Lampung, Kabar SDGs – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengembangkan riset terapan untuk mendukung teknologi budidaya hortikultura yang lebih efisien. Dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura mengkaji pemanfaatan biochar sebagai upaya mengoptimalkan penggunaan pupuk dan air dalam budidaya tanaman rampai (Solanum pimpinellifolium).
Riset tersebut berjudul “Pengurangan Dosis Pupuk Anorganik Melalui Aplikasi Biochar pada Tingkat Cekaman Air terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Rampai (Solanum pimpinellifolium)”. Penelitian diketuai Ratih Rahhutami, S.P., M.Si., dan dilaksanakan melalui Program DIPA Polinela Skema Penelitian Dosen Terapan Tahun 2026.
Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Polinela dengan menerapkan beberapa perlakuan yang mengombinasikan penggunaan biochar, tingkat dosis pupuk anorganik, serta kondisi ketersediaan air yang berbeda. Dari berbagai perlakuan tersebut, tim penelitian mengamati perkembangan tanaman hingga hasil produksi rampai.
Pengamatan juga diarahkan untuk mengetahui bagaimana tanaman merespons perubahan ketersediaan air serta sejauh mana penggunaan biochar dapat mendukung efisiensi pemanfaatan pupuk dan air selama proses budidaya.
Biochar menjadi salah satu material yang diteliti karena berpotensi membantu memperbaiki kondisi media tumbuh. Penggunaannya juga dikaji dalam kaitannya dengan kemampuan tanaman menghadapi kondisi air yang berbeda, sehingga pemanfaatan input pertanian dapat dilakukan secara lebih optimal.
Melalui riset tersebut, tim Polinela berusaha mendapatkan gambaran mengenai kombinasi pengelolaan biochar, pupuk, dan air yang paling sesuai untuk menunjang pertumbuhan sekaligus hasil tanaman rampai.
Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan teknik budidaya hortikultura dengan penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Pendekatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Riset ini sekaligus memperkuat peran Polinela dalam mengembangkan penelitian terapan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan sektor pertanian. Inovasi yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti pada aspek akademis, tetapi dapat berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi produksi tanaman hortikultura.
Keterlibatan mahasiswa bersama dosen dalam penelitian tersebut juga menjadi sarana pembelajaran praktis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan teknologi pertanian yang menitikberatkan pada efisiensi sumber daya serta persoalan nyata yang dihadapi dalam kegiatan budidaya di lapangan.












Discussion about this post