• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Februari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Indonesia–Tiongkok Perkuat Positioning Ekonomi Kreatif melalui Global Executive Nexus Program

by Riski Yanti
14 Januari 2026
Indonesia–Tiongkok Perkuat Positioning Ekonomi Kreatif melalui Global Executive Nexus Program
19
SHARES
116
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar, menyambut baik Global Executive Nexus Program (GENP) yang berfokus pada penguatan kolaborasi positioning ekonomi kreatif antara Indonesia dan Tiongkok.

Hal tersebut disampaikan dalam audiensi bersama delegasi GENP di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta.

BACA JUGA

Maskapai Tuntaskan Perbaikan Perangkat Lunak Pesawat A320 yang Beroperasi di Indonesia

Maskapai Tuntaskan Perbaikan Perangkat Lunak Pesawat A320 yang Beroperasi di Indonesia

2 Desember 2025
Karang Taruna Nasional Jadikan Pemuda Pilar Utama Kembangkan Ekonomi Kreatif

Karang Taruna Nasional Jadikan Pemuda Pilar Utama Kembangkan Ekonomi Kreatif

24 November 2025
Indonesia Perkuat Eksistensi di Pasar India Lewat Business Matching di New Delhi

Indonesia Perkuat Eksistensi di Pasar India Lewat Business Matching di New Delhi

19 November 2025

Dalam pertemuan itu, Wamen Ekraf menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam membuka peluang kerja sama, khususnya melalui pengembangan jejaring akademik berbasis riset internasional.

“Kami memahami bagaimana rantai pasok kedua negara, Indonesia dan Tiongkok dapat terintegrasi bersama dan kemudian menguasai pasar global. Dengan keahlian talenta atau demografi didalamnya, tentu masing-masing harus bisa melihat peluang internasional sehingga posisi ekonomi kreatif selalu jadi ruang dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas,” ucap Wamen Ekraf Irene.

Wamen Ekraf berharap, pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun tujuan bersama antara Indonesia dan Tiongkok untuk menguatkan riset dan kajian ekonomi kreatif bersama Fudan University.

Dengan demikian dukungan terhadap pengembangan kebijakan ekonomi kreatif berbasis data dan statistik terkait 17 subsektor ekraf bisa terpenuhi.

“Indonesia punya sumber daya dan keunggulan yang sangat besar sehingga Kementerian Ekraf harus membuat program yang sejalan dengan arah ekonomi kreatif nasional. Salah satunya, kami punya program Emak-Emak Matic supaya para ibu rumah tangga memahami teknologi baru dan kami melatih mereka jadi pemasar (afiliator) yang mumpuni serta bisa memulai berjualan online. Berarti, peningkatan kapasitas dan kemampuan digital mereka akan lebih terarah,” tambah Wamen Ekraf Irene.

Fudan University menjadi salah satu universitas riset terkemuka di Shanghai, Tiongkok yang berdiri sejak 1905. Menurut Times Higher Education (THE) World University Rangkings 2025, Fudan University berada dalam peringkat 36 dunia.

Melalui Center for Southeast Asia & Common Market (SEACM), Fudan University aktif mendorong riset ekonomi regional, kerja sama internasional, dan pertukaran antara akademisi untuk studi kawasan dan kebijakan publik.

Perwakilan GENP Indonesia Working Group, CHEN Chao menyebut, Indonesia memiliki budaya lokal yang kuat. Dengan adanya pertemuan ini menjadi fasilitas pemahaman mendalam tentang pasar dan budaya masing-masing negara.

“Kami siap mendorong kemitraan strategis bersama Kementerian Ekraf karena komitmen Fudan University yaitu mencetak profesional muda serta entrepreneur global secara luas,” jelasnya.

Share8SendTweet5
Previous Post

Kementerian Ekraf Dukung SOVLO Jadi Rumah Kolaborasi Ilustrator Lokal

Next Post

Air Bersih Sudah Mengalir di Masjid Simpang Lhee

Next Post
Air Bersih Sudah Mengalir di Masjid Simpang Lhee

Air Bersih Sudah Mengalir di Masjid Simpang Lhee

Penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Korwil Gorontalo Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan

Penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Korwil Gorontalo Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Batam Perkuat Daya Tarik Investasi Maritim Jerman

Batam Perkuat Daya Tarik Investasi Maritim Jerman

14 Februari 2026
Badung Perkuat Kelola Sampah dari Rumah Tangga

Badung Perkuat Kelola Sampah dari Rumah Tangga

14 Februari 2026
Sepatu Aveka Tembus Empat Besar Shopee Jagoan UMKM

Sepatu Aveka Tembus Empat Besar Shopee Jagoan UMKM

13 Februari 2026
Taman Kampung Baru Jadi Ruang Hijau Warga

Taman Kampung Baru Jadi Ruang Hijau Warga

13 Februari 2026
Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

13 Februari 2026

POPULAR

  • BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Digital Dunia

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Imlek Nasional 2026 Angkat Harmoni Budaya Nusantara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Honda Perkenalkan New CR-V e HEV di IIMS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Honda Jazz 2026 Muncul Kembali di Tengah Tekanan Mobil Listrik

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.