JAKARTA, KabarSDGs – Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meluncurkan rangkaian kompetisi desain nasional Indonesia Fashion and Craft Awards (IFCA) untuk mencari desainer muda berbakat dengan fokus pada keberlanjutan atau sustainability dalam bidang kriya dan fesyen.
“Tahun ini, kompetisi IFCA ke-9 bertajuk ‘Neighbourhood Spirit,’ yang mengajak desainer bekerja sama dengan pelaku IKM di lingkungan sekitar untuk menciptakan produk inovatif,” ujar Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (1/08/2023).
IFCA 2023 diselenggarakan oleh Bali Creative Industry Center (BCIC), yang merupakan bagian dari Ditjen IKMA dan berfungsi sebagai ekosistem bagi pelaku industri kreatif kriya dan fesyen untuk berkumpul, berbagi ide, dan berkolaborasi.
“Kompetisi ini terbuka bagi desainer fesyen dan kriya, pelaku IKM kreatif, pelajar SMA/SMK hingga mahasiswa dengan usia maksimal 40 tahun yang memiliki gagasan dan produk inovatif berkonsep berkelanjutan,” ungkap Reni.
Bidang kriya yang dikompetisikan meliputi kerajinan, dekorasi rumah, dan mainan anak. Sedangkan bidang fesyen mencakup pakaian jadi, aksesoris fesyen, dan alas kaki.
Kompetisi berlangsung selama empat bulan, melalui tahap pendaftaran, penjurian, coaching, pembuatan purwarupa produk, dan akhirnya pengumuman pemenang.
Para peserta yang lolos penjurian tahap I akan mendapatkan coaching di bidang desain, sustainability, dan bisnis. Sedangkan 14 nominator terbaik yang lolos penjurian tahap II akan mendapatkan coaching intensif dari mentor dan juri yang merupakan desainer, praktisi, dan akademisi ahli di bidangnya.
Reni menerangkan, Kemenparekraf berharap, IFCA 2023 dapat menghasilkan banyak desainer muda dengan gagasan kreatif dalam menciptakan produk inovatif, yang juga dapat memberikan solusi bagi masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan.
“Dukungan ini sejalan dengan prinsip industri hijau dan circular economy, serta mendukung posisi Indonesia dalam isu green transition untuk pengembangan industri kecil dan menengah,” jelasnya
Lebih dari itu, Reni juga mendorong para desainer muda di ekosistem IFCA untuk terus berkontribusi bagi Indonesia, mengingat beberapa pemenang IFCA sebelumnya telah sukses membawa nama Indonesia di level internasional, seperti Plepah dan Beri Aku Waktu.
“Dengan harapan lewat IFCA 2023, akan lahir banyak produk dengan desain yang estetis dan fungsional, serta dapat memajukan IKM lokal melalui semangat kemitraan,” pungkasnya.












Discussion about this post