• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
8 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

20 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banyuwangi

by SDGS Admin
8 September 2026
20 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banyuwangi
15
SHARES
92
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Banyuwangi, Kabar SDGs – Sebanyak 20 tukik atau anak penyu dilepasliarkan ke perairan Pantai Timur Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, Jumat (4/9) pagi. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB tersebut diikuti pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya bersama sejumlah tamu hotel.

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, ikut secara langsung dalam proses pelepasan tukik ke laut. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian penyu yang dilakukan Hotel Ketapang Indah bersama Yayasan Penyu Banyuwangi.

BACA JUGA

Stok Darah A dan AB di PMI Pekalongan Perlu Kewaspadaan Awal 2026

Stok Darah A dan AB di PMI Pekalongan Perlu Kewaspadaan Awal 2026

8 Januari 2026
PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
PMI Bangun Instalasi Pengelolaan Air Bersih Siap Minum di Cianjur

PMI Bangun Instalasi Pengelolaan Air Bersih Siap Minum di Cianjur

26 Desember 2022

“Pelepasan tukik ini menjaga populasi dan mencegah kepunahan penyu yang berstatus dilindungi,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan, penyu memiliki fungsi penting bagi keberlangsungan ekosistem laut. Keberadaan satwa tersebut antara lain membantu menjaga keseimbangan populasi lamun dan spons di lingkungan perairan.

Sementara itu, karyawan Hotel Ketapang Indah, Hakim, mengatakan pihaknya menjalin kerja sama dengan Yayasan Penyu Banyuwangi untuk mendukung pelestarian penyu yang menghadapi ancaman terhadap populasinya.

Tukik yang dilepas merupakan anak penyu yang baru berusia sekitar tiga hari setelah menetas. Pelepasliaran dilakukan ketika tukik masih berada pada fase awal kehidupan yang rentan terhadap ancaman predator, sehingga diharapkan dapat memperbesar kemungkinan mereka bertahan hidup di laut.

“Ini juga meningkatkan peluang hidup serta membantu tukik melewati fase awal kehidupan yang rawan pemangsa,” ujar Hakim.

Menurut Hakim, seluruh tukik yang dilepas dalam kegiatan tersebut merupakan penyu lekang. Di wilayah Banyuwangi, selain penyu lekang, juga ditemukan tiga jenis penyu lainnya, yakni penyu sisik, penyu belimbing dan penyu hijau.

Hakim menyebut satu ekor penyu dapat menghasilkan sekitar 60 butir telur dalam satu kali bertelur. Sejumlah sarang penyu ditemukan di kawasan Pantai Boom dan Boomo pada periode April hingga Juni.

“Telur ini menetas pada Juli, Agustus, dan September. Di tiga bulan itu kami melepas tukik,” katanya.

Program pelepasliaran tukik telah dilakukan secara rutin selama beberapa tahun. Dari kegiatan yang berlangsung secara berkelanjutan tersebut, jumlah anak penyu yang telah dikembalikan ke habitatnya di laut telah mencapai ribuan ekor.

Dalam pelaksanaannya, tukik harus diperlakukan secara hati-hati agar tidak mengalami gangguan sebelum mencapai laut. Anak penyu ditempatkan terlebih dahulu di dalam wadah, termasuk menggunakan batok kelapa, kemudian diarahkan menuju perairan.

Para pengunjung yang menyaksikan kegiatan tersebut juga diimbau tidak menyentuh tukik secara langsung menggunakan tangan kosong. Penggunaan lampu kilat kamera juga perlu dihindari karena cahaya tersebut dapat mengganggu orientasi tukik ketika bergerak menuju laut.

Share6SendTweet4
Previous Post

Karhutla Dekati Kawasan Rehabilitasi Orang Utan di Samboja

Discussion about this post

NEWS UPDATE

20 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banyuwangi

20 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banyuwangi

8 September 2026
Karhutla Dekati Kawasan Rehabilitasi Orang Utan di Samboja

Karhutla Dekati Kawasan Rehabilitasi Orang Utan di Samboja

8 September 2026
Jalan Alternatif BSB Disiapkan untuk Atasi Kemacetan

Jalan Alternatif BSB Disiapkan untuk Atasi Kemacetan

8 September 2026
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Bandara SIM Menuju Jakarta

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Bandara SIM Menuju Jakarta

8 September 2026
Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal Pascagempa Bumi NTT

Citilink Siapkan Penanganan Penumpang Imbas Penutupan Sementara Beberapa Bandara 

7 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2696 shares
    Share 1078 Tweet 674
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2377 shares
    Share 951 Tweet 594
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2374 shares
    Share 950 Tweet 594
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2351 shares
    Share 940 Tweet 588
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2405 shares
    Share 962 Tweet 601

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.