• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Muhadjir Minta BNPB Evakuasi Perempuan Rentan Terdampak Gempa M6,2 Sulbar

by Editor
28 Januari 2021
Muhadjir Minta BNPB Evakuasi Perempuan Rentan Terdampak Gempa M6,2 Sulbar

Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat berkunjung ke wilayah terdampak gempa M6,2 Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (28/1/2021). Foto: Humas BNPB

26
SHARES
160
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

MAMUJU, KabarSDGs -– Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membantu proses evakuasi kelompok perempuan rentan. Pesan ini disampaikan Effendy saat berkunjung ke wilayah terdampak gempa M6,2 Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (28/1/2021).

Saat menyampaikan arahan di Pos Komando (posko) Penanganan Darurat Bencana Gempa Sulbar, Muhadjir meminta BNPB menggunakan helikopter dalam proses evakuasi kelompok perempuan rentan.

BACA JUGA

No Content Available

“Saya mohon dari BNPB mengerahkan satuannya untuk bisa melakukan operasi lagi, untuk mengambil mereka sehingga dapat terawat dengan baik,” pesan Effendy kepada Sekretaris Utama BNPB Harmensyah di posko, Kamis (28/1/2021).

Kelompok perempuan rentan yang dimaksud Muhadjir yaitu mereka yang sedang hamil dan menyusui bayi. Di samping itu, ia menambahkan kelompok bayi lima tahun (balita) juga dapat dievakuasi ke tempat yang lebih baik.

“Seteleh berdiskusi dengan Ibu Mensos, saya dukung mereka yang sedang hamil, mereka yang sedang menyusui, dievakuasi pakai heli ke lokasi yang lebih baik,” katanya.

Muhadjir menyampaikan kondisi anak-anak pada tingkat stunting atau secara psikis mengalami guncangan, ini akan sangat berpengaruh pada generasi yang akan datang.

Begitu juga anak-anak dan balita yang tidak mendapatkan asupan gizi dan pelayanan kesehatan yang baik selama wabah ini akan berdampak pada 30 hingga 40 tahun ke depan. Kondisi ini akan ditanggung sendiri oleh masyarakat Sulawesi Barat.

Muhadjir menekankan pada paradigma bahwa utamakan terlebih dahulu kelompok perempuan rentan dengan memperhatikan segala kebutuhan, termasuk juga kelompok anak-anak.

Pada kesempatan ini, ia meminta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk berperan dalam memberikan dukungan penuh dalam konteks tersebut.

Muhadjir juga berpesan kepada posko untuk memperhatikan warga yang masih ada di perbukitan dan wilayah-wilayah yang terputus akses transportasi. Ia meminta supaya mereka mendapatkan perhatian, terutama di bidang logistik.

“Jangan sampai mereka kelaparan, jangan sampai juga kesehatan mereka tidak terurus, terutama bagi ibu-ibu,” ujarnya.

Tiga Menteri, yaitu MenkoPMK, Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati berkunjung ke wilayah terdampak dan pos pengungsian di Provinsi Sulbar pada hari ini (28/1). Selain itu, para Menteri menyerahkan secara simbolis bantuan logistik dan peralatan serta santunan ahli waris korban terdampak gempa.

Data BNPB per 28 Januari 2021, pukul 14.00 WIB, total jumlah warga mengungsi sebanyak 91.657 jiwa. Sebanyak 27.537 jiwa tersebar di 20 titik pos pengungsian wilayah Kabupaten Majene, sedangkan di Kabupaten Mamuju tersebar di 229 titik dengan 58.795 jiwa dan sisanya di Kabupaten Polewali Mandar yang tersebar di 111 titik.

Share10SendTweet7
Previous Post

Kemnaker Targetkan 500 Ribu Pekerja Terampil Destinasi Wisata Prioritas

Next Post

BNPB Menambah Bantuan Logistik Penanganan Gempa M6,2 Sulbar

Next Post
BNPB Menambah Bantuan Logistik Penanganan Gempa M6,2 Sulbar

BNPB Menambah Bantuan Logistik Penanganan Gempa M6,2 Sulbar

Kemenristek/BRIN Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit

Kemenristek/BRIN Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Indonesia Tambah Tiga Medali di Kejuaraan Taekwondo Asia

Indonesia Tambah Tiga Medali di Kejuaraan Taekwondo Asia

6 Agustus 2026
Jember Perkuat Posisi Sebagai Kota Cerutu Dunia

Jember Perkuat Posisi Sebagai Kota Cerutu Dunia

6 Agustus 2026
Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi ‘Teacherpreneur’ Otomotif

Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi ‘Teacherpreneur’ Otomotif

5 Agustus 2026
Gula Merah Sumenep Kian Berkembang Berkat Dukungan KUR BRI

Gula Merah Sumenep Kian Berkembang Berkat Dukungan KUR BRI

5 Agustus 2026
SDIT BIS Perkuat Kolaborasi Orang Tua Bentuk Karakter Anak

SDIT BIS Perkuat Kolaborasi Orang Tua Bentuk Karakter Anak

5 Agustus 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1671 shares
    Share 668 Tweet 418
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1391 shares
    Share 556 Tweet 348
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1371 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1371 shares
    Share 548 Tweet 343

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.