JAKARTA, KabarSDGs – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengumumkan sejumlah terobosan baru yang akan diterapkan dalam Liga 1 2023/2024 musim depan. Pada konferensi pers di SCTV Tower, Jakarta, pada hari Kamis.
Erick Thohir menjelaskan, terdapat enam terobosan penting yang akan meningkatkan kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia tersebut. Pertama, Erick Thohir menekankan pentingnya aspek bisnis dalam mengembangkan sepak bola Indonesia.
Berdasarkan pengalamannya di Jepang dan Jerman, Erick Thohir menyatakan bahwa aspek bisnis menjadi dasar penting untuk meningkatkan kualitas liga dan kekuatan tim sepak bola.
“Memang kualitas bola sebuah negara akan maju ketika ada darah komersialisasi itu sendiri. Kemarin benchmarking dengan Jepang, itu secara PSSI pendapatannya hampir 200 juta US,” ujar Erick dalam keterangannya.
Ia melanjutkan, terobosan kedua, ketiga, dan keempat untuk Liga 1 musim depan. Terobosan kedua adalah penggunaan LED E-Board di setiap stadion, yang biasa digunakan untuk menampilkan iklan sponsor di pinggir lapangan. Terobosan ketiga adalah penggunaan VAR (Video Assistant Referee), yang diharapkan dapat diterapkan mulai Februari 2024. Terobosan keempat adalah renovasi 22 stadion dengan dana sebesar 1,9 triliun rupiah, yang akan dipantau langsung oleh Presiden Jokowi.
Erick Thohir juga menyoroti terobosan kelima, yaitu peningkatan kualitas wasit. Saat ini, para wasit sedang menjalani pelatihan yang dipimpin oleh wasit asal Jepang.
“Terdapat dua wasit Jepang yang terlibat dalam pelatihan ini, di mana salah satunya akan fokus dalam melakukan review terhadap kinerja wasit secara independen dan profesional, sedangkan yang lainnya akan memberikan bimbingan kepada wasit di daerah-daerah agar tercipta standar yang sama,” jelasnya.
Terakhir, Erick Thohir mengungkapkan terobosan keenam, yaitu aturan baru terkait jumlah pemain asing dalam tim. Mulai Liga 1 2023/2024, aturan ini akan memperbolehkan lima pemain asing dan satu pemain dari Asia Tenggara. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Liga 1 Indonesia sebagai liga terdepan di Asia Tenggara.
“Dengan adanya terobosan-terobosan tersebut, diharapkan Liga 1 musim depan dapat menghadirkan perubahan positif dalam hal aspek bisnis, fasilitas stadion, penggunaan teknologi VAR, kualitas wasit, dan regulasi pemain asing,” ungkapnya.
Erick Thohirjuga berharap, langkah-langkah ini akan membantu meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia secara keseluruhan.












Discussion about this post