Senilai Rp25 Triliun

2 November 2026
Patriot Unpad Perkuat Akses Air Bersih di Bomberay–Tomage dengan Water Treatment Pasoepati Padjadjaran,

Patriot Unpad Perkuat Akses Air Bersih di Bomberay–Tomage dengan Water Treatment Pasoepati Padjadjaran,

2 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4483 shares
    Share 1793 Tweet 1121
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4157 shares
    Share 1663 Tweet 1039
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4185 shares
    Share 1674 Tweet 1046
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4194 shares
    Share 1678 Tweet 1049
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4131 shares
    Share 1652 Tweet 1033

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.