Madiun, Kabar SDGs – Upaya meningkatkan kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditegaskan Yayasan Baitul Maal PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali dengan menyalurkan bantuan kepada 50 santri Pondok Pesantren Ibnu Batutah. Bantuan yang diserahkan pada Rabu, 12 November 2025, ini berlangsung di lingkungan SMP Tahfidz Ibnu Batutah Sekolah Al-Qur’an dan Sains, dan dihadiri jajaran Manajemen PLN UIT JBM, PLN UPT Madiun, serta tim Srikandi PLN yang datang dengan rompi merah muda khas program sosial mereka.
Bantuan pendidikan tersebut diberikan langsung kepada Kepala Sekolah SMP Tahfidz Ibnu Batutah sebagai dukungan biaya sekolah serta kebutuhan mondok para santri dari keluarga pra sejahtera. Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban hidup sekaligus memastikan para santri dapat melanjutkan pendidikan mereka dalam suasana yang baik dan nyaman.
Lembaga pendidikan yang dirintis sejak 2013 ini bermula dari Rumah Tahfidz Ibnu Batutah dengan jumlah santri sekitar 10 orang. Perkembangannya kian pesat setelah pada 2016 resmi menjadi SMP Tahfidz Ibnu Batutah di bawah Lembaga Manajemen Infaq. Kini, lembaga tersebut menampung 137 santri aktif dan telah meluluskan 1.078 santri tingkat SMP. Setiap angkatan rata-rata terdapat 15 santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an melalui program Ziyadah.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Tahfidz Ibnu Batutah, Ustadz Pancasilawan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN melalui YBM PLN UIT JBM. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari PLN UIT JBM. Bantuan pendidikan ini sangat berarti bagi para santri, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semuanya,” ujarnya.
Salah satu santri penerima bantuan, Muhammad Gaza Al Fahrezi Rahmatullah dari kelas 8B, tidak menyembunyikan kegembiraannya. “Saya sangat senang dan bersyukur mendapatkan bantuan ini. Terima kasih kepada PLN dan semua yang peduli kepada kami. Semoga kami bisa terus belajar dan menghafal Al-Qur’an dengan semangat,” tuturnya.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, secara terpisah menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan. “PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para santri dan lembaga pendidikan,” ungkapnya.
Melalui program YBM PLN Berbagi Cahaya, PLN UIT JBM berharap terus menjadi penerang tidak hanya dalam penyediaan energi, tetapi juga dalam menebarkan manfaat dan harapan bagi generasi penerus bangsa.












Discussion about this post