• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Bendung Pante Lhong,  Irigasi Dipastikam Mengalir ke Sawah Setelah Ramadan

by Riski Yanti
25 Februari 2026
Bendung Pante Lhong,  Irigasi Dipastikam Mengalir ke Sawah Setelah Ramadan
17
SHARES
105
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Aceh, KabarSDGs – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Bendung Pante Lhong di Kabupaten Bireuen, Aceh, Selasa (24/02), untuk memastikan percepatan penanganan kerusakan pascabanjir serta pemulihan layanan irigasi bagi kawasan persawahan masyarakat.

Peninjauan dilakukan bersama Bupati Bireuen Mukhlis dan jajaran Kementerian PU sebagai bagian dari upaya memastikan air irigasi segera kembali mengalir ke lahan pertanian sehingga petani tidak kehilangan musim tanam.

BACA JUGA

Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

13 April 2026
Pembangunan Sumur Bor di Nganjuk, untuk Mendukung Swasembada Pangan

Pembangunan Sumur Bor di Nganjuk, untuk Mendukung Swasembada Pangan

13 April 2026
Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk

Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk

13 April 2026

Menteri Dody menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan air dari Bendung Pante Lhong dapat segera masuk ke sawah-sawah yang masih produktif.

Untuk penanganan tanggap darurat, Kementerian PU melakukan pembangunan coverdam, normalisasi aliran, serta pembersihan sedimen pada intake dan jaringan irigasi.

“Saat ini masih dalam tahap tanggap darurat, Kementerian PU masih menyiapkan coverdam dan lain-lain. Namun yang utama adalah sebetulnya bagaimana air yang ada di bendung ini bisa segera masuk sampai ke sawah yang di belakang. Alhamdulillah intake-nya Bendung sudah selesai, mudah-mudahan air segera mengalir sehingga petani bisa mulai tanam setelah Ramadan,” ujar Menteri Dody.

Bendung Pante Lhong merupakan sumber utama air untuk Daerah Irigasi (D.I.) Pante Lhong seluas 6.562 hektare.

Pascabanjir, peningkatan sedimentasi menimbun kantong lumpur dan mengganggu operasional pintu pembilas, serta menyebabkan kerusakan tanggul dan lining saluran irigasi.

Debit Sungai Krueng Peusangan yang meningkat juga memicu overtopping sehingga terjadi erosi tebing dan pelebaran penampang sungai dari sekitar 120 meter menjadi 180 meter.

Selain penanganan darurat, Kementerian PU menyiapkan penguatan permanen tanggul kanan dan kiri sungai untuk mencegah kerusakan berulang saat terjadi banjir. Penguatan direncanakan sepanjang kurang lebih 20 km dan dilaksanakan secara bertahap dengan skema multiyears.

“Kita harus perkuat sisi kanan-kirinya supaya pada saat terjadi banjir lagi, tidak sampai menghantam dan melebarkan sungai. Kalau sungai melebar, irigasi rusak, pompa rusak, dan infrastruktur lainnya ikut terdampak. Jadi kita upayakan membangun tanggul permanen. Untuk saat ini memang masih tanggap darurat, setelah itu langsung kita mulai penanganan tanggul sepanjang kurang lebih 20 km jadi mungkin harus multiyears, tetapi penanganan daruratnya kita selesaikan secepatnya,” tegasnya.

Bupati Bireun Mukhlis menyampaikan apresiasi atas percepatan penanganan yang dilakukan pemerintah pusat. Ia menegaskan Bendung Pante Lhong menjadi tumpuan utama petani di Kabupaten Bireun.

“Bendung Pante Lhong ini adalah salah satu harapan masyarakat di Kabupaten Bireuen. Dan memang kita tahu ada beberapa bendung yang rusak di Kabupaten Bireuen sehingga sangat menganggu proses pengaliran air ke sawah. Ada 6 saluran irigasi yang rusak dan lebih dari 2.000 hektare sawah terdampak. Mudah-mudahan dalam bulan puasa ini sudah bisa difungsikan kembali sehingga setelah Lebaran petani bisa segera turun ke sawah,” ujar Mukhlis.

Melalui percepatan penanganan darurat dan penguatan permanen infrastruktur sumber daya air, Kementerian PU optimistis Bendung Pante Lhong dapat kembali berfungsi optimal dalam mendukung produktivitas pertanian hingga dua sampai tiga kali tanam per tahun serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Share7SendTweet4
Previous Post

Huntara Langkahan Aceh Utara, Ditargetkan 44 Blok Rampung Sebelum Lebaran

Next Post

Kemenhub Prediksi Pemudik Terbesar Berasal dari Jawa Barat

Next Post
Kemenhub Prediksi Pemudik Terbesar Berasal dari Jawa Barat

Kemenhub Prediksi Pemudik Terbesar Berasal dari Jawa Barat

Pemkot Pekanbaru Perketat Standarisasi Dapur MBG Demi Jaminan Kesehatan Siswa

Pemkot Pekanbaru Perketat Standarisasi Dapur MBG Demi Jaminan Kesehatan Siswa

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelatihan Anyaman Rotan Dorong Ekonomi Kreatif IKN

Pelatihan Anyaman Rotan Dorong Ekonomi Kreatif IKN

15 April 2026
Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

15 April 2026
Pemkab Asahan Luncurkan Podcast Asahan Cerdas

Pemkab Asahan Luncurkan Podcast Asahan Cerdas

15 April 2026
Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.