Badung, Kabar SDGs – BCA Digital secara resmi menginisiasi peluncuran kolaborasi #bluBuatBaik Waste Station Bali bersama Bluebird, Rekosistem, dan seniman visual Monez di Pool Taksi Bluebird Jimbaran, Rabu, 17 Desember 2025. Inisiatif lintas sektor ini dihadirkan sebagai upaya konkret menjawab persoalan pengelolaan sampah di Bali sekaligus mendorong praktik ekonomi sirkular yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut memadukan layanan mobilitas Bluebird Group, teknologi pengelolaan sampah dari Rekosistem, serta insentif saldo blu by BCA Digital melalui konversi Rekopoin bagi masyarakat yang melakukan pemilahan sampah. Program ini juga diperkuat sentuhan seni budaya melalui karya Monez, yang menghadirkan pesan lingkungan dalam balutan visual pop-art khas Bali.
Peluncuran #bluBuatBaik Waste Station Bali dilatarbelakangi kondisi pengelolaan sampah Pulau Dewata yang semakin mendesak. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2024 mencatat timbulan sampah harian Bali hampir mencapai 3.500 ton, dengan sekitar 60 hingga 70 persen masih berakhir di Tempat Pembuangan Akhir. Keterbatasan daya tampung TPA, termasuk di Suwung, mendorong kolaborasi ini untuk berfokus pada solusi dari hulu melalui pemilahan sampah di sumbernya.
BCA Digital menempatkan program ini sebagai perwujudan payung keberlanjutan #bluBuatBaik, yang menekankan aksi terukur berbasis integrasi teknologi finansial. Hingga kini, BCA Digital bersama Rekosistem telah menghadirkan tujuh waste station serupa di Pulau Jawa, dan kehadiran di Jimbaran menjadi lokasi kedelapan dari upaya kolektif tersebut.
“Sebagai impact-oriented technology company, kami ingin memastikan kehadiran kami membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Salah satu caranya adalah dengan menumbuhkan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan mendorong perkembangan ekonomi sirkular di Indonesia. Karena itu, kami memulai langkah konkret dengan menghadirkan #bluBuatBaik waste station bersama para mitra,” ujar Head of Corporate Communications BCA Digital, Nariswari Yudianti.
Ia menambahkan, insentif berupa saldo bluAccount dari konversi Rekopoin dirancang agar partisipasi masyarakat terasa lebih mudah dan memberi manfaat langsung. “Seluruh inisiatif ini kami jalankan searah dengan fokus regulator, khususnya OJK, yang kini tengah memperkuat implementasi ESG di sektor keuangan. Dengan demikian, langkah yang kami ambil bukan hanya berangkat dari niat baik, tetapi juga menjadi bagian dari agenda nasional mendorong praktik keberlanjutan,” katanya.
Secara regulasi, inisiatif ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah, serta mendukung Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang mewajibkan pemilahan sampah sejak dari asalnya.
Bluebird Group memegang peran penting dalam menjangkau komunitas melalui jaringan operasionalnya di Bali. Pool Jimbaran sendiri telah menerapkan berbagai inisiatif keberlanjutan, mulai dari penggunaan panel surya, penyediaan fasilitas EV Charging Station, pengoperasian lebih dari 50 armada kendaraan listrik, hingga kebijakan zero single-use plastic. Berbagai sertifikasi, seperti CHSE dari Kementerian Pariwisata, Platinum Certification dari Dinas Perhubungan Provinsi Bali, dan Signing Blue Certificate dari WWF Indonesia, turut memperkuat komitmen tersebut.
General Manager Bluebird Group Bali & Lombok, Panca Wiadnyana, menegaskan keberlanjutan menjadi fondasi layanan mobilitas perusahaan. “Bluebird Group melihat keberlanjutan sebagai bagian dari fondasi layanan mobilitas yang lebih bertanggung jawab. Di area pool, kami secara bertahap mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, ditambah kehadiran #bluBuatBaik Waste Station di Pool Jimbaran menjadi solusi pengelolaan sampah terpilah yang mudah diakses, sekaligus membuka ruang partisipasi lebih luas bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi,” jelasnya.
Rekosistem memastikan akuntabilitas pengelolaan sampah melalui pendekatan berbasis teknologi agar setiap material terpilah dapat dikonversi menjadi sumber daya bernilai. Senior VP of Business Growth & Partnership Rekosistem, Angga Adhitya Fritz Aradhana, menyatakan kolaborasi ini menunjukkan persoalan sampah dapat ditekan melalui inovasi yang meningkatkan akses dan adaptasi masyarakat.
“#bluBuatBaik Waste Station Bluebird ini kami harapkan dapat mengurangi beban TPA di Bali, memajukan ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia, serta memberikan dampak langsung secara positif kepada masyarakat dengan bentuk insentif daur ulang, sehingga tercipta paradigma baru tentang perpanjangan rantai hidup material kemasan anorganik yang berhasil dipulihkan dan tidak menjadi sampah,” ujar Fritz.
Dimensi kreatif dihadirkan melalui mural karya Monez yang menggambarkan harmoni manusia dan alam Bali. Visual tersebut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, memandang pemilahan sampah sebagai bagian dari gaya hidup modern yang selaras dengan budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan laut Bali.
Melalui kolaborasi digital banking, logistik, teknologi hijau, dan seni, #bluBuatBaik Waste Station Bali diharapkan menjadi model solusi lingkungan yang terukur dan dapat direplikasi di daerah lain. “Kolaborasi ini menunjukkan semangat #bluBuatBaik, bahwa inovasi layanan digital banking dapat menjadi katalis perubahan perilaku lingkungan. Upaya menjaga alam Bali hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih hijau,” tutup Nariswari.











Discussion about this post