• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Indonesia Lima Besar Negara Terbaik Pemulihan Covid-19 dan Ekonomi

by Editor
12 Oktober 2020
Indonesia Lima Besar Negara Terbaik Pemulihan Covid-19 dan Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: BNPB

18
SHARES
114
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, SDGs.com — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia masuk lima besar atau Top 5 terbaik dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi secara bersamaan.

“Di sisi lain, Indonesia juga merupakan negara yang memiliki dampak kontraksi ekonomi yang relatif lebih rendah dibanding negara lain. Jadi kita ini termasuk Top 5 yang bisa menangani secara berimbang antara Covid-19 maupun pelunakan atau penurunan kontraksi ekonomi,” jelas Airlangga, di Jakarta, Senin (11/10/2020).

BACA JUGA

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

3 Juni 2025
COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

26 Mei 2025
Tingkatkan Kesempatan Kolaborasi, Service Provider Jasa Marga Group Berpartisipasi dalam Acara Konstruksi Indonesia 2023

Tingkatkan Kesempatan Kolaborasi, Service Provider Jasa Marga Group Berpartisipasi dalam Acara Konstruksi Indonesia 2023

2 November 2023

Dengan melihat adanya perkembangan penanganan Covid-19 dan pengendalian ekonomi tersebut, Airlangga yakin dan berharap outlook pertumbuhan ekonomi 2020 dapat mencapai minus 1 hingga plus 0,6.

“Tentu kita berharap di akhir tahun ini bisa -1 sampai +0,6. Minimal musa tren positif atau kurva V. Minimal target kita netral atau restart ke titik nol,” kata Airlangga.

Dia juga mengatakan, berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEC), kasus aktif Covid-19 per hari ini berada pada angka 19,97 persen. Hal itu jauh lebih baik apabila dibandingkan pada periode sebelumnya yakni 22,1 persen.

“Sementara tingkat rata-rata kesembuhan atau recovery rate sudah mencapai angka 76,48 persen yang mana hal itu lebih tinggi dari rata-rata dunia yakni 75,0 persen,” jelasnya.

Adapun faktor yang mempengaruhi recovery rate tersebut, ujar dia, adanya penurunan kasus aktif di beberapa provinsi di Indonesia. Sedangkan untuk prosentase rata-rata kasus meninggal atau fatality rate di Indonesia adalah 3,55 persen dan angka tersebut masih berada di atas dunia yakni 2,9 persen.

Airlangga Hartarto yang nota bene Ketua Komite PCPEN mengatakan, memasuki kuartal IV (Q4), Presiden Joko Widodo meminta agar Komite PCPEN dapat melakukan pengendalian secara mikro. Hal itu telah dilakukan sebelumnya di 11 provinsi yang memilki dampak Covid-19 tinggi dan potensi ekonomi yang besar.

“Arahan Bapak Presiden adalah di beberapa kota di antaranya Ambon, Jakarta Utara, Depok, Bekasi, Jayapura, Padang, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Pekanbaru Jakarta Selatan dan Jakarta Timur untuk lebih didalami seperti kemarin menangani 8 provinsi dan 3 provinsi lain,” jelas Airlangga dalam keterangan resmi di Media Center Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Jakarta, Senin (12/10).

Selanjutnya terkait perkembangan pengadaan vaksin sebagaimana arahan Presiden sebelumnya, Komite PCPEN telah menargetkan hingga tahun ini mencapai 30 juta vaksin.

“Pengadaan vaksin sampai dengan kuartal ke IV disiapkan 271,3 juta dan tahun ini diharapkan 30 juta,” kata Airlangga.

Adapun beberapa jenis vaksin tersebut adalah dari Cansino, Sinovac, Sinopharm/G42, Astra Zeneca. Khusus Astra Zeneca, Pemerintah Indonesia telah mencapai kesepakatan dan komitmen untuk pengadaan hingga 100 juta.

Vaksin tersebut saat ini terus disiapkan dan dipantau oleh Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian BUMN untuk order 50 juta pertama berbasis biofarma.

Kedepannya, Airlangga juga mengatakan pengadaan vaksin diperkirakan mencapai 160 juta secara bertahap hingga 2022. “Untuk 160 juta, dan ini diperkirakan bertahap sampai tahun 2022,” jelas Airlangga.

Share7SendTweet5
Previous Post

Dua Warga Kudus Menjadi Korban Tanah Longsor

Next Post

BP2MI Fasilitasi Pemulangan PMI Derita Gagal Ginjal di Turki

Next Post
BP2MI Fasilitasi Pemulangan PMI Derita Gagal Ginjal di Turki

BP2MI Fasilitasi Pemulangan PMI Derita Gagal Ginjal di Turki

Reisa: Penularan Covid-19 di Klaster Keluarga Tinggi

Reisa: Penularan Covid-19 di Klaster Keluarga Tinggi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

BMH Perluas Akses Belajar Al Quran Braille

BMH Perluas Akses Belajar Al Quran Braille

11 Juli 2026
Prabowo Terima Kunjungan Thaksin di Kertanegara

Prabowo Terima Kunjungan Thaksin di Kertanegara

10 Juli 2026
Prambanan Jadi Simbol Kemitraan Indonesia dan India

Prambanan Jadi Simbol Kemitraan Indonesia dan India

10 Juli 2026
Dibangun di Kawasan Sejuk, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

Dibangun di Kawasan Sejuk, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

10 Juli 2026
M4CR Dorong Perempuan Pesisir Kaltara Berdaya Lewat Sekolah Lapang Livelihood

M4CR Dorong Perempuan Pesisir Kaltara Berdaya Lewat Sekolah Lapang Livelihood

10 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1121 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    876 shares
    Share 350 Tweet 219
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    834 shares
    Share 334 Tweet 209

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.