• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
31 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian Harus Lebih Diperbanyak

by SDGS Admin
26 Maret 2023
Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian Harus Lebih Diperbanyak
86
SHARES
537
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Jumlah lahan dan SDM pertanian di Indonesia semakin lama semakin berkurang. Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Marsudi Wahyu Kisworo menyatakan, ketika minat masyarakat untuk menjadi petani semakin berkurang, maka tidak bisa lagi bicara padat karya, namun harus menggunakan teknologi.

Marsudi menerangkan, solusi untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan menggunakan inovasi teknologi alat pertanian yang menggunakan tenaga listrik dan memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

BACA JUGA

IPOT Dorong Literasi Finansial dan Pemanfaatan AI Bagi Generasi Muda

IPOT Dorong Literasi Finansial dan Pemanfaatan AI Bagi Generasi Muda

12 Juni 2026
Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

30 Mei 2026
Hortikultura Kutim Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

Hortikultura Kutim Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

28 Mei 2026

“Kita boleh saat ini gencar mengembangkan mobil listrik. Tapi para engineer juga bisa membuat alat-alat pertanian yang menggunakan tenaga listrik, misalnya, bagaimana membuat traktor otonom (tanpa awak) dengan bertenaga listrik dari panel surya. Jadi inovasi kita harus diarahkan ke sana (alat pertanian),” ujar Marsudi, pada Webinar Ruang Pembelajar, Trending Inovasi Pangan dan Energi, yang diselenggarakan Lembaga Pelatihan Kompetensi Teknik dan Manajemen Industri, Sabtu (25/3) dalam siaran tertulis BRIN.

Ia melanjutkan, inovasi juga harus mengarah pada smart farming. Menurutnya, smart farming melibatkan berbagai macam disipiln ilmu, mulai dari IT, elektro, internet of things (IoT), dan sebagainya, untuk pertanian yang lebih cerdas, sehingga semua bisa diautomasikan.

Menurutnya, tren inovasi selanjutnya adalah precision farming, misalnya memanfaatkan drone untuk menyebarkan pupuk dan air, sehingga efisien dan tidak boros.

“Teknologi IoT juga diperlukan untuk mendeteksi tanaman, misalnya kapan harus diberikan air, jika cukup, otomatis kerannya ditutup, dan sebagainya,” jelas Marsudi.

Ia menjelaskan, terkait soal produksi pertanian, lanjut Marsudi, kunci utamanya adalah bagaimana meningkatkan produktivitas di hulu, salah satunya dengan melakukan genetic engineering.

Share34SendTweet22
Previous Post

Tata Kelola Pariwisata yang Optimal Diharapkan dapat Diterapkan di DSP Manado-Likupang

Next Post

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut Hingga Yogyakarta!

Next Post
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut Hingga Yogyakarta!

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut Hingga Yogyakarta!

Indonesia dengan Korea Selatan Jalin Kerja Sama untuk Implementasi Transformasi Kesehatan Tanah Air

Indonesia dengan Korea Selatan Jalin Kerja Sama untuk Implementasi Transformasi Kesehatan Tanah Air

Discussion about this post

NEWS UPDATE

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

30 Juli 2026
Bupati Jember Ajak Pelajar Prioritaskan Pendidikan

Bupati Jember Ajak Pelajar Prioritaskan Pendidikan

30 Juli 2026
Awarding PortPress 2026, Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

Awarding PortPress 2026, Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

30 Juli 2026
Warga di Cilegon Mulai Terdampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan Bantuan Air Bersih

Warga di Cilegon Mulai Terdampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan Bantuan Air Bersih

30 Juli 2026
Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

30 Juli 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1250 shares
    Share 500 Tweet 313
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1259 shares
    Share 504 Tweet 315
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1537 shares
    Share 615 Tweet 384
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1257 shares
    Share 503 Tweet 314
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1289 shares
    Share 516 Tweet 322

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.