• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Progres Pembangunan Bendungan Manikin Capai 66%

Dukung Ketahanan Pangan di Kupang

by Riski Yanti
24 September 2025
Progres Pembangunan Bendungan Manikin Capai 66%
29
SHARES
184
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kupang, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pembangunan Bendungan Manikin di Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga awal September 2025 progres konstruksi telah mencapai 66 % dan ditargetkan akan rampung pada tahun 2028.

BACA JUGA

Irigasi Tukad Saba Buleleng Dipelihara, Aliran Air Terjaga

Irigasi Tukad Saba Buleleng Dipelihara, Aliran Air Terjaga

7 Agustus 2026
Kementerian PU Hadirkan Jembatan Gantung Geser Pertama di Indonesia

Kementerian PU Hadirkan Jembatan Gantung Geser Pertama di Indonesia

7 Agustus 2026
Personel dan Truk Tangki Air Dikerahkan Bantu Tangani Karhutla di Kalteng

Personel dan Truk Tangki Air Dikerahkan Bantu Tangani Karhutla di Kalteng

7 Agustus 2026

Menteri Dody menegaskan bahwa pembangunan bendungan ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah dalam memperkuat ketahanan air, mendukung ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian, serta mereduksi banjir.

“Bendungan Manikin dirancang tidak hanya untuk mengendalikan banjir dan penyediaan air baku, tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian yang tujuannya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” kata Menteri Dody.

Bendungan yang dibangun Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Direktorat Jenderal Sumber Daya Air tersebut memiliki volume tampung normal sebesar 20,45 juta meter kubik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyuplai air irigasi, air baku, mereduksi banjir, sekaligus untuk mendukung energi listrik.

Bendungan Manikin nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Daerah Irigasi (D.I) seluas 570,86 hektar yang melayani D.I Tuahanat seluas 100 hektar, D.I Manikin 437 hektar, dan D.I Manumuti seluas 33,86 hektar.

Selain itu juga memiliki potensi air baku sebesar sebesar 700 liter/detik terdiri dari Kota kupang 350 liter/detik dan Kabupaten Kupang 350 liter/detik.

Selain itu Bendungan Manikin juga memiliki manfaat untuk mereduksi banjir seluas 627 hektar di Kota Kupang (Kelurahan Lasiana) dan Kabupaten Kupang (Kecamatan Kupang Tengah).

Selain itu bendungan tersebut manfaatnya untuk mendukung pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,125 megawatt dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) apung sebesar 29,8 megawatt.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang Parlinggoman Simanungkalit mengatakan Bendungan Manikin yang dibangun pemerintah di Kabupaten Kupang Provinsi NTT, dirancang untuk menjadi tulang punggung pengembangan pertanian di Bumi Flobamora, sehingga diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanian (IP) dari 200% menjadi 300%,” kata Parlinggoman.

”Pekerjaan pembangunan Bendungan Manikin telah dimulai sejak tahun 2019 dengan nilai anggaran sebesar Rp2,059 triliun,” tambah Parlinggoman.

Bendungan tersebut memiliki volume tampung normal sebesar 20,45 juta meter kubik, dengan potensi pengairan daerah irigasi 570,86 hektare.

Selain itu, Bendungan Manikin juga akan memasok air baku sebesar 700 liter/detik bagi wilayah Kota dan Kabupaten Kupang, termasuk mendukung pemenuhan energi listrik untuk mendukung swasembada energi sebesar 29,925 MW terdiri dari Potensi PLTS 29,8 MW dan PLTMH 0,125 MW.

Share12SendTweet7
Previous Post

Tingkatkan Budaya Layanan, KAI Services Gelar Pelatihan Basic Service Management

Next Post

Transportasi Dinilai sebagai Instrumen Keadilan Sosial

Next Post
Transportasi Dinilai sebagai Instrumen Keadilan Sosial

Transportasi Dinilai sebagai Instrumen Keadilan Sosial

Sekolah Garuda Bisa Diakses Semua Kalangan, Termasuk Masyarakat Miskin

Sekolah Garuda Bisa Diakses Semua Kalangan, Termasuk Masyarakat Miskin

Discussion about this post

NEWS UPDATE

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

9 Agustus 2026
PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

9 Agustus 2026
Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

9 Agustus 2026
Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

9 Agustus 2026
2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

9 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1508 shares
    Share 603 Tweet 377
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1515 shares
    Share 606 Tweet 379
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1794 shares
    Share 718 Tweet 449
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1494 shares
    Share 598 Tweet 374
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1514 shares
    Share 606 Tweet 379

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.