Nusantara, Kabar SDGs – Pembangunan Ibu Kota Nusantara terus menunjukkan daya tarik kuat bagi dunia usaha. Otorita IKN bersama lima investor resmi menandatangani tujuh Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan Otorita IKN serta Akta Notarial di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Jumat, 9 Januari 2026.
Kelima investor tersebut yakni PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya. Melalui kerja sama ini, para investor akan mengembangkan beragam sektor usaha mulai dari kawasan kuliner, niaga, perkantoran, hingga fasilitas olahraga beserta sarana pendukung lainnya yang diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Nusantara.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para pelaku usaha yang berkomitmen menanamkan investasinya di IKN. Ia optimistis seluruh kerja sama yang ditandatangani akan segera ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik di lapangan.
“Saya ucapkan terima kasih dan saya yakin, kita yang akan menandatangani perjanjian kerja sama investasi hari ini akan segera melakukan pembangunan. Sampaikan juga berita ini ke rekan bisnis bapak-bapak sekalian, ayo berinvestasi ke IKN, pasti akan kami teruskan,” kata Basuki.
Sejalan dengan itu, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso menjelaskan bahwa sebagian besar proyek dari tujuh perjanjian kerja sama tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan 2026. Menurutnya, saat ini para investor tengah mempersiapkan tahapan perjanjian lanjutan serta proses perizinan.
“Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Dan saat ini, para pelaku usaha sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan juga perizinannya,” ujar Roi.
Komitmen investasi ini juga mendapat sambutan positif dari pihak investor. Perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa, Bob Yanuar, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan untuk terlibat langsung dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.
“Terima kasih, kami diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk berpartisipasi di dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara. Saya pikir dan saya amati dengan kepemimpinan Bapak Basuki, kemajuan dan perkembangannya luar biasa,” ungkap Bob.
Penandatanganan tujuh kerja sama ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di kawasan Nusantara. Komitmen tersebut juga berpijak pada Peraturan Menteri PPN Nomor 6 Tahun 2022 tentang kerja sama pemerintah dan badan usaha, sekaligus menjadi sinyal menguatnya kepercayaan dunia usaha terhadap masa depan IKN.












Discussion about this post