• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
8 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Bali Perketat Kuota Pengeluaran Sapi Lokal

by SDGS Admin
20 Mei 2026
Bali Perketat Kuota Pengeluaran Sapi Lokal
27
SHARES
171
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Revitalisasi Genetik Sapi Bali hasil kolaborasi PT Smelting dan TSI Prigen

Revitalisasi Genetik Sapi Bali hasil kolaborasi PT Smelting dan TSI Prigen

23 Agustus 2025
Nestlé Indonesia Tingkatkan Kesejahteraan Sapi Perah Rakyat dengan Closed Barn System

Nestlé Indonesia Tingkatkan Kesejahteraan Sapi Perah Rakyat dengan Closed Barn System

11 Juni 2025
Ribuan Sapi Impor Australia Digemukkan 2 Bulan Untuk Naikkan Protein

Ribuan Sapi Impor Australia Digemukkan 2 Bulan Untuk Naikkan Protein

13 Mei 2025

Denpasar, Kabar SDGs – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memastikan pengaturan kuota pengeluaran sapi Bali dilakukan melalui analisis populasi secara ketat guna menjaga keberlanjutan ternak lokal. Kebijakan tersebut diterapkan agar keseimbangan populasi sapi Bali tetap terjaga di tengah tingginya permintaan pengiriman ternak keluar daerah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada, menjelaskan penetapan kuota dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari populasi sapi jantan dan betina, tingkat kelahiran, hingga angka kematian ternak.

“Kuota pengeluaran sapi Bali ditetapkan oleh Gubernur Bali berdasarkan analisis populasi sehingga keseimbangan ternak tetap terjaga,” ujarnya di Denpasar, Sabtu (16/5).

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi informasi terkait cepat habisnya kuota tambahan pengeluaran sapi Bali yang memunculkan keluhan dari sejumlah pihak karena belum memperoleh izin pengiriman ternak.

Sunada menjelaskan seluruh proses pengajuan pengiriman dilakukan melalui sistem nasional berbasis daring sesuai ketentuan lalu lintas ternak. Menurutnya, cepat habisnya kuota tambahan terjadi karena banyak pemohon telah lebih dulu menyiapkan dokumen sebelum penambahan kuota diumumkan.

“Begitu ada penambahan kuota, pemohon yang sudah siap langsung melakukan upload kelengkapan dokumen. Sistem akan memverifikasi sesuai urutan pengajuan yang masuk,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemohon yang terlambat mengunggah dokumen berpotensi tidak memperoleh kuota karena kapasitas yang tersedia telah terpenuhi lebih dahulu.

Berdasarkan hasil kajian populasi, Pemerintah Provinsi Bali menetapkan jumlah sapi yang dapat dikeluarkan dari Bali mencapai 53.500 ekor. Dari jumlah tersebut, kuota awal ditetapkan sebanyak 50.000 ekor, sementara 3.500 ekor lainnya disiapkan sebagai cadangan hingga Desember 2025.

Selanjutnya pemerintah kembali menambah kuota sebanyak 3.500 ekor pada 29 April 2026, disusul tambahan 3.000 ekor berikutnya. Saat ini pemerintah juga tengah mengusulkan tambahan kuota baru sebanyak 3.000 ekor dengan tetap mempertimbangkan hasil analisis populasi.

Data populasi sapi Bali menunjukkan perubahan dalam lima tahun terakhir. Pada 2021 jumlah populasi tercatat mencapai 558.463 ekor. Angka tersebut turun cukup tajam pada 2022 menjadi 380.559 ekor. Selanjutnya populasi kembali meningkat menjadi 391.455 ekor pada 2023 dan 396.717 ekor pada 2024 sebelum kembali turun menjadi 392.160 ekor pada 2025.

Pemerintah Provinsi Bali menilai pengendalian kuota pengeluaran sapi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan populasi sapi Bali, melindungi peternak lokal, serta memastikan kebutuhan bibit ternak di daerah tetap terpenuhi.

Share11SendTweet7
Previous Post

Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

Next Post

KAI Services Gelar Pelatihan Security Gada Utama

Next Post
KAI Services Gelar Pelatihan Security Gada Utama

KAI Services Gelar Pelatihan Security Gada Utama

PTP Nonpetikemas Cabang Banten Dorong Produktivitas Pelabuhan dan Penguatan Terminalisasi

PTP Nonpetikemas Cabang Banten Dorong Produktivitas Pelabuhan dan Penguatan Terminalisasi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SIER Gandeng Dua Investor di EJIF 2026

SIER Gandeng Dua Investor di EJIF 2026

8 Oktober 2026
Bali dan Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Bali dan Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

8 Oktober 2026
PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

8 Oktober 2026
Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

8 Oktober 2026
Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

7 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3573 shares
    Share 1429 Tweet 893
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3578 shares
    Share 1431 Tweet 895
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3555 shares
    Share 1422 Tweet 889
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3523 shares
    Share 1409 Tweet 881
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3873 shares
    Share 1549 Tweet 968

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.