• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian Harus Lebih Diperbanyak

by SDGS Admin
26 Maret 2023
Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian Harus Lebih Diperbanyak
88
SHARES
548
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Jumlah lahan dan SDM pertanian di Indonesia semakin lama semakin berkurang. Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Marsudi Wahyu Kisworo menyatakan, ketika minat masyarakat untuk menjadi petani semakin berkurang, maka tidak bisa lagi bicara padat karya, namun harus menggunakan teknologi.

Marsudi menerangkan, solusi untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan menggunakan inovasi teknologi alat pertanian yang menggunakan tenaga listrik dan memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

BACA JUGA

Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

2 September 2026
Google Izinkan Watermark Konten AI Dihapus

Google Izinkan Watermark Konten AI Dihapus

21 Agustus 2026
UGM Perkuat Riset AI Lewat Pusat Teknologi

UGM Perkuat Riset AI Lewat Pusat Teknologi

17 Agustus 2026

“Kita boleh saat ini gencar mengembangkan mobil listrik. Tapi para engineer juga bisa membuat alat-alat pertanian yang menggunakan tenaga listrik, misalnya, bagaimana membuat traktor otonom (tanpa awak) dengan bertenaga listrik dari panel surya. Jadi inovasi kita harus diarahkan ke sana (alat pertanian),” ujar Marsudi, pada Webinar Ruang Pembelajar, Trending Inovasi Pangan dan Energi, yang diselenggarakan Lembaga Pelatihan Kompetensi Teknik dan Manajemen Industri, Sabtu (25/3) dalam siaran tertulis BRIN.

Ia melanjutkan, inovasi juga harus mengarah pada smart farming. Menurutnya, smart farming melibatkan berbagai macam disipiln ilmu, mulai dari IT, elektro, internet of things (IoT), dan sebagainya, untuk pertanian yang lebih cerdas, sehingga semua bisa diautomasikan.

Menurutnya, tren inovasi selanjutnya adalah precision farming, misalnya memanfaatkan drone untuk menyebarkan pupuk dan air, sehingga efisien dan tidak boros.

“Teknologi IoT juga diperlukan untuk mendeteksi tanaman, misalnya kapan harus diberikan air, jika cukup, otomatis kerannya ditutup, dan sebagainya,” jelas Marsudi.

Ia menjelaskan, terkait soal produksi pertanian, lanjut Marsudi, kunci utamanya adalah bagaimana meningkatkan produktivitas di hulu, salah satunya dengan melakukan genetic engineering.

Share35SendTweet22
Previous Post

Tata Kelola Pariwisata yang Optimal Diharapkan dapat Diterapkan di DSP Manado-Likupang

Next Post

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut Hingga Yogyakarta!

Next Post
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut Hingga Yogyakarta!

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut Hingga Yogyakarta!

Indonesia dengan Korea Selatan Jalin Kerja Sama untuk Implementasi Transformasi Kesehatan Tanah Air

Indonesia dengan Korea Selatan Jalin Kerja Sama untuk Implementasi Transformasi Kesehatan Tanah Air

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PT PAL Indonesia Salurkan Bantuan Rp83 Juta Untuk Korban Bencana NTT

PT PAL Indonesia Salurkan Bantuan Rp83 Juta Untuk Korban Bencana NTT

7 September 2026
Budidaya Ikan Baung Riau Didorong Jadi Komoditas Unggulan

Budidaya Ikan Baung Riau Didorong Jadi Komoditas Unggulan

7 September 2026
ASDP Optimalkan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

ASDP Optimalkan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

7 September 2026
Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Meminta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

7 September 2026
Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Diperluas, Tangani seluruh Wilayah RI

Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Diperluas, Tangani seluruh Wilayah RI

7 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2662 shares
    Share 1065 Tweet 666
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2340 shares
    Share 936 Tweet 585
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2343 shares
    Share 937 Tweet 586
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2376 shares
    Share 950 Tweet 594
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2339 shares
    Share 936 Tweet 585

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.