• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Indonesia-Afrika Selatan Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Pariwisata

by Riski Yanti
8 Februari 2026
Indonesia-Afrika Selatan Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Pariwisata
18
SHARES
115
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

 

Jakarta, KabarSDGs – Indonesia dan Afrika Selatan sepakat memperkuat sinergi di berbagai bidang strategis pariwisata, menandai babak baru komitmen kedua negara dalam membangun sektor pariwisata yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

BACA JUGA

Kemenpar dan Swisscontact Perkuat SDM Poltekpar untuk Pariwisata Berdaya Saing Global

Kemenpar dan Swisscontact Perkuat SDM Poltekpar untuk Pariwisata Berdaya Saing Global

22 April 2026
Perkuat Promosi di Pasar Makau, Paviliun Wonderful Indonesia Hadir di MITE 2026

Perkuat Promosi di Pasar Makau, Paviliun Wonderful Indonesia Hadir di MITE 2026

12 April 2026
Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

1 April 2026

Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menteri Pariwisata Widiyanti menjelaskan kerja sama ini berlandaskan kesepakatan pembentukan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan yang ditandatangani di Jakarta pada 20 April 2015, yang menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

“MoU ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, pertukaran budaya, serta penguatan pemahaman antar masyarakat kedua negara,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Sebelum penandatanganan MoU, kedua menteri melaksanakan pertemuan bilateral untuk membahas langkah tindak lanjut guna memastikan implementasi kerja sama berjalan efektif. Pertemuan tersebut juga membahas mekanisme kolaborasi konkret untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan kedua negara, termasuk fasilitasi visa, penguatan konektivitas udara, serta promosi pariwisata bersama.

Dalam MoU tersebut, Indonesia dan Afrika Selatan sepakat meningkatkan kolaborasi pada sejumlah bidang strategis, antara lain pengembangan pariwisata berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas, pemasaran dan promosi pariwisata, investasi sektor pariwisata, penguatan standar keamanan dan layanan pariwisata termasuk manajemen krisis, studi serta penelitian dan pengembangan pariwisata, serta bidang kerja sama lain yang disepakati bersama.

Selain itu, kedua negara juga menjajaki kerja sama promosi destinasi unggulan dan hidden gems, gastronomi, serta fesyen sebagai bagian dari penguatan diplomasi budaya yang melibatkan masyarakat kedua negara.

Kemitraan Indonesia dan Afrika Selatan turut menghidupkan kembali semangat Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Bandung pada 1955, yang menegaskan pentingnya solidaritas, saling menghormati, serta kolaborasi antar negara di kawasan selatan global. Penguatan kemitraan bilateral menjadi langkah nyata dalam meneruskan semangat tersebut.

“Kedua negara meyakini penandatanganan MoU ini akan memperkuat kerja sama pariwisata bilateral sekaligus membuka peluang bagi pengembangan sektor pariwisata yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan tangguh,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille menyambut baik penguatan kemitraan kedua negara. Ia menilai Indonesia dan Afrika Selatan memiliki kedekatan hubungan historis yang kuat.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini akan semakin memperdalam hubungan antara kedua negara,” ucap Patricia.

Dalam kesempatan tersebut, Patricia juga menyampaikan pemerintah Afrika Selatan sedang mereformasi sistem visa. Masyarakat Indonesia kini dapat mengajukan visa secara daring melalui perangkat digital dengan proses kurang dari 24 jam. Ia juga mengundang agen perjalanan dan operator tur Indonesia untuk mengikuti program familiarization trip ke berbagai destinasi wisata Afrika Selatan.

Patricia menambahkan Afrika Selatan berkomitmen mengembangkan pariwisata halal serta pariwisata berbasis digital. Pemerintah Afrika Selatan akan bekerja sama dengan Muslim Judicial Council serta otoritas terkait guna memastikan wisatawan Muslim merasa aman dan nyaman selama berkunjung.

Data menunjukkan sebanyak 30 ribu wisatawan Afrika Selatan mengunjungi Indonesia pada 2025, sementara kunjungan wisatawan Indonesia ke Afrika Selatan tercatat sekitar 3 ribu orang.

“Sebagai bagian dari kolaborasi ini, kami ingin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di kedua negara. Masyarakat Indonesia akan selalu disambut dengan hangat di Afrika Selatan,” kata Patricia.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Martini Mohammad, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini, serta Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto.

Share7SendTweet5
Previous Post

Kemenpar Tegaskan Kebersihan Laut Kunci Daya Saing Pariwisata Indonesia

Next Post

Mojokerto Perkuat Gerakan ASRI Lewat Kerja Bakti Massal

Next Post
Mojokerto Perkuat Gerakan ASRI Lewat Kerja Bakti Massal

Mojokerto Perkuat Gerakan ASRI Lewat Kerja Bakti Massal

Menteri Lingkungan Hidup Inspeksi Maraton Pengelolaan Sampah

Menteri Lingkungan Hidup Inspeksi Maraton Pengelolaan Sampah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Wujudkan SDM Unggul, KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation

Wujudkan SDM Unggul, KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation

20 Mei 2026
KAI Services Gelar Pelatihan Security Gada Utama

KAI Services Gelar Pelatihan Security Gada Utama

20 Mei 2026
Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

20 Mei 2026
Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

19 Mei 2026
Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

19 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spesies Serigala Dire Wolf yang Punah Kini Dihidupkan Kembali

    124 shares
    Share 50 Tweet 31

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.