• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Indonesia-Afrika Selatan Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Pariwisata

by Riski Yanti
8 Februari 2026
Indonesia-Afrika Selatan Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Pariwisata
19
SHARES
120
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

 

Jakarta, KabarSDGs – Indonesia dan Afrika Selatan sepakat memperkuat sinergi di berbagai bidang strategis pariwisata, menandai babak baru komitmen kedua negara dalam membangun sektor pariwisata yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

BACA JUGA

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Poltekpar NHI Bandung Didukung Kemenpar

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Poltekpar NHI Bandung Didukung Kemenpar

6 Juli 2026
Integrasi Pokdarwis dan Koperasi Perkuat Ekonomi Desa Wisata Belitung

Integrasi Pokdarwis dan Koperasi Perkuat Ekonomi Desa Wisata Belitung

6 Juli 2026
Kemenpar Perkuat Pasar Korsel Lewat Indonesia Sales Mission di Busan dan Gwangju

Kemenpar Perkuat Pasar Korsel Lewat Indonesia Sales Mission di Busan dan Gwangju

23 Juni 2026

Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menteri Pariwisata Widiyanti menjelaskan kerja sama ini berlandaskan kesepakatan pembentukan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan yang ditandatangani di Jakarta pada 20 April 2015, yang menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

“MoU ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, pertukaran budaya, serta penguatan pemahaman antar masyarakat kedua negara,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Sebelum penandatanganan MoU, kedua menteri melaksanakan pertemuan bilateral untuk membahas langkah tindak lanjut guna memastikan implementasi kerja sama berjalan efektif. Pertemuan tersebut juga membahas mekanisme kolaborasi konkret untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan kedua negara, termasuk fasilitasi visa, penguatan konektivitas udara, serta promosi pariwisata bersama.

Dalam MoU tersebut, Indonesia dan Afrika Selatan sepakat meningkatkan kolaborasi pada sejumlah bidang strategis, antara lain pengembangan pariwisata berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas, pemasaran dan promosi pariwisata, investasi sektor pariwisata, penguatan standar keamanan dan layanan pariwisata termasuk manajemen krisis, studi serta penelitian dan pengembangan pariwisata, serta bidang kerja sama lain yang disepakati bersama.

Selain itu, kedua negara juga menjajaki kerja sama promosi destinasi unggulan dan hidden gems, gastronomi, serta fesyen sebagai bagian dari penguatan diplomasi budaya yang melibatkan masyarakat kedua negara.

Kemitraan Indonesia dan Afrika Selatan turut menghidupkan kembali semangat Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Bandung pada 1955, yang menegaskan pentingnya solidaritas, saling menghormati, serta kolaborasi antar negara di kawasan selatan global. Penguatan kemitraan bilateral menjadi langkah nyata dalam meneruskan semangat tersebut.

“Kedua negara meyakini penandatanganan MoU ini akan memperkuat kerja sama pariwisata bilateral sekaligus membuka peluang bagi pengembangan sektor pariwisata yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan tangguh,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille menyambut baik penguatan kemitraan kedua negara. Ia menilai Indonesia dan Afrika Selatan memiliki kedekatan hubungan historis yang kuat.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini akan semakin memperdalam hubungan antara kedua negara,” ucap Patricia.

Dalam kesempatan tersebut, Patricia juga menyampaikan pemerintah Afrika Selatan sedang mereformasi sistem visa. Masyarakat Indonesia kini dapat mengajukan visa secara daring melalui perangkat digital dengan proses kurang dari 24 jam. Ia juga mengundang agen perjalanan dan operator tur Indonesia untuk mengikuti program familiarization trip ke berbagai destinasi wisata Afrika Selatan.

Patricia menambahkan Afrika Selatan berkomitmen mengembangkan pariwisata halal serta pariwisata berbasis digital. Pemerintah Afrika Selatan akan bekerja sama dengan Muslim Judicial Council serta otoritas terkait guna memastikan wisatawan Muslim merasa aman dan nyaman selama berkunjung.

Data menunjukkan sebanyak 30 ribu wisatawan Afrika Selatan mengunjungi Indonesia pada 2025, sementara kunjungan wisatawan Indonesia ke Afrika Selatan tercatat sekitar 3 ribu orang.

“Sebagai bagian dari kolaborasi ini, kami ingin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di kedua negara. Masyarakat Indonesia akan selalu disambut dengan hangat di Afrika Selatan,” kata Patricia.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Martini Mohammad, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini, serta Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto.

Share8SendTweet5
Previous Post

Kemenpar Tegaskan Kebersihan Laut Kunci Daya Saing Pariwisata Indonesia

Next Post

Mojokerto Perkuat Gerakan ASRI Lewat Kerja Bakti Massal

Next Post
Mojokerto Perkuat Gerakan ASRI Lewat Kerja Bakti Massal

Mojokerto Perkuat Gerakan ASRI Lewat Kerja Bakti Massal

Menteri Lingkungan Hidup Inspeksi Maraton Pengelolaan Sampah

Menteri Lingkungan Hidup Inspeksi Maraton Pengelolaan Sampah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Lapas Palangka Raya Panen Melon Premium

Lapas Palangka Raya Panen Melon Premium

9 Juli 2026
Honda Vario Evo 160 Hadir dengan Tampilan Baru

Honda Vario Evo 160 Hadir dengan Tampilan Baru

9 Juli 2026
Pertamina Perkuat Program Gizi Anak di Margasari

Pertamina Perkuat Program Gizi Anak di Margasari

9 Juli 2026
Bendali Sungai Ampal Diperkuat untuk Kurangi Banjir

Bendali Sungai Ampal Diperkuat untuk Kurangi Banjir

9 Juli 2026
Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Perkuat Promosi Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Perkuat Promosi Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

8 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    798 shares
    Share 319 Tweet 200

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.