• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

by Riski Yanti
5 Desember 2025
Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat
20
SHARES
122
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) 2025 sebagai langkah awal penyusunan program infrastruktur untuk Tahun Anggaran (TA) 2027, Kamis (4/12) di Auditorium Kementerian PU, Jakarta.

Rakorbangwil 2025 kali ini mengusung tema “Sinkronisasi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Wilayah yang Berkeadilan untuk Rakyat Sejahtera dan Indonesia Maju.”

BACA JUGA

Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

13 April 2026
Pembangunan Sumur Bor di Nganjuk, untuk Mendukung Swasembada Pangan

Pembangunan Sumur Bor di Nganjuk, untuk Mendukung Swasembada Pangan

13 April 2026
Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk

Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk

13 April 2026

Mewakili Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti hadir membuka Rakorbangwil 2025 bersama Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Muhammad Rachmat Kaimuddin yang juga mewakili Menko Infrastruktur Pembangunan dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menyampaikan sambutan Menteri Dody, Wamen Diana menegaskan, Rakorbangwil menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam menerjemahkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menjadi aksi konkret di lapangan.

“Pembangunan infrastruktur PU harus memperkuat swasembada pangan, energi, dan air. Membuka lapangan kerja, memperkuat daerah serta mendorong ekonomi yang merata,” kata Wamen Diana.

Kementerian PU menerjemahkan Misi Presiden Prabowo tersebut ke dalam Sasaran Utama PU608, yaitu menurunkan ICOR di bawah 6, mengentaskan kemiskinan menuju 0%, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.

“Tentunya harus kita wujudkan melalui kolaborasi lintas kementerian/ lembaga, dan Pemda yang solid dan terkoordinasi,” tambah Wamen Diana.

Adapun target utama Kementerian PU pada 2027 terbagi dalam beberapa sektor.

Diantaranya, Sumber Daya Air dengan target meningkatkan kapasitas tampungan air sebesar 59,08 m per kapita per tahun, rasio kapasitas air baku terpasang terhadap kebutuhan penduduk sebesar 55,09%, presentase luas baku sawah fungsional beririgasi sebesar 61,92%, luas layanan irigasi yang ketersediaan airnya dijamin oleh waduk sebesar 16,07%, efisiensi pemanfaatan air irigasi sebesar 0,39 USD per meter kubik, presentase luas kawasan prioritas yang dilindungi dari daya rusak air sebesar 61%, serta persentase kondisi keandalan daerah irigasi sebesar 27%.

Kemudian di sektor Jalan dan Jembatan, targetnya mengurangi waktu tempuh pada lintas utama jaringan jalan nasional menjadi 1,8 jam per 100 km/ serta pada jaringan jalan nasional menjadi 2,1 jam per 100 km.

Sementara, di sektor Cipta Karya targetnya meliputi peningkatkan persentase rumah tangga dengan akses air minum aman sebesar 38%, rumah tangga dengan sanitasi aman sebesar 21%, timbunan sampah terolah di fasilitas pengolahan sampah sebesar 31%, serta sebanyak 514 kab./kota mengimplementasikan pemenuhan standar keandalan bangunan.

Untuk sektor Prasarana Strategis, targetnya adalah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana satuan pendidikan sebesar 64,47%, serta sarana prasarana perekonomian, peribadatan, kesehatan, olahraga, dan sosial budaya sebesar 71,38%.

Wamen Diana juga menyampaikan 3 strategi Kementerian PU di tahun 2027 untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur sesuai dengan Prioritas Nasional.

“Pertama, memastikan penyusunan program infrastruktur PU TA 2027 memedomani Asta Cita, dan berbasiskan potensi keunggulan wilayah, pemenuhan kebutuhan layanan dasar, dan mendukung pemerataan ekonomi wilayah. Kedua, melanjutkan dukungan infrastruktur yang berkeadilan untuk memenuhi target-target Inpres melalui dukungan pembangunan jaringan irigasi, penanganan jalan dan jembatan daerah, dukungan infrastruktur PU di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN), serta revitalisasi madrasah, pembangunan sekolah rakyat, dan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terakhir, memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk mencapai target-target pembangunan nasional di bidang infrastruktur,” jelas Wamen Diana.

Deputi Muhammad Rachmat Kaimuddin menyampaikan dukungan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terhadap proses pemrograman infrastruktur yang lebih terarah pada prioritas nasional dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kemenko Infrastruktur akan terus mengawal sinkronisasi antar Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar arah pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran,” ujar Deputi Rachmat.

Dalam laporannya, Kepala BPIW Bob Arthur Lombogia juga menyampaikan bahwa Rakorbangwil merupakan tahapan awal pemrograman infrastruktur PU sesuai amanat regulasi nasional, dan menjadi ruang penyelarasan bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Pembukaan Rakorbangwil Tahun 2025 yang kita laksanakan pada hari ini merupakan kick off dimulainya rangkaian penyiapan program dan kegiatan keterpaduan infrastruktur PU Tahun Anggaran 2027. Kawasan atau lokus prioritas yang akan ditangani melalui dukungan infrastruktur PU TA 2027, yaitu pada kawasan swasembada pangan, air dan energi nasional, kawasan komoditas unggulan, kawasan pertumbuhan, kawasan afirmasi, serta kawasan konservasi dan kawasan rawan bencana,” jelas Kepala BPIW Bob Arthur Lombogia.

Rangkaian kegiatan Rakorbangwil akan dilanjutkan dengan sosialisasi dan input catatan pemerintah daerah pada aplikasi Sistem Informasi Pemrograman atau SIPro tanggal 4-9 Desember 2025.

Kemudian sesi Desk Rakorbangwil yang akan diselenggarakan pada tanggal 11-17 Desember 2025.

Pada Desk tersebut akan dilakukan pembahasan secara mendetail mengenai kesiapan kawasan atau lokus prioritas untuk mendapatkan dukungan program infrastruktur PU TA 2027 serta membahas dan menyeleksi rencana program dan kegiatan TA 2027 yang selaras dengan Asta Cita atau Prioritas Nasional 2025-2029.

“Kami harapkan di akhir rangkaian kegiatan Rakorbangwil ini, kita dapat menyepakati kawasan atau lokus prioritas beserta dukungan infrastruktur PU yang akan ditangani bersama di Tahun 2027. Penutupan Rakorbangwil akan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan antara K/L dan pemerintah provinsi sebagai dasar penajaman lebih lanjut program PU tahun 2027,” tandas Dirjen Bob

Share8SendTweet5
Previous Post

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

Next Post

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Next Post
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gubernur Aceh Tekankan Digitalisasi dan Dukungan UMKM

Gubernur Aceh Tekankan Digitalisasi dan Dukungan UMKM

20 April 2026
Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

20 April 2026
Gresik Jadi Contoh Diplomasi Ekonomi Berbasis Industri

Gresik Jadi Contoh Diplomasi Ekonomi Berbasis Industri

20 April 2026
KUR BRI Dorong Ras Farm Berkembang Hingga Ratusan Kambing

KUR BRI Dorong Ras Farm Berkembang Hingga Ratusan Kambing

20 April 2026
Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

19 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.