• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Kementerian PU dan Pemda Tanah Datar Percepat Normalisasi Sungai Batang Sumpur

by Riski Yanti
23 Desember 2025
Kementerian PU dan Pemda Tanah Datar Percepat Normalisasi Sungai Batang Sumpur
20
SHARES
125
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tanah Datar, KabarSDGs — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan darurat pascabencana di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, melalui pekerjaan normalisasi Sungai Batang Sumpur sekaligus pemulihan konektivitas Jalan Raya Sumpur-Padang Panjang yang terdampak.

Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama BUMN Karya dan Pemerintah Daerah untuk memastikan akses masyarakat kembali pulih dan tidak ada wilayah yang terisolasi.

BACA JUGA

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

25 Mei 2026
Program Padat Karya Tunai, Pemerintah Targetkan 23.000 Titik di Aceh Tamiang Pulih

Program Padat Karya Tunai, Pemerintah Targetkan 23.000 Titik di Aceh Tamiang Pulih

25 Mei 2026
Kementerian PU Kebut Perencanaan Teknis Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung

Kementerian PU Kebut Perencanaan Teknis Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung

24 Mei 2026

Normalisasi Sungai Batang Sumpur dilakukan dengan percepatan pengaturan dan pemindahan alur sungai guna mengurangi risiko banjir dan erosi, sekaligus membuka ruang bagi penanganan jalan penghubung sementara.

Jalan tersebut menghubungkan Nagari Sumpur dengan wilayah Malalo yang sempat terputus akibat luapan sungai.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan darurat menjadi prioritas utama agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera kembali berjalan.

“Dalam kondisi darurat seperti ini, fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin, mengamankan alur sungai, dan memastikan masyarakat tidak terisolasi. Kementerian PU bergerak cepat dengan dukungan alat berat dan koordinasi lintas sektor agar penanganan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,”kata Menteri Dody.

Sebagai bentuk dukungan, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Naryo Widodo mengatakan bahwa Kementerian PU telah menurunkan sejumlah alat berat dan peralatan pendukung untuk mempercepat pekerjaan di lapangan.

Saat ini, tiga unit ekskavator telah bekerja di lokasi dan dalam waktu dekat akan kembali didatangkan tambahan ekskavator sehingga proses normalisasi sungai dan pembangunan jalan temporer dapat diselesaikan lebih cepat.

“Selain pengaturan dan pemindahan alur sungai, material batuan dan sedimen yang menumpuk di sepanjang aliran Sungai Batang Sumpur juga dipindahkan dan dimanfaatkan kembali sebagai tanggul sungai. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tebing sungai sekaligus mengendalikan aliran air agar tidak kembali meluap ke permukiman warga dan badan jalan,”tambah Naryo.

Dalam pelaksanaannya, proses normalisasi sungai turut bergantung pada kondisi cuaca di lapangan. Apabila terjadi hujan atau cuaca mendung yang berpotensi meningkatkan debit air sungai, maka pekerjaan di sepanjang aliran sungai terpaksa dihentikan sementara demi menjaga keselamatan petugas dan alat berat.

Meski demikian, Kementerian PU terus mengoptimalkan waktu kerja saat kondisi cuaca memungkinkan agar progres penanganan tetap berjalan sesuai target percepatan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Kabupaten Tanah Datar John Kenedy menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, BUMN Karya, dan pemerintah daerah.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh Kementerian PU beserta BUMN Karya. Kolaborasi ini membuat pekerjaan normalisasi sungai dan pemulihan jalan bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi, sehingga dampak bencana terhadap masyarakat dapat segera diminimalkan,” ujar John.

Kepala Desa Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan Fernando mengatakan, normalisasi Sungai Batang Sumpur sangat penting karena selain memulihkan akses jalan, juga berdampak langsung pada sistem irigasi di wilayah hilir.

“Dengan normalisasi sungai ini, kami berharap aliran air kembali terkendali dan irigasi di hilir dapat berfungsi normal untuk mendukung pertanian masyarakat. Sebelumnya, bencana ini berdampak pada 12 rumah dan 1 mushola, sehingga pemulihan cepat sangat kami harapkan,” ungkap Fernando.

Melalui percepatan normalisasi sungai dan penanganan jalan penghubung sementara, Kementerian PU bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan konektivitas antarwilayah kembali terjaga dan kehidupan masyarakat di Nagari Sumpur, Guguak Malalo, dan sekitarnya dapat segera pulih secara bertahap dan berkelanjutan.

Share8SendTweet5
Previous Post

Kementerian PU Perkuat Tebing Sungai Batang Anai, Pascabencana di Jembatan Kembar Margayasa Tanah Datar

Next Post

Kementerian PU Pulihkan Akses Pascabencana Aceh, Berikut Jalan yang Sudah Fungsional

Next Post
Kementerian PU Pulihkan Akses Pascabencana Aceh, Berikut Jalan yang Sudah Fungsional

Kementerian PU Pulihkan Akses Pascabencana Aceh, Berikut Jalan yang Sudah Fungsional

Kemenhub Pastikan Semua Bus Mudik Gratis Laik Jalan

Kemenhub Pastikan Semua Bus Mudik Gratis Laik Jalan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

25 Mei 2026
Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

25 Mei 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

25 Mei 2026
Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

25 Mei 2026
Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

25 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    33 shares
    Share 13 Tweet 8

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.