Denpasar, Kabar SDGs – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus memantau kondisi antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali. Pada hari kedua penerapan aturan ganjil-genap untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite bagi kendaraan roda dua dan roda empat, antrean di sejumlah SPBU dilaporkan mulai berkurang.
Untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat, Pertamina tetap mengoperasikan SPBU selama 24 jam di sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Jembrana, Tabanan, Karangasem, Buleleng, Badung, serta Kota Denpasar. Langkah ini dilakukan hingga kondisi antrean kembali normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa hasil pemantauan langsung oleh tim Pertamina menunjukkan adanya penurunan antrean yang cukup signifikan pada hari kedua penerapan kebijakan tersebut. Pengurangan antrean terlihat di hampir seluruh SPBU di Provinsi Bali.
Selain mengawasi kondisi antrean, Pertamina juga memastikan ketersediaan BBM melalui pemantauan stok secara digital selama 24 jam. Berdasarkan pemantauan tersebut, pasokan BBM, terutama Pertalite dan Biosolar, masih tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami terus memantau kondisi stok BBM di Bali khususnya produk pertalite dan biosolar serta terus berkoordinasi dengan seluruh SPBU untuk memastikan ketersediaan stok serta pelayanan berjalan sesuai ketentuan. Koordinasi juga dilakukan dengan Integrated Terminal Manggis dan Fuel Terminal Sanggaran untuk memprioritaskan suplai kepada SPBU dengan tingkat konsumsi tinggi,” tutup Ahad.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengevaluasi perkembangan antrean BBM di Bali. Evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan maupun penyesuaian kebijakan berdasarkan situasi aktual di lapangan.
Di tengah penerapan aturan ganjil-genap, Pertamina mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Imbauan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi serta menjaga pelayanan pengisian BBM tetap berjalan dengan baik.












Discussion about this post