• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

Desa Wisata Aeng Tong-tong di Sumenep Masuk 50 Terbaik ADWI 2022 dan Diakui UNESCO

by SDGS Admin
3 Agustus 2022
Desa Wisata Aeng Tong-tong di Sumenep Masuk 50 Terbaik ADWI 2022 dan Diakui UNESCO
76
SHARES
473
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

SUMENEP, KabarSDGs – Desa Wisata Aeng Tong-tong merupakan salah satu Desa Wisata yang masuk dalam 50 terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2022. Desa tersebut ada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dikutip dari Laman Kemenparekraf, Desa Wisata Aeng Tong-tong dikelilingi oleh berbagai sumber daya alam (SDA) yang melimpah, di antaranya sawah, ladang tembakau, ladang padi, kebun kelapa, perbukitan, dan sebagainya.

BACA JUGA

Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur, Menteri Dody: Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran

Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur, Menteri Dody: Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran

2 Maret 2026
JTT Dorong Kenyamanan Perjalanan Wisata Solo–Ngawi

JTT Dorong Kenyamanan Perjalanan Wisata Solo–Ngawi

24 Desember 2025
Susuri Jalur Darat Surabaya-Banyuwangi, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Nataru di Jawa Timur

Susuri Jalur Darat Surabaya-Banyuwangi, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Nataru di Jawa Timur

18 Desember 2025

Akan tetapi, Desa Wisata Aeng Tong-tong merupakan desa yang terkenal sebagai penghasil keris. Aktivitas masyarakat Desa Aeng Tong-tong membuat keris tidak bisa dilepaskan dari peninggalan para leluhur yang dulunya menjadi seorang Empu keris.

Hingga saat ini, aktivitas pembuatan keris di Desa Aeng Tong-tong masih terus dilestarikan, bahkan sudah menjadi mata pencaharian sebagian besar masyarakat desa wisata tersebut.

Untuk melestarikan tradisi ini, budaya pembuatan keris di Desa Aeng Tong-tong sudah dikenalkan pada anak-anak sejak memasuki usia sekolah dasar (SD).

Diperkirakan, hingga saat ini ada ratusan Empu yang berprofesi sebagai pengrajin atau pembuat keris di Desa Aeng Tong-tong. Biasanya, keris yang dibuat di Desa Aeng Tong-tong digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar, pesanan pedagang, atau bahkan memenuhi para pesanan kolektor baik di dalam negeri atau mancanegara.

Ciri khas keris dari Desa Aeng Tong-tong ada pada garapan keris maupun warangka (sarung) yang halus dengan ukiran yang sangat indah. Akan tetapi, proses pembuatan keris memang terkenal memakan waktu yang lama.

Proses pembuatan keris dimulai dari pemilihan besi dan penempaan untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan. Dilanjutkan dengan metode penghalusan, menambahkan tembaga atau emas untuk diukir sesuai pesanan, hingga terakhir proses penyepuhan agar mendapatkan warna kering yang diinginkan.

Setelah ang empu melewati tahapan membuat keris, biasanya di Desa Aeng Tong-tong akan menghelat ritual pencucian keris dan ziarah makam leluhur Empu. Biasanya, ritual tersebut akan dilakukan bersama dengan pesta rakyat dan diramaikan dengan kesenian tradisional.

Pada 2014, Desa Aeng Tong-tong dinobatkan UNESCO sebagai satu-satunya desa wisata dengan Empu (pembuat) keris terbanyak di dunia.

Keris dari Desa Wisata Aeng Tong-tong pun banyak diminati oleh masyarakat maupun penggemar keris di Indonesia dan luar negeri. Istimewanya, keris dari Desa Aeng Tong-tong ini terpilih sebagai salah satu suvenir dalam side event Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Share30SendTweet19
Previous Post

Desa (Wisata) Belajar Dari Dunia

Next Post

Berencana Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036, Pemerintah akan Bangun Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN

Next Post
Berencana Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036, Pemerintah akan Bangun Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN

Berencana Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036, Pemerintah akan Bangun Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN

Kemkominfo akan Launching 2 Seri Prangko Baru terkait ASEAN Para Games 2022

Kemkominfo akan Launching 2 Seri Prangko Baru terkait ASEAN Para Games 2022

Discussion about this post

NEWS UPDATE

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

15 Juni 2026
D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

15 Juni 2026
Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

15 Juni 2026
Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

14 Juni 2026
BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    376 shares
    Share 150 Tweet 94

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.