• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
29 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Asean Maritime Connectivity Forum, Green Shipping dan Digitalisasi Pelabuhan jadi Perhatian

by Riski Yanti
12 Juni 2024
Asean Maritime Connectivity Forum, Green Shipping dan Digitalisasi Pelabuhan jadi Perhatian
25
SHARES
159
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

PENANG, KabarSDSg – Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut turut serta sebagai Delegasi Republik Indonesia pada pertemuan ASEAN Maritime Connectivity Forum yang dihelat di Penang Malaysia, Senin (10/6).

Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh Partnerships for Infrastructure (P4I) Australia dan diikuti oleh para peserta dari negara-negara anggota ASEAN, Korea, serta Australia.

BACA JUGA

Fesyen Lokal Bidik Pasar Malaysia-Singapura

Fesyen Lokal Bidik Pasar Malaysia-Singapura

12 Agustus 2026
Malaysia Dekati Status Negara Berpenghasilan Tinggi

Malaysia Dekati Status Negara Berpenghasilan Tinggi

2 Agustus 2026
AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

26 Juli 2026

Delegasi RI yang hadir terdiri dari Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, serta Atase Perhubungan Kuala Lumpur.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Hartanto, mengatakan salah satu isu yang dibahas pada pertemuan tersebut adalah tentang program Green Shipping and Supply Chain Management.

“Pertemuan membahas mengenai perlunya sinergi antara negara-negara ASEAN dan mitra untuk mencapai target implementasi Konvensi IMO tentang Green House Gas,” ungkap Hartanto.

Penerapan Green Shipping, lanjutnya, memiliki banyak tantangan, di antaranya adalah masih sulitnya menemukan pangsa pasar pelayaran yang tepat dan biaya yang masih relatif besar.

“Di sini kita belajar dari pengalaman Malaysia dan Korea, yang mengimplementasikan peraturan dan kebijakan terkait lingkungan dan melakukan berbagai studi kelayakan dan digitalisasi untuk operasi pelabuhan yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, terkait dengan Digitalisasi dan Automasi Pelabuhan, dibahas mengenai integrasi berbagai aplikasi digital yang ada di pelabuhan.

“Dengan diwajibkannya penerapan Maritime Single Window untuk pertukaran informasi secara elektronik pada negara-negara yang meratifikasi IMO FAL Convention, diharapkan dapat meningkatkan kelancaran dan ketahanan rantai pasok,” tukasnya.

Hartanto menjelaskan, terdapat empat tantangan digitalisasi pelabuhan di negara ASEAN, yaitu terbatasnya biaya untuk digitalisasi, terbatasnya kapasitas tenaga kerja yang kompeten, integrasi sistem dan teknologi baru, serta penerapan PCS (Port Community System).

“Terkait hal ini, tentunya kita perlu menyusun kerangka regulasi nasional dan roadmap implementasi green shipping corridor, automasi dan integrasi digital pelabuhan, serta autonomus shipping dengan melibatkan para pemangku kepentingan dalam maritime cluster,” tutupnya.

Share10SendTweet6
Previous Post

Pertemuan Bilateral dengan Uzbekistan, Menteri Basuki Sampaikan Peluang Kerja Sama Bidang Sumber Daya Air

Next Post

Momen Idul Adha, ASDP Salurkan Kurban 20 ekor Sapi dan 100 Kambing

Next Post
Momen Idul Adha, ASDP Salurkan Kurban 20 ekor Sapi dan 100 Kambing

Momen Idul Adha, ASDP Salurkan Kurban 20 ekor Sapi dan 100 Kambing

Libur Idul Adha, KAI Jual 989 ribu Tiket KA

Libur Idul Adha, KAI Jual 989 ribu Tiket KA

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Integrasi Digital Travel Pack Bikin Produk Lokal Go Global

Integrasi Digital Travel Pack Bikin Produk Lokal Go Global

29 September 2026
KAI Ajak Masyarakat Telusuri Sejarah Perkeretaapian Indonesia

KAI Ajak Masyarakat Telusuri Sejarah Perkeretaapian Indonesia

28 September 2026
Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Suarakan Isu Perdagangan Orang Melalui Seni Pertunjukan

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Suarakan Isu Perdagangan Orang Melalui Seni Pertunjukan

28 September 2026
BEI Turunkan Batas Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Turunkan Batas Harga Minimum Saham Jadi Rp1

28 September 2026
Warna-warni Kapal Nelayan Ternate, Potensi Kreatif Maluku Utara

Warna-warni Kapal Nelayan Ternate, Potensi Kreatif Maluku Utara

28 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3194 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3204 shares
    Share 1282 Tweet 801
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3157 shares
    Share 1263 Tweet 789
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3188 shares
    Share 1275 Tweet 797

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.