• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

Perkuat Konektivitas Antar Desa

by Riski Yanti
28 November 2025
Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan
30
SHARES
189
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara telah menyelesaikan survei teknis awal terhadap 6 lokasi usulan pembangunan jembatan gantung yang diajukan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.

Survei ini merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi Pemda guna membuka akses antar desa, antarwilayah yang selama ini terpisah karena kondisi geografis.

BACA JUGA

Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatra Terus Dipercepat

Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatra Terus Dipercepat

29 Mei 2026
 Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026

 Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026

29 Mei 2026
Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

25 Mei 2026

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa pembangunan jembatan gantung tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

“Jembatan gantung menjadi penghubung ekonomi dan sosial masyarakat. Dengan adanya jembatan, petani dapat lebih mudah mengangkut hasil panen ke pasar, anak-anak bisa bersekolah tanpa harus menyeberangi sungai dengan rakit, dan masyarakat dapat mengakses layanan publik dengan lebih cepat,”kata Menteri Dody.

Program jembatan gantung merupakan bagian dari implementasi Strategi PU 608 dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pemerataan pembangunan dan peningkatan akses desa ke pusat-pusat ekonomi.

Infrastruktur yang menjangkau pelosok desa diharapkan mampu memperkecil kesenjangan antarwilayah serta mempercepat pemulihan ekonomi daerah tertinggal dan kepulauan.

Kepala BBPJN Sumatera Utara Hardy Siahaan, menjelaskan bahwa keenam lokasi jembatan gantung yang diusulkan tersebar pada enam kecamatan dan seluruhnya memiliki fungsi vital sebagai penghubung antar desa, pusat layanan dasar, serta jalur pergerakan barang dan hasil pertanian.

“Seluruh usulan pada prinsipnya merupakan kebutuhan riil masyarakat, terutama untuk memotong jarak tempuh, mempermudah mobilitas, dan memperkuat konektivitas desa yang selama ini terpisah oleh sungai-sungai besar,” ujar Herdy.

Enam jembatan gantung yang disurvei meliputi Jembatan Gantung Sungai Susua, Kecamatan Susua yang melayani kurang lebih 770 KK dari tujuh desa, Jembatan Gantung Sungai Lumbui Melayu Keamatan Hibala untuk 1.032 KK dari sembilan desa, dan Jembatan Gantung Sungai Susua – Desa Bawozalukhu Kecamatan Mazo melayani 782 KK dari lima desa.

Kemudian Jembatan Gantung Sungai Idanomi (Hilifalawu – Tesikhori) untuk 1.474 KK dari sembilan desa, Jembatan Gantung Sungai Sea (Manawadano – Talio) juga melayani 1.474 KK dari desa-desa sekitar, dan Jembatan Gantung Sungai Gomo (Kec. Boronadu) yang menghubungkan delapan desa dengan total 1.296 KK.

Hasil survei awal menunjukkan bahwa seluruh lokasi memang membutuhkan jembatan penghubung sebagai akses utama masyarakat.

Bahkan pada beberapa lokasi, keberadaan jembatan gantung dapat memangkas jarak perjalanan masyarakat dari 60 km menjadi hanya sekitar 1 km, sehingga mempercepat akses sekolah, pelayanan kesehatan, pasar, serta distribusi logistik.

Dalam laporan teknis, BBPJN Sumut juga menyampaikan bahwa kesiapan administrasi Pemda Nias Selatan telah terpenuhi, termasuk komitmen penyediaan lahan serta kesanggupan masyarakat untuk melakukan pemeliharaan.

Namun demikian, seluruh usulan masih memerlukan pemenuhan Readiness Criteria berupa penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum dapat ditetapkan dalam program pembangunan.

Kementerian PU memastikan bahwa kajian teknis ini akan menjadi dasar pertimbangan dalam penetapan prioritas pembangunan.

“Kementerian PU berkomitmen mendukung konektivitas wilayah terutama di daerah kepulauan seperti Nias Selatan, agar mobilitas masyarakat lebih aman, cepat, dan efisien. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penyempurnaan dokumen dan tahapan berikutnya,” kata Hardy.

Jembatan gantung hanya boleh dilintasi oleh warga yang berjalan kaki ataupun menggunakan kendaraan bermotor roda dua serta mobil ambulans untuk kondisi darurat.

Dengan selesainya survei awal ini, proses penanganan kebutuhan infrastruktur desa di Nias Selatan memasuki tahap berikutnya dalam rangka membuka keterisolasian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Share12SendTweet8
Previous Post

Realisasi Investasi Surabaya Terus Mendekati Target Tahunan

Next Post

Kementerian PU Kerahkan 31 Alat Berat Tangani Banjir Aceh

Next Post
Kementerian PU Kerahkan 31 Alat Berat Tangani Banjir Aceh

Kementerian PU Kerahkan 31 Alat Berat Tangani Banjir Aceh

KAI Services Perkuat Angkutan Terintegrasi di Lintas KRL Yogyakarta–Solo

KAI Services Perkuat Angkutan Terintegrasi di Lintas KRL Yogyakarta–Solo

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Fotografer Aceh Terpilih dalam Joop Swart Masterclass 2026

Fotografer Aceh Terpilih dalam Joop Swart Masterclass 2026

5 Juni 2026
SIER Bantu Penebusan Ijazah Dua Pelajar di Surabaya

SIER Bantu Penebusan Ijazah Dua Pelajar di Surabaya

5 Juni 2026
ABPEDNAS dan SUCOFINDO Resmikan Sumur Air Bersih di Lambleut

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Resmikan Sumur Air Bersih di Lambleut

5 Juni 2026
Lima Perahu Bantuan Disalurkan untuk Nelayan Terdampak Bencana di Bireuen

Lima Perahu Bantuan Disalurkan untuk Nelayan Terdampak Bencana di Bireuen

5 Juni 2026
Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

4 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    225 shares
    Share 90 Tweet 56
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    222 shares
    Share 89 Tweet 56
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    228 shares
    Share 91 Tweet 57
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    219 shares
    Share 88 Tweet 55

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.