Nusantara, Kabar SDGs – Semarak peringatan HUT ke-80 RI di IKN tahun ini diwarnai kegiatan penanaman pohon di kawasan Embung C ASN 2, KIPP IKN, Jumat (15/8). Lebih dari 500 orang turut ambil bagian, mulai dari aparatur sipil negara RSUP Kemenkes, Kementerian PUPR, Bank Indonesia, hingga para mitra kerja sama IKN.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penghijauan. Otorita IKN ingin menumbuhkan budaya mencintai lingkungan sekaligus memperkuat visi IKN sebagai Kota Hutan. Penanaman dilakukan dengan dua model. Pertama, pola konvensional di mana peserta menanam pohon secara individu. Kedua, uji coba metode Miyawaki dengan pembangunan miniatur hutan. Setiap unit organisasi diberi lahan 25 meter persegi untuk ditanami beragam jenis pohon secara acak. Dalam 2 hingga 3 tahun mendatang, area itu diharapkan membentuk ekosistem rapat menyerupai hutan alami.
“Metode ini unik karena pohon ditanam acak sehingga tampilannya menyerupai hutan, bukan deretan sejalur,” ujar Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, dikutip dari Humas Otorita IKN.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan bukan hanya lewat upacara, melainkan melalui aksi nyata membangun lingkungan hidup. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN dan mitra IKN yang memeriahkan HUT ke-80 RI dengan penuh semangat. Mari kita rayakan kemerdekaan dengan kebersamaan dan semangat membangun kota kita ini. Merdeka!” seru Basuki.
Melalui penanaman pohon ini, Otorita IKN ingin menegaskan bahwa kemerdekaan sejati bukan sekadar bebas dari penjajahan, melainkan juga hidup selaras dengan alam. Dengan gotong royong menjaga bumi, semangat kemerdekaan menjadi lebih bermakna demi Indonesia yang lestari.












Discussion about this post