Jakarta, Kabar SDGs – PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar USD 1,175 juta atau setara sekitar Rp20,87 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 12 Juni 2026.
Berdasarkan hasil rapat yang diumumkan kepada Bursa Efek Indonesia pada 17 Juni 2026, para pemegang saham menyetujui penggunaan laba komprehensif tahun buku 2025 dengan sebagian dialokasikan untuk pembagian dividen. Nilai dividen yang dibagikan tercatat sebesar USD 1.175.488 atau setara USD 0,0016 per saham.
Sementara itu, sisa laba sebesar USD 2,889 juta ditetapkan sebagai laba ditahan yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan usaha perseroan pada masa mendatang.
RUPST dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 666,26 juta saham atau sekitar 90,69 persen dari total saham yang memiliki hak suara sah. Seluruh agenda rapat memperoleh persetujuan mayoritas pemegang saham dengan tingkat dukungan mencapai 96,07 persen.
Selain menyetujui pembagian dividen, para pemegang saham juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan untuk tahun buku 2025. Laporan tersebut telah diaudit dan memperoleh opini wajar dalam semua hal yang material.
Dalam rapat yang sama, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk kantor akuntan publik yang akan melakukan audit terhadap laporan keuangan perseroan tahun buku 2026.
Agenda lainnya yang turut disetujui adalah perubahan Anggaran Dasar Perseroan guna menyesuaikan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) berdasarkan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025.
Pemegang saham juga menetapkan bahwa kenaikan gaji dan tunjangan Dewan Komisaris pada tahun 2026 tidak boleh melebihi 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun kewenangan untuk menetapkan remunerasi Direksi diberikan kepada Dewan Komisaris.
RUPST tidak melakukan perubahan terhadap susunan pengurus perusahaan. Posisi Presiden Direktur tetap dijabat Tsuyoshi Kobayashi bersama jajaran direksi lainnya, yaitu Hitoshi Yamaguchi, Toru Murakami, Herry Cahyo Triyuniarto, dan Hengky Kartasasmita. Sementara itu, Dewan Komisaris tetap dipimpin oleh Elly Soepono sebagai Presiden Komisaris.
Keputusan pembagian dividen ini dinilai menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga keseimbangan kebutuhan pendanaan untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan bisnis di masa mendatang.
Pada perdagangan saham sebelumnya, TBMS sempat mencapai level 1.300 sebelum ditutup pada posisi 1.260. Volume perdagangan tercatat sebanyak 15.400 lembar saham dengan total 34 transaksi dan nilai transaksi mencapai Rp19,79 juta.








Discussion about this post