Asahan, Kabar SDGs – Komitmen mendukung pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Asahan. Tiga perusahaan, yakni PTPN IV Unit Sei Kopas, PT Aren, dan PT Artha Niaga, sepakat menjalin kolaborasi untuk membantu perbaikan jalan kabupaten yang berada di Dusun I, Desa Huta Padang, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.
Kesepakatan tersebut lahir dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Balai Desa Huta Padang pada Kamis (18/6/2026). Pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Desa Huta Padang itu membahas upaya percepatan penanganan ruas jalan sepanjang kurang lebih 1.500 meter yang kondisinya mengalami kerusakan dan selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Dalam pembahasan tersebut, seluruh pihak memahami bahwa kemampuan anggaran pemerintah daerah saat ini menghadapi berbagai keterbatasan akibat berkurangnya alokasi dana dari pemerintah pusat. Di sisi lain, masih terdapat sejumlah ruas jalan kabupaten lain yang juga membutuhkan penanganan dengan tingkat kerusakan yang lebih berat.
Berangkat dari kondisi tersebut, ketiga perusahaan menyatakan kesediaannya untuk berkontribusi dalam perbaikan jalan yang menjadi jalur penting bagi mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas operasional perusahaan di kawasan tersebut.
Hasil rapat menghasilkan sejumlah kesepakatan. Pemerintah Desa Huta Padang akan mengajukan proposal bantuan material batu padas kepada PT Aren dan PT Artha Niaga. Sementara itu, proposal permohonan dukungan alat berat berupa bomag akan diajukan kepada PTPN IV Unit Sei Kopas guna mendukung proses perbaikan jalan.
Pengerjaan perbaikan jalan dijadwalkan berlangsung secara gotong royong pada Juli 2026. Waktu pelaksanaan secara rinci nantinya akan ditetapkan oleh Pemerintah Desa Huta Padang dan disampaikan kepada seluruh pihak terkait melalui surat pemberitahuan resmi.
Selain membahas pelaksanaan perbaikan, peserta rapat juga menyepakati pentingnya pemeliharaan jalan secara berkelanjutan agar kondisi infrastruktur tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Seluruh bantuan yang diterima dari perusahaan maupun pihak lainnya juga akan dikelola secara terbuka dan dilaporkan kepada pemerintah desa melalui panitia yang dibentuk khusus untuk mengawasi pelaksanaan kegiatan.
Sekretaris Desa Huta Padang, Jhonlifer Manurung, menyampaikan penghargaan atas kepedulian yang ditunjukkan ketiga perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat melalui perbaikan infrastruktur.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian perusahaan yang tidak hanya menjalankan aktivitas usaha, tetapi juga ikut berkontribusi membantu kebutuhan masyarakat. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin dan menjadi contoh bagi perusahaan lainnya,” ujarnya.
Rapat koordinasi berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Pemerintah Desa Huta Padang berharap kerja sama yang telah terjalin dapat mempercepat perbaikan jalan, sehingga memberikan kenyamanan dan meningkatkan keselamatan masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah desa dan sektor swasta ini menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan daerah dapat diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah.









Discussion about this post