• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Program MBG Dinilai Mampu Jadi Peluang GKSI Tingkatkan Pemasaran Susu Segar

by SDGS Admin
17 November 2024
Program MBG Dinilai Mampu Jadi Peluang GKSI Tingkatkan Pemasaran Susu Segar
34
SHARES
211
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bandung, Kabar SDGs – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyatakan Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) tidak perlu khawatir terkait peluang penyerapan produk susu lokal yang dihasilkan. Pasalnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dimulai pada Januari 2025 membutuhkan pasokan susu yang sangat banyak untuk memenuhi kebutuhan 15 juta penerima manfaat.

“Tidak perlu takut soal pasar, kan sudah diciptakan dengan adanya program MBG ini. Justru kita saat ini kekurangan pasokan susu, maka kita akan amankan produksi susu dalam negeri untuk kebutuhan MBG,” kata Menkop Budi Arie dalam keterangannya, Jum’at (15/11).

BACA JUGA

Menkop Sinkronisasi Kop Des Merah Putih Bersama Kepala dan Perangkat Desa

Menkop Sinkronisasi Kop Des Merah Putih Bersama Kepala dan Perangkat Desa

11 Maret 2025
Gerak Cepat Kemenkop Merespon Rencana Pembentukan 70 Ribu Kop Des Merah Putih

Gerak Cepat Kemenkop Merespon Rencana Pembentukan 70 Ribu Kop Des Merah Putih

7 Maret 2025
Kopontren Al-Ittifaq Bandung Jadi Role Model Pemenuhan Pasokan Bahan Baku Program MBG

Kopontren Al-Ittifaq Bandung Jadi Role Model Pemenuhan Pasokan Bahan Baku Program MBG

19 November 2024

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan penyerapan produksi susu lokal terutama dari koperasi. Meski begitu Menkop Budi Arie menekankan pentingnya para peternak sapi perah dan pengelola koperasi susu untuk memastikan kualitas susu yang dihasilkan terjamin dan harga bisa bersaing.

“Jadi jangan khawatir kalau soal takut produk susu lokal tidak terserap, justru yang harus diperhatikan adalah soal kualitas dan harganya,” kata Menkop

Berdasarkan data GKSI, rata-rata produksi harian susu segar mencapai 1,23 juta liter per hari. Sementara kebutuhan untuk memenuhi program MBG sekitar 3 juta liter per hari. Artinya ada gap yang harus dipenuhi oleh peternak atau koperasi susu nasional dengan meningkatkan produktivitas susu sapi perah.

Namun di sisi lain Menkop Budi Arie menyadari bahwa upaya peningkatan produktivitas susu terkendala beberapa hal seperti jumlah sapi yang terus berkurang. Sebelum kasus Penyalit Mulut Dan Kaki (PMK) populasi sapi sebanyak 239.196 ekor, namun kini tersisa 214.878 ekor.

Merespons hal itu, Kemenkop akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para peternak sapi di Indonesia. Bahkan Menkop akan langsung menyampaikan permasalahan ini kepada Presiden Prabowo Subianto agar ada kebijakan afirmatif sehingga kekurangan produksi susu nasional bisa segera teratasi.

“Saya optimis program MBG ini menjadi momentum kebangkitan koperasi susu maka mari bersama-sama meningkatkan produktivitas agar kebutuhan dalam negeri tidak selalu dipenuhi dari impor,” ucap Menkop.

Menkop Budi Arie berperan agar GKSI dapat mengembangkan inovasi produknya agar memiliki nilai tambah lebih sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi. Diakui untuk saat ini hilirisasi produk susu oleh GKSI sudah cukup baik namun perlu potensi pengembangan produk susu masih terbuka lebar.

“Koperasi harus terlibat dalam program hilirisasi kalau dari susu memang produk turunannya sudah banyak seperti keju, yogurt, mozarella dan lainnya. Hilirisasi ini akan memberikan nilai tambah,” kata Menkop.

Sekretaris GKSI Unang Sudarma mengatakan permasalahan yang dihadapi oleh peternak sapi perah yang paling umum terjadi adalah sulitnya menjaga tingkat kesegaran dan kualitas susu karena harus disimpan dalam ruang pendingin pada suhu 4 derajat.

Selain itu peternak juga terkendala oleh lambannya proses regenerasi akibat minat generasi muda untuk beternak semakin berkurang. Mayoritas mereka lebih tertarik untuk bekerja di sektor formal. Selanjutnya masalah kekurangan sapi perah menjadi persoalan utama sehingga produktivitas susu sapi perah sulit ditingkatkan.

“Itu Pak sejumlah masalah yang kami hadapi terutama oleh peternak, kami harap Pak Menteri (Budi Arie Setiadi) berkenan memperjuangkan untuk kami semua,” kata Unang.

Share14SendTweet9
Previous Post

Turun Tangan Atasi Kisruh Susu Boyolali, Wamenkop Dorong KUD Masuk Industri Pengolahan

Next Post

Wisatawan yang Tertahan di Labuan Bajo Pasca-Erupsi Lewotobi Telah Dievakuasi

Next Post
Wisatawan yang Tertahan di Labuan Bajo Pasca-Erupsi Lewotobi Telah Dievakuasi

Wisatawan yang Tertahan di Labuan Bajo Pasca-Erupsi Lewotobi Telah Dievakuasi

Perusahaan Perjalanan Wisata Asia Selatan dan Tengah Diajak Famtrip ke 5 Destinasi Indonesia

Perusahaan Perjalanan Wisata Asia Selatan dan Tengah Diajak Famtrip ke 5 Destinasi Indonesia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Perkuat Promosi Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Perkuat Promosi Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

8 Juli 2026
Kemenag Aceh Dorong Matamuda Jadi Sarana Pemetaan Bakat dan Karakter Murid Baru

Kemenag Aceh Dorong Matamuda Jadi Sarana Pemetaan Bakat dan Karakter Murid Baru

8 Juli 2026
Polinela Perluas Kemitraan Global Lewat Forum Pendidikan Tinggi Indonesia Prancis

Polinela Perluas Kemitraan Global Lewat Forum Pendidikan Tinggi Indonesia Prancis

8 Juli 2026
Kalbar Masuk Prioritas Pengembangan Mineral Kritis Nasional Melalui Blok Melawi dan Boyan Hulu

Kalbar Masuk Prioritas Pengembangan Mineral Kritis Nasional Melalui Blok Melawi dan Boyan Hulu

8 Juli 2026
Bandara I Gusti Ngurah Rai Hadirkan Parade Gebogan Meriahkan Libur Sekolah 2026

Bandara I Gusti Ngurah Rai Hadirkan Parade Gebogan Meriahkan Libur Sekolah 2026

7 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1075 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    799 shares
    Share 320 Tweet 200

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.