• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kemenhub Hadirkan Teman Bus, untuk Atasi Masalah Transportasi Perkotaan

by Riski Yanti
11 Oktober 2024
Kemenhub Hadirkan Teman Bus, untuk Atasi Masalah Transportasi Perkotaan
35
SHARES
221
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

SEMARANG, KabarSDGs – Dalam rangka mengatasi masalah transportasi perkotaan di Indonesia, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menghadirkan Teman Bus yaitu layanan angkutan perkotaan dengan skema Buy The Service atau pemerintah membeli setiap kilometer pelayanan angkutan yang dilaksanakan oleh operator yang saat ini telah hadir di 11 kota.

“Kini pertumbuhan kendaraan pribadi di Indonesia per tahunnya mencapai 8 persen. Kerugian ekonomi akibat kemacetan di kota – kota besar seperti Jakarta bisa mencapai 64 Triliun per tahun, sementara untuk wilayah Semarang, Surabaya, Bandung, Medan dan Makassar kerugiannya sekitar 12 Triliun per tahun,” papar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Tatan Rustandi saat menjadi narasumber pada kegiatan Seminar Nasional “Tinjauan Aspek Kebijakan Publik dalam Penyelenggaraan Sistem Transportasi Perkotaan Berbasis Angkutan Umum Massal” di Universitas Diponegoro, Semarang, Kamis (10/10) kemarin.

BACA JUGA

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

5 September 2026
Kompetensi Personel Transportasi Udara Diperkuat, Dorong Digitalisasi untuk Penerbangan Aman dan Keberlanjutan

Kompetensi Personel Transportasi Udara Diperkuat, Dorong Digitalisasi untuk Penerbangan Aman dan Keberlanjutan

5 September 2026
Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

5 September 2026

Ia menjelaskan karena adanya pertumbuhan kendaraan pribadi yang terus menerus maka dapat menciptakan penurunan kualitas udara.

Pencemaran udara menjadi ancaman serius bagi masyarakat perkotaan dengan kepadatan kendaraan bermotor yang semakin meningkat.

Selain itu, banyaknya kendaraan bermotor di jalan juga mendorong terjadinya kemacetan.

Berdasarkan data yang dihimpun TomTom Traffic Index 2023 tentang peringkat angka kemacetan di dunia, Jakarta menempati peringkat ke – 29 dengan rata – rata waktu tempuh yaitu 22 menit 40 detik per 10 kilometer perjalanan.

“Oleh karena itu diperlukan suatu sistem transportasi perkotaan berbasis angkutan umum massal seperti Teman Bus dengan skema BTS ini. Bus dipilih karena kota-kota di Indonesia memiliki jalan yang relatif sempit, sehingga lebih sesuai untuk implementasi bus,” katanya.

Sejak keberadaannya pada tahun 2020 hingga 2024, sebanyak lebih dari 71 juta orang sudah merasakan manfaat penggunaan Teman Bus.

Preferensi pengguna sepeda motor (R2) yang menggunakan layanan BTS pada skala nasional sebesar 72% di tahun 2023.

Sedangkan, preferensi pengguna mobil (R4) yang menggunakan layanan BTS pada skala nasional sebesar 23% di tahun 2023.

Adapun, layanan ini didukung oleh elektrifikasi dan digitalisasi. Bus Trans Semanggi Suroboyo di Surabaya sudah melayani masyarakat dengan 14 unit bus listrik berukuran sedang. Selain itu, Trans Metro Pasundan di Bandung pun menghadirkan 8 unit bus listrik berukuran sedang.

“Untuk mengoptimalkan pelayanan angkutan umum ini dilakukan pengintegrasian layanan melalui Super App Mitra Darat. Masyarakat bisa melakukan tracking bus, melihat informasi rute dan koridor, memantau informasi kedatangan bus dan juga mengecek detil halte terdekat,” tandasnya.

Semakin mudahnya masyarakat menggunakan angkutan umum seiring dengan strategi yang diterapkan dalam mengembangkan Teman Bus yaitu _Push and Pull Strategy_ di mana mendorong masyarakat untuk keluar dari kendaraan pribadi dan menarik masyarakat untuk menggunakan bus.

Dalam hal ini, sesuai amanah Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah hadir bersama – sama menyediakan angkutan umum yang aman dan selamat bagi masyarakat.

Pemerintah Pusat memiliki peran memberikan stimulus berupa subsidi pengembangan angkutan umum perkotaan untuk kemudian bisa dilanjutkan pengelolaannya oleh masing-masing pemerintah daerah.

“Sampai saat ini ada sebanyak 12 koridor bus dan 3 koridor feeder di 5 wilayah yang sudah dialihkan pelayanannya ke pemerintah daerah. Koridor tersebut dikatakan telah sukses dilakukan stimulus pelayanan angkutan umum melalui skema Buy The Service (BTS) sehingga bisa dilanjutkan oleh pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

Pihaknya berharap layanan ini dapat terus berkembang dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebaik mungkin serta pemerintah daerah dapat berperan dalam menyosialisasikan penggunaan angkutan umum perkotaan.

Share14SendTweet9
Previous Post

Kementerian PUPR Rampungkan 7 Ruas Inpres Jalan Daerah di Provinsi Jambi

Next Post

Disnaker Sarankan PT Samick Indonesia Libatkan Pemerintah dalam CSR

Next Post
Disnaker Sarankan PT Samick Indonesia Libatkan Pemerintah dalam CSR

Disnaker Sarankan PT Samick Indonesia Libatkan Pemerintah dalam CSR

Unizar Bersiap Adakan Konferensi PkM-CSR 2024

Unizar Bersiap Adakan Konferensi PkM-CSR 2024

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Flores

Pelindo Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Flores

6 September 2026
Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal Pascagempa Bumi NTT

Indikasi Abu Vulkanik, Bandara Husein Sastranegara Ditutup Sementara

6 September 2026
Sejumlah Penerbangan Terdampak Asap Karhutla Karhutla

Penutupan Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga 17.30 WIB akibat Abu Vulkanik

6 September 2026
Operasional Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Operasional Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 September 2026
Central Park Borneo Bay Buka Ribuan Lapangan Kerja

Central Park Borneo Bay Buka Ribuan Lapangan Kerja

6 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2642 shares
    Share 1057 Tweet 661
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2324 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2374 shares
    Share 950 Tweet 594
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2332 shares
    Share 933 Tweet 583
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.