• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

BPTJ Gelar Kegiatan Padat Karya di Terminal Baranangsiang

by Riski Yanti
27 Februari 2024
BPTJ Gelar Kegiatan Padat Karya di Terminal Baranangsiang
42
SHARES
261
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bogor, KabarSDGs – Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek kembali menggelar program padat karya di Terminal Tipe A Baranangsiang Kota Bogor.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 26 s.d. 1 Maret 2024 ini melibatkan 100 orang pekerja yang merupakan masyarakat sekitar.

BACA JUGA

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

8 Mei 2026
Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

8 Mei 2026
Menhub Sidak Pul Taksi Green SM

Menhub Sidak Pul Taksi Green SM

29 April 2026

Pekerjaan pada padat karya kali ini meliputi pengecatan sejumlah area terminal, pembersihan lingkungan, dan perbaikan sejumlah fasilitas dan saluran air yang dilakukan secara berkelompok di Terminal Tipe A Baranangsiang.

Kegiatan program padat karya ini dibuka oleh Plt Kepala BPTJ, Suharto. Dalam sambutannya Suharto mengatakan, kegiatan padat karya kali ini merupakan kegiatan padat karya tahap pertama di tahun 2024 yang dilaksanakan di Terminal Tipe A Baranangsiang.

Ia menyebut pelibatan masyarakat di sekitar lingkungan Terminal Tipe A Baranangsiang ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Program padat karya ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat, memupuk rasa kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi masyarakat, dengan berbasis pendekatan pemberdayaan masyarakat, membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat, serta menciptakan lapangan kerja.

“Kami juga berharap kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat untuk membangun pola hidup yang produktif, menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pelayanan kualitas pelayanan di terminal ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi V DPR, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz yang turut hadir pada acara tersebut menyampaikan, DPR RI khususnya Komisi V mengapresiasi dan sangat mendukung program padat karya yang dilaksanakan oleh BPTJ ini.

“Program ini sangat bagus dan layak untuk dipertahankan karena mendukung perekonomian warga sekitar. Apalagi dalam situasi pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19 ini dimana banyak orang terpaksa harus dirumahkan dan juga menurunnya daya beli masyarakat,” ujar Neng Eem

Program padat karya di lingkungan Kementerian Perhubungan merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelenggaraannya.

Jenis padat karya di sektor transportasi diantaranya pembangunan, pemeliharaan, perbaikan, serta pembersihan sarana dan prasarana transportasi.

Selain itu, juga ada kegiatan optimalisasi yang menggunakan metode padat karya meliputi pemeliharaan dan pembangunan terminal, bandara, pelabuhan, jalur kereta api, dan fasilitas keselamatan transportasi.

Adapun tujuan dari program padat karya Kementerian Perhubungan adalah untuk peningkatan produksi dan nilai tambah, perluasan kesempatan kerja sementara, perluasan akses pelayanan dasar, dan peningkatan aksesibilitas.

Pembukaan program padat karya di Terminal Tipe A Baranangsiang ini juga dihadiri oleh Sekretaris BPTJ Marta Hadisarwono.

Perwakilan Anggota DPRD Kota Bogor, Syafrudin Bima, perwakilan dari Dinas Perhubungan Kota Bogor, Kapolsek Bogor Timur, perwakilan Dandim 0606/Kota Bogor, dan Lurah Baranangsiang

Share17SendTweet11
Previous Post

Konser Ed Sheeran di JIS, Diharap Berdampak Positif bagi Perekonomian Masyarakat

Next Post

Kemenhub Siapkan Diri Jelang Audit Wajib IMO 2024

Next Post
Kemenhub Siapkan Diri Jelang Audit Wajib IMO 2024

Kemenhub Siapkan Diri Jelang Audit Wajib IMO 2024

Buka Raker, Menhub Terus Dorong Peningkatan Digitalisasi Layanan

Buka Raker, Menhub Terus Dorong Peningkatan Digitalisasi Layanan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelaku Ekraf IKN Didorong Kuasai Transaksi Digital

Pelaku Ekraf IKN Didorong Kuasai Transaksi Digital

15 Mei 2026
Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

15 Mei 2026
Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

15 Mei 2026
Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

15 Mei 2026
MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

14 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.